Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » EFEK 78%: Bersih-Bersih Hutang, Karpet Merah VVIP, dan Menangnya Nalar Warga Nyiur Melambai

EFEK 78%: Bersih-Bersih Hutang, Karpet Merah VVIP, dan Menangnya Nalar Warga Nyiur Melambai

  • account_circle reputasi
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Media Reputasi.com

​Di dunia politik praktis, ada satu aturan tak tertulis yang diam-diam dianut banyak kepala daerah: kalau mau aman dan disukai, rajin-rajinlah bikin proyek mercusuar dan sebar anggaran. Urusan dari mana uangnya apalagi kalau harus gali lubang tutup lubang pakai hutang daerah itu urusan belakangan. Biar pemimpin berikutnya yang pusing.

​Namun, mengamati lanskap politik Sulawesi Utara (Sulut) belakangan ini, ada anomali yang sangat menarik. Gubernur Yulius Selvanus justru mengambil jalan memutar yang terjal: ia memilih mengetatkan ikat pinggang, memangkas inefisiensi, dan fokus membereskan tumpukan hutang.

​Secara teori politik, langkah “ngirit” ini biasanya sama dengan bunuh diri popularitas. Tapi faktanya? Survei Indeks Reputasi Kepemimpinan justru mencatat tingkat kepuasan publik terhadap dirinya tembus 78%.

​Bagaimana mungkin pemimpin yang sedang “bersih-bersih dompet” daerah malah mendapat tepuk tangan riuh dari warganya? Mari kita bedah logikanya dengan bahasa yang sederhana.

​1. Warga Sudah Cerdas, Bosan Sama “Flexing” APBD

​Angka 78% ini sebenarnya adalah sinyal keras bahwa masyarakat Sulut sudah move on dari gaya politik lama. Publik sekarang jauh lebih cerdas. Mereka sadar bahwa daerah yang terlihat mewah tapi banyak hutang itu ibarat orang yang hobi flexing gaya hidup mewah di media sosial, padahal tagihan paylater-nya numpuk.

​Gubernur Yulius datang membawa mentalitas teknokrat yang realistis. Ia seperti sedang melakukan decluttering (bersih-bersih) keuangan daerah. Publik menyukai kejujuran dan keberanian ini. Mereka rela menelan “pil pahit” efisiensi hari ini, karena tahu tujuannya adalah agar APBD Sulut kembali sehat dan bisa dipakai untuk masa depan, bukan sekadar bayar cicilan.

​2. Efek “Koneksi Dewa” ke Pusat

​Pernah bertanya-tanya kenapa belakangan ini banyak banget tokoh penting, VVIP, dan elit nasional hilir mudik ke Manado? Di sinilah insting jenderal seorang Yulius Selvanus bermain.

​Dalam bahasa anak muda, sang Gubernur punya networking atau jaringan tingkat dewa di Jakarta. Tapi hebatnya, privilege ini tidak dipakai untuk kepentingan pribadi, melainkan ditukar menjadi “Karpet Merah” buat investasi Sulut. Logika publiknya sederhana: Kalau tokoh-tokoh penting dari pusat saja merasa nyaman dan percaya datang ke Sulut, investor raksasa pasti akan ikut antre. Relasi kuat Gubernur inilah yang menjadi garansi keamanan bagi uang yang masuk ke daerah.

​3. Pemerintahan yang “No Drama”

​Kita semua tahu, sebuah daerah tidak akan bisa maju kalau elit politiknya sibuk berantem sendiri. Sejak menjabat, Yulius Selvanus membuktikan dirinya sebagai “Dirigen” yang handal. Ia berhasil merangkul semua kubu pasca-Pilkada.

​Hubungan dengan DPRD aman, sinergi dengan TNI/Polri solid, dan kolaborasi dengan lembaga seperti Bank Indonesia untuk menekan harga sembako (lewat Satgas Pangan) berjalan sangat mulus. Pemerintahan yang no drama ini membuat kebijakan bisa dieksekusi dengan super cepat. Warga tentu merasa jauh lebih tenang melihat pemimpin dan aparaturnya fokus kerja, bukan saling sikut.

Kesimpulan Benang Merah:

Sulawesi Utara saat ini sedang dalam fase “Glow Up” yang sesungguhnya.

​Kepercayaan sebesar 78% adalah bukti bahwa rakyat memilih pemimpin yang visioner, bukan populis. Yulius Selvanus menukar popularitas murahan dengan fondasi yang kokoh. Jika efisiensi anggaran dan kelancaran investasi ini terus dikawal tanpa drama, mimpi menjadikan Sulawesi Utara sebagai Pintu Gerbang Pasifik yang tajir dan mandiri rasanya tinggal menunggu waktu.

  • Penulis: reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

    Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026 sebagai kelanjutan dari rangkaian sebelumnya di Candi Ijo, dengan mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada Pantun Masa Padi Taun. Sebanyak 26 peserta dari Indonesia dan mancanegara mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup ritual penyucian, eksplorasi tradisi agraris, hingga Maharasa Dining Experience […]

  • Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di  ASHTA District 8

    Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8 menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8 menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan. Mengusung tema EARTHFORM, program ini berlangsung pada 20 April hingga 17 Mei 2026 […]

  • Mahasiswa BINUS @Bandung Juara 1 UI/UX Nasional, Bukti Talenta Creative Technology Makin Diperhitungkan

    Mahasiswa BINUS @Bandung Juara 1 UI/UX Nasional, Bukti Talenta Creative Technology Makin Diperhitungkan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bandung, Januari 2026 – Di tengah pesatnya transformasi digital, kebutuhan akan desain antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) yang efektif semakin menjadi faktor kunci dalam pengembangan produk digital. Industri teknologi kini tidak hanya menuntut inovasi fungsional, tetapi juga pengalaman pengguna yang intuitif, human-centered, dan kompetitif. Fenomena ini mendorong perguruan tinggi untuk semakin aktif membekali mahasiswa dengan […]

  • Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, [Tanggal] – Setelah bertahun-tahun melanglang buana mendampingi ribuan seller di seluruh Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka lewat platform TiktokShop, Jean Raticia kini resmi mengambil langkah berani dengan meluncurkan brand parfumnya sendiri, Urban Female. Produk perdana yang diberi nama “FYP” (Follow Your Passion) ini bukan sekadar wangi-wangian, melainkan sebuah pesan bagi setiap wanita mandiri untuk […]

  • Pengawasan Lemah, Dana Hibah Masih Jadi Celah Korupsi di Daerah

    Pengawasan Lemah, Dana Hibah Masih Jadi Celah Korupsi di Daerah

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MANADO, Reputasiplus.com – Lemahnya sistem pengawasan disebut menjadi salah satu penyebab utama maraknya penyalahgunaan dana hibah di berbagai daerah. Praktik audit yang dilakukan DPRD maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai belum menyentuh substansi, melainkan sekadar formalitas, sehingga memberi ruang terbuka bagi potensi penyimpangan.   Pengamat pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka, menegaskan bahwa kelemahan ini berpotensi […]

  • Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

    Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat pemesanan tiket kereta api jarak jauh reguler untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau Kamis, 20 Maret 2026, telah terjual sebanyak 22.494 tiket. Penjualan tersebut berasal dari dua stasiun Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemesanan tiket […]

expand_less