Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Excellent Growth, Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High

Excellent Growth, Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Jakarta, Maret 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), bagian dari ekosistem Pelindo Group melalui PT Pelindo Multi Terminal sebagai subholding yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja keuangan yang impresif berdasarkan laporan audited tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp256,51 miliar, menandai rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high) dan melampaui capaian psikologis Rp250 miliar. Kinerja tersebut tumbuh 20,87% secara tahunan (YoY) dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp212,21 miliar, mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat serta kemampuan perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri. Pencapaian ini didorong oleh keberhasilan IPCC dalam mengakselerasi inovasi dan strategis bisnis, memperkuat transformasi dan digitalisasi operasional, serta melakukan standarisasi proses bisnis secara konsisten di seluruh lini, sehingga mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan sebagai fondasi utama dalam menciptakan nilai tambah bagi pengguna jasa, pemegang saham dan pemangku kepentingan.

IPCC mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan membukukan Rp929,96 miliar, meningkat 12,77% YoY dibandingkan Rp824,60 miliar pada tahun sebelumnya. Kinerja ini menegaskan kemampuan perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh kontribusi dominan dari Branch Tanjung Priok sebesar 91% atau Rp842,55 miliar, serta penguatan peran terminal satelit di berbagai wilayah strategis Indonesia yang berkontribusi sebesar 9% atau Rp85,15 miliar. Dari sisi komposisi bisnis, segmen Completely Built Up (CBU) tetap menjadi kontributor utama dengan pendapatan mencapai Rp697,66 miliar, diikuti oleh segmen alat berat sebesar Rp82,67 miliar serta truck/bus sebesar Rp77,31 miliar. Struktur pendapatan ini mencerminkan positioning IPCC yang kuat sebagai pemain kunci dalam rantai logistik otomotif nasional sekaligus menunjukkan diversifikasi portofolio bisnis yang semakin solid. Menariknya, pertumbuhan kinerja IPCC juga didorong oleh akselerasi tren kendaraan listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV), yang menjadi salah satu katalis utama pertumbuhan perseroan di tahun 2025. IPCC berhasil melayani lebih dari 101.731 unit kendaraan listrik, dengan dominasi merek asal Tiongkok yang menyumbang lebih dari 80.000 unit. Hal ini tidak hanya memperkuat peran IPCC dalam ekosistem logistik otomotif masa depan, tetapi juga menegaskan kesiapan perseroan dalam menangkap peluang dari transisi menuju industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

IPCC berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, keselamatan dan penanganan seluruh kargo yang dilayani oleh Perusahaan. Pada tahun 2025, perseroan menerapkan secara full single billing dan juga pada triwulan 4 (empat) tahun 2025 IPCC resmi meluncurkan inovasi bisnis In-Land Transportation sebagai perwujudan tagline baru yaitu Integrated Auto Solutions yang memperkuat arah perseroan sebagai pemimpin layanan logistik terminal kendaraan yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia. IPCC juga mencatatkan kenaikan total aset sebesar 11,21% dari Rp 1,85 Triliun pada 2024 menjadi Rp 2,05 Triliun pada akhir 2025 dimana kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan Kas dan Setara Kas IPCC mencapai Rp 1,08 Triliun yang naik sebesar 33,55%. Wing Megantoro selaku Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko menuturkan berbagai upaya yang dilakukan Perseroan untuk menciptakan nilai tambah dari setiap layanan yang diberikan utamanya dari sisi keuangan seperti efisiensi biaya yang tidak berhubungan langsung dengan pendapatan serta penggunaan sistem pembayaran yang terintegrasi melalui digitalisasi seperti PRAYA dan PTOS-C yang memungkinkan pengguna jasa dapat mengetahui tagihan atas layanan IPCC secara realtime, mengurangi proses tatap muka serta berhasil mengurangi ACP (average collection Period) Perseroan dari 31,74 pada tahun 2024 menjadi 29,05 pada tahun 2025.

“Sebagai salah satu entitas bisnis di Pelindo grup yang memiliki fundamental solid, kami tidak memiliki kewajiban perseroan dalam bentuk hutang kepada perbankan maupun pihak lain (debt free company) sehingga memberikan ruang gerak yang lebih prudent serta independensi pengelolaan keuangan untuk pengembangan perseroan”, ucap Wing.

Dalam rangka menjadi terminal kendaraan yang memiliki keunggulan dari sisi pelayanan sehingga menjadi top of mind pengguna jasa, IPCC memperkuat tata kelola dan pelaporan kepada para pemegang saham sebagai bagian dari akuntabilitas perseroan dimana sepanjang IPCC berdiri, di tahun 2025 berhasil meraih penghargaan bergengsi Annual Report Award 2024 Juara 2 kategori BUMN Publik Non-Keuangan dengan Pendapatan di bawah 1 Triliun yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengguna Jasa, Vendor, Tim IPCC, Pemegang Saham/Investor dan Stakeholders atas pencapaian yang luar biasa ini serta tak lupa dukungan dan kepercayaannya kepada IPCC. IPCC mengapresiasi penilaian pengguna jasa dan vendor atas layanan yang kami berikan dimana hal ini terukur dalam hasil survey kepuasan pelanggan tahun 2025 di lingkungan Pelindo Grup, IPCC memperoleh skor tertinggi 4,82 dari skala 5. Kinerja yang baik ini tentunya turut didukung oleh Pelayanan Prima yang diberikan oleh IPCC.

“Sepanjang tahun 2025, IPCC berhasil memperluas layanan melalui penambahan kapasitas melalui PDC, integrasi layanan logistik, in-land transportation dan optimalisasi lahan-lahan idle di sekitar perseroan untuk menampung lonjakan kargo yang melalui terminal kami,” pungkas Sugeng.

Di tahun 2025, strategi bisnis IPCC berlanjut dengan menyesuaikan strategi dan rencana induk perusahaan yang bergerak pada ekosistem logistik terminal kendaraan yang terintegrasi (vehicle logistic ecosystem), dengan terus melaksanakan ekspansi bisnis baik organik maupun anorganik. IPCC terus melakukan penguatan pada sisi operasional dan digitalisasi yang salah satunya Go-Live aplikasi PTOS-C secara penuh pada terminal internasional yang bertujuan untuk integrasi layanan dan memadukan pola operasi dengan teknologi terkini ungkap Bagus Dwipoyono, Direktur Teknik dan Operasi.

“Guna meningkatkan pelayanan operasional yang berfokus kepada kepuasan pengguna jasa, memastikan kesiapan tim operasional, keselamatan kerja, transformasi yang berkelanjutan dengan mengimplementasikan prinsip kerja 3 No yaitu no cause defect, no accept defect, no continues defect”, tutur Bagus.

Atas pelayanan prima IPCC kepada salah satu pengguna jasa, IPCC berhasil memperoleh sertifikat apresiasi untuk pelayanan selama 460 hari tanpa kecelakaan/insiden pada kargo PT Astra Daihatsu Motor. Pengakuan inin sekaligus menjadi motivasi bagi IPCC untuk terus meningkatkan kualitas dalam menangani kargo para automaker, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional serta menjawab tantangan bisnis di masa depan.

Endah Dwi Liesly, Sekretaris Perusahaan menambahkan selain peningkatan dari kinerja keuangan, jejak langkah bidang bisnis IPCC yang dinamis juga memperhatikan unsur lingkungan, sosial dan tata kelola perseroan yang berkelanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDG’s). Pengelolaan ESG IPCC terus mengalami peningkatan yang diindikasikan dengan perolehan penghargaan bergensi ditahun 2025 dengan memperoleh 3 penghargaan pada BUMN Track TJSL & CSR Award. IPCC mengedepankan prinsip ramah lingkungan melalui komitmen penggunaan alternatif bahan bakar dengan RON 92 dari setiap alat penunjang operasi yang ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon sebagai bentuk pengurangan dampak negatif akibat residu bahan bakar. Selain itu penggunaan Golf Car berbasis Baterai dan Penggunaan Taxi Car EV memperkuat komitmen menuju pelabuhan hijau berbasis teknologi (Green & Smart Port).

Dari sisi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), di tahun 2025 IPCC terus mendukung program prioritas bidang lingkungan melalui konservasi biota dan ekosistem laut seperti penanaman 2.750 bibit mangrove di Kawasan Konservasi Danau Siombak, Medan Sumatera Utara dan perawatan konservasi 8.100 tanaman mangrove di kecamatan Sungai Undang, Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, IPCC juga mendorong Usaha Mikro Kecil (UMK) melalui program UMKM Kuat di wilayah Kelurahan Kalibaru yang juga mendukung program TJSL pengentasan Stunting melalui program IPCC Gembira dimana ekonomi sirkuler dan saling mengisi menjadi fondasi penting keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut.

“Kinerja IPCC selalu sejalan dengan terukur dan berbasis kinerja berkelanjutan, dengan komitmen kami kepada publik tidak hanya mempertahankan aspek keuangan namun juga menciptakan bisnis yang berkesinambungan dengan penguatan UMKM yang memiliki peran penting sebagai penopang perekonomian bangsa serta kesehatan sebagai modal berharga mencetak para pemimpin muda di masa yang akan datang” tutup Endah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Perkembangan pariwisata di Bali tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas wisata. Salah satu wilayah yang perlahan masuk dalam radar wisatawan adalah Seririt, sebuah kecamatan pesisir yang berada sekitar 20 kilometer dari Singaraja. SERIRIT, BALI – […]

  • Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi yang penuh dinamika, satu hal menjadi semakin jelas: masyarakat tidak lagi hanya mencari dana, tetapi juga cara yang lebih cerdas untuk mengelola aset mereka. Di tengah tekanan ekonomi yang kian terasa, mulai dari pelemahan rupiah hingga kenaikan harga kebutuhan pokok, masyarakat Indonesia perlahan mengubah cara mereka mengelola keuangan. Jika sebelumnya pinjaman […]

  • Barantum Hadirkan AI Agent untuk Bantu Otomasi via WhatsApp

    Barantum Hadirkan AI Agent untuk Bantu Otomasi via WhatsApp

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. WhatsApp telah menjadi salah satu kanal komunikasi utama antara bisnis dan pelanggan. Mulai dari […]

  • Peringati Hari Krida Pertanian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani

    Peringati Hari Krida Pertanian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam momentum Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mencatat realisasi penyerapan Tandan Buah Segar (TBS) dari perkebunan rakyat mencapai 1,34 juta ton hingga Mei 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan usaha petani sawit mitra di berbagai wilayah operasional. Sebagai bagian dari Holding […]

  • BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

    BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sebagai tindak lanjut, seluruh kementerian dan lembaga terkait akan memfinalisasi data calon penerima manfaat, menyelesaikan substansi Surat Edaran Bersama, serta membentuk tim teknis guna memastikan pelaksanaan penyerahan sertifikat pada 10 Agustus 2026 di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai rencana. BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung target pemerintah memperluas […]

  • Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting […]

expand_less