Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 35 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Denpasar, (24/9) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menyelenggarakan seminar bertajuk “Beyond Compliance: Innovation for Sustainable Business and Resilient Community” sebagai bagian dari rangkaian Road to Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Nusa Dua Bali ini menjadi wadah berbagi wawasan dan praktik terbaik bagi dunia usaha dalam menghadapi tantangan keberlanjutan sekaligus memperkuat daya saing melalui inovasi lingkungan dan sosial.

Seminar dibuka oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, yang menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis tidak dapat dibangun hanya melalui kepatuhan terhadap regulasi. Menurutnya, dunia usaha perlu menjadikan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian dari strategi bisnis yang mampu menciptakan nilai jangka panjang.

“Kinerja lingkungan dan sosial semestinya ditempatkan sebagai bagian dari strategi untuk membangun ketahanan dan menciptakan nilai jangka panjang. Compliance adalah titik awal, inovasi adalah langkah berikutnya, dan keberlanjutan adalah tujuan yang ingin kita capai bersama,” ujarnya.

Sandry Pasambuna menambahkan bahwa ENSIA terus dihadirkan sebagai ruang untuk berbagi pengetahuan, mempertemukan praktik baik, membangun kolaborasi, serta menginspirasi lahirnya inovasi baru yang mendukung terwujudnya bisnis berkelanjutan dan masyarakat yang tangguh. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen menjadi mitra strategis dunia usaha dalam memahami risiko, meningkatkan kinerja, mendorong inovasi, dan menciptakan nilai berkelanjutan.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, PT SUCOFINDO (PERSERO), serta akademisi yang memiliki kompetensi di bidang keberlanjutan. Berbagai materi yang disampaikan menyoroti perkembangan kebijakan lingkungan, implementasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER), nilai ekonomi karbon, hingga praktik inovasi sosial yang mampu memperkuat ketahanan masyarakat dan daya saing perusahaan.

Narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Edward Nixon Pakpahan memaparkan perkembangan implementasi Permen LH/BPLH Nomor 7 Tahun 2025 yang menghadirkan sejumlah pembaruan dalam kriteria penilaian PROPER. Dalam paparannya, Edward Nixon Pakpahan menjelaskan bahwa PROPER terus berkembang sebagai instrumen yang mendorong perusahaan untuk melampaui kepatuhan lingkungan melalui penerapan eco-inovasi, inovasi sosial, nilai ekonomi karbon, green leadership, serta penguatan keterkaitan antara kinerja lingkungan dan pelaporan keberlanjutan perusahaan.

“PROPER terus berkembang sebagai instrumen yang mendorong transformasi kinerja lingkungan perusahaan. Melalui pembaruan kriteria yang lebih komprehensif, kami berharap dunia usaha dapat semakin inovatif dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. PROPER bukan hanya alat evaluasi kepatuhan, tetapi juga sarana untuk membangun daya saing dan nilai tambah melalui praktik bisnis yang berkelanjutan,” tuturnya.

Edward Nixon Pakpahan juga menyoroti pentingnya integrasi PROPER dengan implementasi ESG dan kewajiban pelaporan keberlanjutan bagi perusahaan publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja keberlanjutan perusahaan.

Selanjutnya, Pakar Manajemen Lingkungan, Sudharto P. Hadi, menekankan bahwa PROPER tidak lagi sekadar instrumen kepatuhan, melainkan katalis transformasi menuju bisnis berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan perlu bergerak dari pendekatan reaktif menjadi proaktif, dari model ekonomi linier menuju ekonomi sirkular, serta mengintegrasikan inovasi lingkungan dan sosial ke dalam strategi bisnis untuk menciptakan nilai bersama bagi perusahaan dan masyarakat.

“Beyond compliance berarti perusahaan tidak berhenti pada pemenuhan regulasi. Perusahaan perlu menciptakan inovasi yang mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus manfaat sosial dan lingkungan. Inilah esensi bisnis berkelanjutan yang akan menjadi fondasi daya saing perusahaan di masa depan,” jelasnya.

Dari sisi implementasi inovasi sosial, Project Manager Konsultansi PROPER PT SUCOFINDO (PERSERO), Retno Suryani membahas pentingnya integrasi inovasi sosial dalam implementasi PROPER, termasuk penguatan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sebagai bagian dari strategi pemberdayaan kelompok rentan. Materi ini menegaskan bahwa inovasi sosial perlu menjawab kebutuhan masyarakat, menciptakan perubahan sistemik, meningkatkan kapabilitas kelompok sasaran, serta mendukung keberlanjutan program melalui penguatan modal sosial dan ekonomi masyarakat.

“Inovasi sosial tidak lagi cukup dipandang sebagai program pendamping. Saat ini, inovasi sosial menjadi instrumen penting untuk menciptakan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Ketika perusahaan mampu mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan kebutuhan kelompok rentan, maka manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan,” paparnya.

Sementara itu, Head of the GHG Validation and Verification Operations Subdivision PT SUCOFINDO (PERSERO), Fajar Firstya Adam membahas peran Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dalam mendorong transformasi bisnis berkelanjutan. Menurutnya, mekanisme karbon memberikan insentif bagi pelaku usaha untuk melakukan pengurangan emisi secara terukur sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan teknologi rendah emisi.

“NEK memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengubah kinerja lingkungan menjadi nilai ekonomi. Dengan mekanisme yang kredibel dan berintegritas, dunia usaha dapat mempercepat upaya dekarbonisasi, memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus meningkatkan daya saing pada era ekonomi rendah karbon,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Long Weekend Hari Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana untuk Dukung Rencana Liburan

    Long Weekend Hari Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana untuk Dukung Rencana Liburan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Agustus 2026 – Momentum libur panjang Hari Kemerdekaan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak beristirahat dari rutinitas dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini, masyarakat akan menikmati long weekend selama tiga hari, mulai Sabtu (15/8) hingga Senin (17/8), saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi sebagian masyarakat, momentum tersebut menjadi waktu yang […]

  • Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

    Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pasar Rusia dan Eurasia Kian Terbuka untuk produk kelapa sawit dan turunannya Pemerintah Indonesia memanfaatkan Forum Bisnis Indonesia–Rusia pada ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi industri melalui pengembangan bioenergi berbasis kelapa sawit. Forum bertema Palm Oil and the Future of Sustainable Energy tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan inovasi industri […]

  • Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

    Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta  — Ketika T. Koshy membantu membangun Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, gagasan yang dibawa bukan sekadar menciptakan platform perdagangan digital baru. Konsepnya adalah membangun jaringan terbuka yang memungkinkan berbagai aplikasi, pelaku usaha, layanan logistik, dan sistem pembayaran saling terhubung melalui infrastruktur yang interoperabel. Kini, gagasan tersebut memiliki babak baru di Indonesia. Koshy, […]

  • Sejumlah Komoditas Tumbuh Positif, Pelindo Multi Terminal Branch Lembar Catat kenaikan Produksi Semester I 2026

    Sejumlah Komoditas Tumbuh Positif, Pelindo Multi Terminal Branch Lembar Catat kenaikan Produksi Semester I 2026

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Lombok Barat, September 2026 — PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar mencatat pertumbuhan positif pada sejumlah komoditas arus nonpetikemas dan kendaraan/RoRo Semester I 2026 atau periode Januari hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut terlihat pada arus curah cair, bag cargo, curah kering, serta kendaraan/RO-RO dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada arus […]

  • Dirut Jasa Marga: Upayakan Kelancaran Distribusi Lalu Lintas pada Periode Lebaran 2026, Jalur Fungsional di DIY dan Jateng Disiapkan

    Dirut Jasa Marga: Upayakan Kelancaran Distribusi Lalu Lintas pada Periode Lebaran 2026, Jalur Fungsional di DIY dan Jateng Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Yogyakarta (23/01), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono didampingi jajaran Direksi Jasa Marga meninjau langsung kesiapan jalur fungsional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, pada Kamis dan Jumat (22 dan 23 Januari 2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap persiapan mobilisasi masyarakat pada periode Libur Hari Raya Idulfitri 1447 […]

  • Wujudkan Kendaraan Impian, BRI KKB Expo 2026 Hadir di Yogyakarta dengan Beragam Promo

    Wujudkan Kendaraan Impian, BRI KKB Expo 2026 Hadir di Yogyakarta dengan Beragam Promo

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 9 Juli 2026 – Kesempatan memiliki kendaraan dengan penawaran pembiayaan yang lebih ringan kini hadir bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya melalui BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sebagai bagian dari BRI Group turut mendukung penyelenggaraan expo yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Kegiatan ini digelar serentak di 131 Unit Kerja […]

expand_less