Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pada sesi perdagangan Asia Kamis, 5 Maret 2026, harga emas (XAU/USD) tercatat masih bergerak di zona positif di sekitar level 5.145. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya logam mulia tersebut mencatat kenaikan lebih dari 1% pada sesi perdagangan Amerika Utara, meskipun dalam beberapa hari terakhir sempat mengalami tekanan akibat penguatan Dolar AS.

Sentimen geopolitik menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan harga emas saat ini. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Israel dilaporkan melancarkan gelombang serangan baru yang menargetkan infrastruktur militer di Teheran, Iran. Perkembangan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari instrumen investasi yang relatif aman, sehingga permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai kembali meningkat.

Selain itu, dinamika politik di Amerika Serikat juga turut memberikan pengaruh terhadap sentimen pasar. Partai Republik dilaporkan menolak resolusi yang bertujuan mewajibkan Presiden Amerika Serikat untuk meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil tindakan militer terhadap Iran di masa mendatang. Situasi ini menambah ketidakpastian terkait arah kebijakan geopolitik AS. Di sisi lain, pernyataan dari pejabat militer AS yang menyebutkan bahwa serangan terhadap Iran dapat dilakukan secara bertahap semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik berkepanjangan.

Meski demikian, sejumlah perkembangan lain memberikan sedikit harapan terhadap kemungkinan meredanya ketegangan. Laporan media internasional menyebutkan bahwa intelijen Iran secara tidak langsung telah menghubungi badan intelijen Amerika Serikat untuk membahas kemungkinan mengakhiri konflik. Namun, para pejabat di Washington dan Teheran masih menunjukkan sikap skeptis terhadap peluang de-eskalasi dalam waktu dekat. Ketidakpastian tersebut membuat investor tetap berhati-hati dan cenderung mempertahankan posisi pada aset safe-haven seperti emas.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data terbaru dari Amerika Serikat. Indeks Manajer Pembelian sektor jasa versi ISM tercatat meningkat menjadi 56,1 pada Februari, naik dari 53,8 pada bulan sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar di level 53,5. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa di AS masih cukup kuat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kebijakan suku bunga yang tetap tinggi biasanya akan memberikan dukungan terhadap Dolar AS, yang pada akhirnya dapat membatasi kenaikan harga emas. Namun, pada perdagangan terbaru Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami pelemahan sekitar 0,25% ke level 98,82. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun cenderung bergerak stabil di kisaran 4,06%. Pelemahan dolar tersebut memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan momentum penguatannya dalam jangka pendek.

Dari perspektif teknikal, analis Dupoin Futures Andy Nugraha menilai bahwa tren harga emas pada timeframe H1 masih menunjukkan kecenderungan bullish. Namun demikian, kekuatan tren tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah reli yang cukup signifikan sebelumnya. Berdasarkan kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini, pergerakan harga emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan, meskipun risiko koreksi tetap perlu diwaspadai oleh pelaku pasar.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa apabila tekanan beli masih mampu mendominasi pasar, maka harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga menguji area resistance di sekitar level 5.225. Level tersebut menjadi target kenaikan terdekat yang berpotensi dicapai apabila sentimen safe-haven tetap kuat dan tidak ada tekanan signifikan dari penguatan dolar AS.

Namun di sisi lain, jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan dan muncul tekanan jual, maka pergerakan emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.126. Area tersebut dinilai sebagai titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar dalam jangka pendek.

Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar saat ini, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Investor juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan, serta pernyataan dari pejabat Federal Reserve Michelle Bowman yang dijadwalkan akan berbicara dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut berpotensi memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Secara keseluruhan, emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, terutama jika ketegangan geopolitik tetap tinggi dan Dolar AS tidak kembali menguat secara signifikan. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global yang dapat memicu volatilitas pada pergerakan harga emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

    Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 06 Mei 2026 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menegaskan langkah tegas dalam menindak praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang selama ini merugikan masyarakat. Polda NTT menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga distribusi energi agar tepat sasaran dan berkeadilan. Dalam rentang Februari hingga Mei 2026, Polda NTT berhasil menangani […]

  • Janji Manis Kemajuan Sulut Hanya Gertakan Saja? BPS Ungkap Lima Fakta yang Tidak Diketahui Publik!

    Janji Manis Kemajuan Sulut Hanya Gertakan Saja? BPS Ungkap Lima Fakta yang Tidak Diketahui Publik!

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle reputasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Media.Reputasiplus.com Seringkali terdengar keraguan di tengah masyarakat, apakah narasi kemajuan dan kesejahteraan di Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan saat ini hanyalah janji manis belaka? Jawabannya baru saja dibongkar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Berita Resmi Statistik tertanggal 2 Juni 2026. Alih-alih menemukan kemunduran, BPS justru merilis lima fakta mengejutkan yang membuktikan bahwa roda […]

  • Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi. Bandung, 29–30 Januari 2026 — Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik […]

  • Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

    Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Harga emas (XAUUSD) dunia kembali bergerak dinamis pada perdagangan terkini, mencerminkan tarik-menarik antara sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada sesi Amerika Utara hari Rabu (21/1), XAU/USD berhasil mencatat kenaikan moderat sekitar 0,25% dan diperdagangkan di area $4.772 per troy ounce. Penguatan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh rekor tertinggi baru di 4.888 […]

  • Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

    Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan mendukung pencapaian kinerja yang unggul, BRI Regional 6 menyelenggarakan program pengembangan kompetensi “Leaders as Coaches” yang diikuti oleh para Manager dari berbagai unit kerja. Program ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam membangun budaya kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan potensi insan BRILiaN melalui pendekatan coaching yang efektif dan berkelanjutan. […]

  • ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    – Kemitraan ini membentuk kerangka kolaborasi strategis antara ZTE dan MoraRepublic untuk bersama-sama mengembangkan dan memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH), dengan fokus pada peningkatan cakupan jaringan, kapasitas, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan di seluruh Indonesia. – Kolaborasi ini mendukung strategi pertumbuhan layanan broadband jangka panjang MoraRepublic dengan memanfaatkan keahlian global ZTE […]

expand_less