Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Era Baru Budidaya Udang Indonesia Tiba : FisTx Terapkan Sistem Perlindungan Berlapis UV dan Elektrolisis di Tambak Banyuwangi

Era Baru Budidaya Udang Indonesia Tiba : FisTx Terapkan Sistem Perlindungan Berlapis UV dan Elektrolisis di Tambak Banyuwangi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Integrasi teknologi Baskara UV dan Cakra Elektrolisis dari FisTx mulai diterapkan di tambak udang vaname intensif di kawasan Pantai Blimbingsari, Banyuwangi – Jawa Timur untuk memperkuat biosekuriti dan stabilitas kualitas air dalam budidaya udang modern.

Banyuwangi, Maret 2025 — Industri udang Indonesia menunjukkan sinyal penguatan setelah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari tekanan harga global hingga risiko penyakit dalam budidaya. Momentum pemulihan ini dinilai perlu diikuti dengan penguatan teknologi budidaya serta peningkatan standar pengelolaan kualitas air tambak.

Pengamat akuakultur nasional Dr. Hasanuddin Atjo menilai bahwa peningkatan daya saing industri udang Indonesia sangat bergantung pada konsistensi penerapan standar operasional budidaya serta penggunaan teknologi yang tepat.

“Industri udang Indonesia memiliki peluang besar untuk kembali menguat. Namun hal itu harus didukung dengan kalibrasi SOP yang konsisten, monitoring yang baik, serta teknologi yang mampu menjaga kualitas air tambak,” ujar Hasanuddin Atjo.

Pengelolaan kualitas air sendiri menjadi faktor kunci dalam budidaya udang intensif. Stabilitas parameter air seperti oksigen terlarut, pH, serta tingkat mikroorganisme sangat menentukan tingkat kelangsungan hidup dan produktivitas udang dalam satu siklus budidaya.

Menjawab tantangan tersebut, perusahaan teknologi akuakultur nasional FisTx mengembangkan berbagai solusi pengolahan air tambak, salah satunya melalui teknologi elektrokimia Cakra Elektrolisis.

Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan proses elektrolisis untuk menghasilkan senyawa oksidator aktif seperti asam hipoklorit (HOCl) dari ion klorida yang secara alami terdapat dalam air laut. Senyawa tersebut dikenal efektif menekan pertumbuhan bakteri patogen seperti Vibrio serta meningkatkan nilai oxidation-reduction potential (ORP) yang berperan penting dalam menjaga stabilitas kualitas air.

CEO FisTx, Rico Wibisono, mengatakan bahwa penguatan sistem pengolahan air menjadi salah satu pendekatan penting dalam modernisasi tambak udang di Indonesia.

“Kualitas air merupakan fondasi utama keberhasilan budidaya udang intensif. Melalui teknologi elektrolisis, kami ingin menghadirkan sistem pengolahan air yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan tambak yang lebih stabil dan aman bagi pertumbuhan udang,” ujar Rico.

Sebagai implementasi teknologi di lapangan, pada Maret 2025 FisTx mulai melakukan pemasangan sistem sterilisasi air terintegrasi di salah satu tambak budidaya udang vaname intensif di kawasan Pantai Blimbingsari, Banyuwangi.

Tambak ini memiliki sekitar 20 hingga 22 kolam budidaya, dengan luas kolam yang bervariasi mulai dari sekitar 2.500 meter persegi hingga 5.000 meter persegi per kolam. Skala tersebut memungkinkan penerapan sistem budidaya intensif dengan manajemen kualitas air yang lebih terkontrol.

Dalam proyek ini, teknologi Cakra Elektrolisis digunakan bersamaan dengan sistem sterilisasi ultraviolet Baskara UV untuk menciptakan sistem perlindungan berlapis terhadap patogen dalam budidaya udang.

Baskara UV memanfaatkan sinar ultraviolet untuk menonaktifkan mikroorganisme seperti bakteri dan virus pada air baku sebelum masuk ke dalam sistem tambak. Sementara itu, Cakra Elektrolisis menghasilkan senyawa oksidator aktif yang membantu menjaga kualitas air selama proses budidaya berlangsung.

Integrasi kedua teknologi tersebut membentuk pendekatan multi-barrier biosecurity, yaitu sistem perlindungan berlapis terhadap patogen yang semakin banyak diterapkan dalam budidaya udang modern.

Menurut Rico, kombinasi teknologi sterilisasi fisik dan proses elektrokimia diharapkan dapat membantu petambak meningkatkan stabilitas produksi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dalam pengelolaan kualitas air.

Kabupaten Banyuwangi sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan penting pengembangan budidaya udang vaname di Indonesia. Penerapan teknologi pengolahan air modern di kawasan Pantai Blimbingsari ini diharapkan dapat menjadi contoh transformasi teknologi tambak menuju sistem budidaya yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluang Bisnis Fashion dari Lulusan Desain Produk Busana

    Peluang Bisnis Fashion dari Lulusan Desain Produk Busana

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Industri fashion Indonesia terus berkembang, menghadirkan peluang besar bagi generasi kreatif. Di balik brand lokal yang sukses, ada proses panjang desain busana yang matang dan terarah. Desain busana bukan sekadar membuat pakaian terlihat menarik, tetapi juga tentang riset, konsep, eksplorasi material, hingga strategi bisnis. Sobat Unggul, jika kamu punya passion di dunia fashion, memilih jalur […]

  • Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

    Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Membangun rumah dua lantai memiliki kompleksitas yang jauh berbeda dibandingkan rumah satu lantai. Pada bangunan dua tingkat, struktur lantai bawah harus memikul beban mati (beton, dinding, atap) dan beban hidup (penghuni, furnitur) dari lantai di atasnya. Di sinilah peran besi beton menjadi krusial. Banyak pemilik rumah mengira bahwa agar bangunan kokoh, seluruh bagian harus menggunakan […]

  • TNI AD Bersama BWS Sulawesi I Wujudkan Ketahanan Air dan Kesejahteraan Masyarakat

    TNI AD Bersama BWS Sulawesi I Wujudkan Ketahanan Air dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MANADO, Reputasiplus.com – Kodam XIII/Merdeka bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I memperkuat sinergi dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Utara. Kerja sama ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan, mendukung pembangunan infrastruktur vital, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.   Pertemuan resmi antara Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi dan Kepala BWS Sulawesi I Sugeng […]

  • Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

    Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Pembiayaan berbasis aset bukan berarti tanpa risiko, tetapi dapat menjadi alternatif yang lebih terukur dibandingkan dengan menjual aset secara terburu-buru atau mengambil pinjaman dengan beban jangka panjang. Di tengah dinamika ekonomi yang semakin tidak menentu, kebutuhan akan likuiditas kerap datang di saat yang tidak terduga. Tidak sedikit masyarakat yang menghadapi dilema klasik: membutuhkan dana cepat, […]

  • Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

    Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan. Bagi PT Krakatau […]

  • TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

    TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    TechnoGIS mengikuti Smart City Expo Taiwan 2026 di Taipei untuk memperkenalkan iT Sensing sebagai solusi geospasial. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama internasional dan memperkuat ekspansi global berbasis teknologi. TechnoGIS turut berpartisipasi dalam ajang Smart City Expo Taiwan 2026 yang berlangsung pada 17–20 Maret 2026 di Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan. Dalam kegiatan tersebut, […]

expand_less