Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pada sesi perdagangan Asia Kamis, 5 Maret 2026, harga emas (XAU/USD) tercatat masih bergerak di zona positif di sekitar level 5.145. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya logam mulia tersebut mencatat kenaikan lebih dari 1% pada sesi perdagangan Amerika Utara, meskipun dalam beberapa hari terakhir sempat mengalami tekanan akibat penguatan Dolar AS.

Sentimen geopolitik menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan harga emas saat ini. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Israel dilaporkan melancarkan gelombang serangan baru yang menargetkan infrastruktur militer di Teheran, Iran. Perkembangan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari instrumen investasi yang relatif aman, sehingga permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai kembali meningkat.

Selain itu, dinamika politik di Amerika Serikat juga turut memberikan pengaruh terhadap sentimen pasar. Partai Republik dilaporkan menolak resolusi yang bertujuan mewajibkan Presiden Amerika Serikat untuk meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil tindakan militer terhadap Iran di masa mendatang. Situasi ini menambah ketidakpastian terkait arah kebijakan geopolitik AS. Di sisi lain, pernyataan dari pejabat militer AS yang menyebutkan bahwa serangan terhadap Iran dapat dilakukan secara bertahap semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik berkepanjangan.

Meski demikian, sejumlah perkembangan lain memberikan sedikit harapan terhadap kemungkinan meredanya ketegangan. Laporan media internasional menyebutkan bahwa intelijen Iran secara tidak langsung telah menghubungi badan intelijen Amerika Serikat untuk membahas kemungkinan mengakhiri konflik. Namun, para pejabat di Washington dan Teheran masih menunjukkan sikap skeptis terhadap peluang de-eskalasi dalam waktu dekat. Ketidakpastian tersebut membuat investor tetap berhati-hati dan cenderung mempertahankan posisi pada aset safe-haven seperti emas.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data terbaru dari Amerika Serikat. Indeks Manajer Pembelian sektor jasa versi ISM tercatat meningkat menjadi 56,1 pada Februari, naik dari 53,8 pada bulan sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar di level 53,5. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa di AS masih cukup kuat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kebijakan suku bunga yang tetap tinggi biasanya akan memberikan dukungan terhadap Dolar AS, yang pada akhirnya dapat membatasi kenaikan harga emas. Namun, pada perdagangan terbaru Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami pelemahan sekitar 0,25% ke level 98,82. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun cenderung bergerak stabil di kisaran 4,06%. Pelemahan dolar tersebut memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan momentum penguatannya dalam jangka pendek.

Dari perspektif teknikal, analis Dupoin Futures Andy Nugraha menilai bahwa tren harga emas pada timeframe H1 masih menunjukkan kecenderungan bullish. Namun demikian, kekuatan tren tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah reli yang cukup signifikan sebelumnya. Berdasarkan kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini, pergerakan harga emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan, meskipun risiko koreksi tetap perlu diwaspadai oleh pelaku pasar.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa apabila tekanan beli masih mampu mendominasi pasar, maka harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga menguji area resistance di sekitar level 5.225. Level tersebut menjadi target kenaikan terdekat yang berpotensi dicapai apabila sentimen safe-haven tetap kuat dan tidak ada tekanan signifikan dari penguatan dolar AS.

Namun di sisi lain, jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan dan muncul tekanan jual, maka pergerakan emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.126. Area tersebut dinilai sebagai titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar dalam jangka pendek.

Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar saat ini, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Investor juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan, serta pernyataan dari pejabat Federal Reserve Michelle Bowman yang dijadwalkan akan berbicara dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut berpotensi memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Secara keseluruhan, emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, terutama jika ketegangan geopolitik tetap tinggi dan Dolar AS tidak kembali menguat secara signifikan. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global yang dapat memicu volatilitas pada pergerakan harga emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA – Program hilirisasi komoditas yang merupakan mandat Presiden Prabowo kepada Danantara semakin progresif. Untuk komoditas kelapa dan pala, Danantara menugaskan PTPN I sebagai pelaksana operasional di lapangan. Subholding Supporting Co pada Holding Perkebunan Nusantara itu dijadwalkan melakukan groundbreaking pembangunan pebrik kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar, Sabtu (28/3/26). […]

  • Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang

    Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Banyak orang yang baru terjun ke dalam dunia transaksi finansial beranggapan bahwa kunci utama untuk meraih kesuksesan adalah memiliki indikator atau analisis rahasia dengan akurasi mendekati sempurna. Pandangan ini sering kali memicu kekecewaan karena pada kenyataannya, tidak ada satu pun sistem di dunia yang mampu memprediksi arah pasar dengan ketepatan seratus persen. Trader berpengalaman justru […]

  • BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

    BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Malang – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara manusia bekerja, mengambil keputusan, menciptakan produk, hingga membangun usaha. Teknologi yang sebelumnya identik dengan perusahaan besar kini semakin mudah dimanfaatkan oleh berbagai sektor, termasuk pendidikan, industri kreatif, layanan publik, usaha kecil, dan bisnis berbasis digital. Perubahan tersebut membuka peluang baru bagi generasi muda untuk tidak hanya […]

  • K Mall Lanjutkan Keseruan Pop Culture Playground Bersama Komunitas

    K Mall Lanjutkan Keseruan Pop Culture Playground Bersama Komunitas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Melanjutkan antusiasme pengunjung yang cukup tinggi terhadap rangkaian Pop Culture Playground sebelumnya, K Mall at Menara Jakarta kembali menghadirkan deretan aktivitas seru. Melanjutkan antusiasme pengunjung yang cukup tinggi terhadap rangkaian Pop Culture Playground sebelumnya, K Mall at Menara Jakarta kembali menghadirkan deretan aktivitas seru yang siap menjadi destinasi hiburan komunitas di bulan Mei 2026. Mengusung […]

  • USDJPY Berpotensi Naik ke 157.503, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish

    USDJPY Berpotensi Naik ke 157.503, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pergerakan pasangan mata uang USD/JPY atau USDJPY berpotensi menguat dalam jangka pendek pada perdagangan hari Kamis (17/9). Berdasarkan analisis Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures, USDJPY pada timeframe Daily berpeluang membentuk secondary trend dengan bergerak naik menuju resistance terdekat di level 157.503. Namun, secara tren utama, pergerakan USDJPY masih berada dalam kecenderungan bearish sehingga penguatan […]

  • Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Beyond the Showcase: The Branded Residence Blueprint di IFFINA+ 2026 Nama merek yang dikenal luas dapat menarik perhatian pada sebuah proyek hunian. Namun, menjadikan nama tersebut sebagai pengalaman tinggal yang khas membutuhkan lebih dari sekadar popularitas. Desain, real estate perhotelan, dan pengembangan proyek masing-masing berperan dalam membentuk bagaimana hunian bermerek dirancang, diwujudkan, dan dinikmati. Berbagai […]

expand_less