Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding Perkebunan Nusantara

Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding Perkebunan Nusantara

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Isu penghematan energi kembali menjadi perhatian di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), penggunaan transportasi publik, serta perubahan pola mobilitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo terus mendorong budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan, termasuk melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan para karyawannya dalam aktivitas sehari-hari.

Di berbagai wilayah operasional PalmCo, sejumlah karyawan memilih menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk menuju tempat kerja, mulai dari kereta, bus, sepeda, hingga berjalan kaki.

Bagi sebagian karyawan, pilihan tersebut awalnya lahir karena alasan praktis seperti lebih hemat, lebih cepat, atau lebih sehat. Namun dalam keseharian, kebiasaan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan konsumsi BBM dan emisi kendaraan pribadi.

Di Head Office PTPN IV PalmCo, Nabila Shifa menjadi salah satu karyawan yang memilih menggunakan transportasi umum. Setiap hari, ia menempuh perjalanan dari Depok menuju Jakarta menggunakan Commuter Line.

Sebagai warga komuter, Nabila sudah terbiasa dengan rutinitas pagi, mulai dari menuju stasiun, menunggu kereta, hingga melanjutkan perjalanan menuju kantor.

“Awalnya saya menggunakan Commuter Line karena lebih praktis dari Depok ke Jakarta. Tetapi lama-kelamaan saya merasa ini juga menjadi cara sederhana untuk ikut mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Nabila.

Menurutnya, penggunaan transportasi umum membuat perjalanan lebih terukur dan efisien. “Dengan Commuter Line, saya bisa memperkirakan waktu perjalanan. Biayanya juga lebih efisien. Bagi saya, ini bukan hanya soal berangkat kerja, tetapi juga soal membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap energi dan lingkungan,” katanya.

Pilihan serupa juga dilakukan Christovanly, karyawan PTPN IV PalmCo Head Office yang menggunakan TransJakarta sebagai moda transportasi menuju kantor. “TransJakarta sangat membantu mobilitas saya. Selain lebih hemat, saya juga merasa ikut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi BBM,” ujar Christovanly.

Ia menilai perubahan kebiasaan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. “Mungkin terlihat sederhana, hanya memilih naik bus. Tapi kalau dilakukan oleh banyak orang, dampaknya akan terasa. Kita bisa ikut mendukung efisiensi energi dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu di PTPN IV Regional III Riau, sejumlah karyawan mulai membiasakan diri menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor melalui Komunitas Gowes Regional III atau Go_R3.

Ketua Go_R3, Hendra, mengatakan minat karyawan untuk bersepeda terus meningkat sejak awal bulan lalu. “Sejak awal bulan lalu, kami melihat semakin banyak karyawan yang menggunakan sepeda ke kantor. Ini perkembangan yang positif karena bersepeda bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap efisiensi energi,” ujar Hendra.

Menurutnya, aktivitas bersepeda juga mempererat kebersamaan antarpegawai di luar ruang kerja formal. “Kami ingin gerakan ini berkelanjutan. Kalau semakin banyak karyawan yang ikut, pesan yang disampaikan juga semakin kuat bahwa kita bisa berkontribusi terhadap penghematan energi mulai dari diri sendiri,” katanya.

Di Medan, karyawan PTPN IV Regional I Rahmad Syahputra memilih berjalan kaki menuju kantor setiap hari sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. “Bagi saya berjalan kaki ke kantor itu menyenangkan. Saya memang suka olahraga, jadi aktivitas ini sekaligus menjadi cara menjaga kebugaran sebelum mulai bekerja,” ujar Rahmad.

Ia menilai berjalan kaki menjadi pilihan yang efektif selama jarak rumah dan kantor masih memungkinkan. “Kalau jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, saya lebih memilih jalan. Lebih sehat, lebih sederhana, dan tentu lebih hemat energi,” katanya.

Hal serupa juga dilakukan Hery Kusdiyanto, karyawan PTPN IV Regional VII Lampung yang rutin berjalan kaki menuju kantor. “Menurut saya berjalan kaki itu lebih hemat. Tidak perlu biaya transportasi, tidak menggunakan BBM, dan badan juga terasa lebih segar,” ujar Hery.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan maupun lingkungan. “Kalau bisa dimulai dari diri sendiri, kenapa tidak? Hal kecil seperti berjalan kaki ternyata memberi manfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” katanya.

Berbagai kebiasaan yang dijalankan para karyawan PalmCo tersebut menunjukkan bahwa upaya efisiensi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan transportasi publik, bersepeda, hingga berjalan kaki, seluruhnya menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan dan pengurangan emisi.

Melalui semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara bersama PTPN IV PalmCo terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan pembangunan rendah emisi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi […]

  • Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

    Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak politik, atau perubahan kebijakan moneter yang mendadak. Dalam situasi seperti ini, perilaku kolektif investor cenderung berubah dari mengejar keuntungan maksimal menjadi memprioritaskan keamanan modal. Fenomena perpindahan modal secara besar-besaran ini merupakan bagian alami dari siklus pasar yang perlu dipahami oleh […]

  • Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading […]

  • SLAM Scanner: Teknologi Terbaru untuk Survei dan Pemetaan Akurasi Tinggi

    SLAM Scanner: Teknologi Terbaru untuk Survei dan Pemetaan Akurasi Tinggi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Industri konstruksi dan infrastruktur menghadapi tantangan dalam melakukaan pemetaan area luas, medan kompleks, dan kebutuhan data spasial akurat dalam waktu cepat. Metode konvensional sering memerlukan pengukuran manual, titik kontrol berlapis, dan waktu olahan data yang panjang. Hal ini berisiko menyebabkan kehilangan detail penting dan menurunkan efisiensi proyek. SHARE S20 dan S100 menggunakan teknologi LiDAR dan […]

  • Tingkatkan Standar Pelayanan Kebersihan saat Angleb,  KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Cleaning di Regional Yogyakarta

    Tingkatkan Standar Pelayanan Kebersihan saat Angleb, KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Cleaning di Regional Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Dalam upaya untuk meningkatkan standar kebersihan dan meningkatkan keterampilan, KAI Services melalui unit Resclean menggelar pembinaan petugas cleaning di wilayah Regional 6 Yogyakarta di Gedung Asina Krida, Yogyakarta, pada Selasa (3/3). Dalam pembinaan yang diikuti 180 petugas cleaning ini, tim Resclean kantor pusat memberikan materi pengetahuan mengenai Basic Cleaning mulai dari sweeping, mopping, hingga pengenalan […]

  • Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. Hingga Kamis (22/1), jalur tersebut tetap dapat dilalui kereta […]

expand_less