Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Jakarta, 19 Februari 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.

Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, mengatakan bahwa proses diskusi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir. “Sebenarnya kita sedang diskusi dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) terkait aset kripto penggolongannya seperti apa, ini masih dalam tahap diskusi. Jadi, memang masih panjang penjelasannya,” ujar Ludy di Jakarta, Kamis (12/2) seperti dilaporkan Katadata.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di kalangan investor Muslim yang mempertimbangkan kesesuaian instrumen digital tersebut dengan prinsip keuangan syariah. Hingga kini, belum ada fatwa resmi dari MUI yang menyatakan bahwa aset kripto secara umum sesuai (halal) atau tidak sesuai (non-halal) dengan syariah.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyebut bahwa kripto berpotensi masuk kategori non-halal karena belum memiliki underlying asset atau aset dasar nyata sebagaimana disyaratkan dalam beberapa prinsip transaksi syariah.

Respons Industri Kripto

Menyikapi ketidakpastian regulasi syariah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pasar aset kripto selalu terbuka untuk dialog dan kajian ilmiah.

“Kami menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung dan siap mendukung setiap upaya klarifikasi regulasi yang memberi kepastian kepada semua pihak, terutama investor Muslim yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah,” ujar Calvin. Ia menambahkan bahwa edukasi dan transparansi informasi penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

Calvin menjelaskan di beberapa negara mayoritas Muslim dan yurisdiksi global telah mulai mengembangkan kerangka untuk menilai kripto dari perspektif syariah.

Misalnya, di Malaysia, Dewan Penasihat Syariah Otoritas Sekuritas telah mengidentifikasi sejumlah kripto yang dinilai patuh syariah, dan negara ini bahkan memperbolehkan aktivitas staking pada beberapa aset digital dengan sertifikasi syariah. Di Uni Emirat Arab, pelaku industri kripto bekerja sama dengan institusi keuangan Islam untuk mengembangkan produk yang dirancang sesuai prinsip syariah.

“Profil global ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai syariah dan teknologi digital bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang berupaya menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai keuangan Islam,” tuturnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang secara intensif melakukan refleksi terhadap aktivitas finansial mereka sesuai ajaran Islam. Dalam konteks ini, kepastian atas status syariah instrumen investasi seperti kripto menjadi semakin relevan karena masyarakat cenderung mengevaluasi kembali pilihan investasi mereka. 

“Ramadan juga menjadi momen bagi pelaku industri dan regulator untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan memberikan informasi yang jelas kepada publik,” kata Calvin.

Kebutuhan Kajian Mendalam

OJK menegaskan bahwa proses kajian ini akan terus melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi fintech syariah, akademisi, dan ulama, guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pihaknya mendukung proses kajian yang komprehensif agar publik mendapatkan kejelasan yang bertanggung jawab. “Pembahasan status syariah aset kripto memang perlu dilakukan secara hati-hati dan berbasis kajian. Yang terpenting, masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, karena keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan banyak orang,” ujar Calvin.

Calvin menambahkan, industri juga berkepentingan agar diskusi berjalan transparan dan melibatkan perspektif yang luas. “Kami siap berdialog dan berkontribusi dalam edukasi, termasuk menyediakan data dan penjelasan mengenai mekanisme aset kripto, agar proses penilaian bisa lebih objektif dan memberi kepastian bagi investor, khususnya yang mempertimbangkan aspek syariah,” katanya.

Hingga kebijakan final ditetapkan, masyarakat dan investor diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari OJK dan lembaga terkait serta berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Calvin turut mengingatkan pentingnya sikap bijak, terutama menjelang Ramadan ketika banyak orang mengevaluasi kembali pilihan finansialnya.

“Ramadan sering jadi momentum refleksi. Kalau masih ada hal yang sedang dibahas regulator, sebaiknya investor mengedepankan kehati-hatian, memahami risikonya, dan memilih produk yang informasinya jelas,” tutup CEO Tokocrypto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

    Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pair USD/JPY merupakan salah satu pasangan mata uang paling populer di pasar forex. Kombinasi antara dolar Amerika Serikat (USD) dan yen Jepang (JPY) mencerminkan dinamika dua ekonomi terbesar di dunia. Pergerakan USD/JPY sering menjadi indikator penting dalam analisis pasar global karena dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, kebijakan moneter, hingga kondisi geopolitik. Bagi trader, memahami faktor-faktor […]

  • Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

    Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta (20/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (20/05). Dalam salah satu mata acara rapat tersebut, Dewan Komisaris & Direksi Jasa Marga melaporkan pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp1,1 triliun atau setara dengan 31% dari laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025. Direktur Utama […]

  • MyRepublic Indonesia Kembali Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026

    MyRepublic Indonesia Kembali Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Fast-Track Deployment of the Year – Indonesia serta Broadband Telecom Company of the Year – Indonesia tahun 2026 MyRepublic Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Asian Telecom Awards 2026. Dalam ajang tersebut, MyRepublic Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Fast-Track Deployment of the Year – Indonesia serta […]

  • Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

    Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk mengenakan kebaya bernuansa merah saat menjalankan aktivitas kerja. Balutan busana nasional tersebut menghadirkan suasana yang berbeda di lingkungan kantor, sekaligus mencerminkan semangat dan keanggunan perempuan Indonesia. Kebaya merah yang dikenakan para pekerja tidak hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga melambangkan keberanian, semangat, […]

  • BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

    BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kualitas jurnalisme di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh para wartawan dari berbagai media, mulai dari media online, cetak, hingga elektronik. Dalam sesi pengarahan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai tujuan, mekanisme, serta tahapan program fellowship yang dirancang untuk […]

  • KAI Daop 2 Bandung Semarakkan Imlek 2026 dengan Dekorasi Meriah dan Atraksi Barongsai, Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Long Weekend

    KAI Daop 2 Bandung Semarakkan Imlek 2026 dengan Dekorasi Meriah dan Atraksi Barongsai, Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Long Weekend

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 17 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung turut memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan menghadirkan ornamen dan hiasan khas Imlek di sejumlah stasiun wilayah operasionalnya. Suasana semarak tampak menghiasi area pelayanan penumpang dengan dekorasi lampion merah, pernak-pernik bernuansa emas, serta ornamen shio yang menambah semangat perayaan bagi […]

expand_less