Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’

Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Minat Gen-Z terhadap posisi pemimpin menurun tajam, dengan mayoritas tidak tertarik menjadi manajer. Fenomena ini dikenal sebagai conscious unbossing, di mana generasi muda mulai meninggalkan model leadership lama yang dianggap tidak seimbang. Puguh Dwi Kuncoro menilai hal ini sebagai sinyal bahwa organisasi perlu segera mengubah pendekatan kepemimpinan agar tetap relevan di masa depan.

Minat generasi muda terhadap posisi kepemimpinan di dunia kerja mulai menunjukkan penurunan yang signifikan. Laporan dari Enigma Business School (2026) mencatat hanya sekitar 11% Gen Z yang menjadikan posisi senior leadership sebagai tujuan karier utama. Sementara itu, laporan Robert Walters menunjukkan lebih dari 50% profesional Gen Z tidak tertarik untuk menjadi manajer. Fenomena ini menandai adanya perubahan mendasar dalam cara pandang terhadap kepemimpinan.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang melihat posisi pemimpin sebagai simbol pencapaian karier, banyak Gen Z kini memandang peran tersebut sebagai beban dengan tekanan tinggi, tanggung jawab besar, namun tidak selalu diiringi dengan otonomi dan keseimbangan hidup yang memadai. Pergeseran ini bukan menunjukkan hilangnya ambisi, melainkan perubahan definisi tentang kesuksesan dan kualitas hidup.

Dalam diskursus global, fenomena ini mulai dikenal dengan istilah conscious unbossing, yaitu kecenderungan individu untuk secara sadar tidak mengejar peran kepemimpinan dalam bentuk tradisional. Pilihan ini didorong oleh keinginan untuk memiliki kontrol lebih besar atas waktu, kesehatan mental, serta fleksibilitas dalam bekerja.

Menanggapi fenomena ini, Puguh Dwi Kuncoro, pakar kepemimpinan, konsultan manajemen bisnis sekaligus pendiri Kuncoro Leadership Training & Consulting (KLTC), menilai bahwa fenomena conscious unbossing bukan sekadar tren generasi, tetapi merupakan respons terhadap model kepemimpinan yang belum berevolusi.

“Banyak organisasi masih mempertahankan pola kepemimpinan lama yang identik dengan kontrol, tekanan tinggi, dan tanggung jawab besar tanpa diimbangi dengan dukungan yang memadai. Di sisi lain, generasi sekarang mencari makna, fleksibilitas, dan ruang untuk berkembang. Ketika kedua hal ini tidak selaras, wajar jika peran pemimpin menjadi kurang diminati,” ujar Puguh.

Menurutnya, fenomena ini harus dipahami sebagai sinyal perubahan dalam sistem kerja. Jika organisasi tidak segera beradaptasi, maka mereka berisiko kehilangan potensi pemimpin masa depan yang sebenarnya memiliki kapasitas, namun memilih jalur yang berbeda.

Perubahan ini juga diperkuat dengan berkembangnya pola kerja fleksibel, seperti freelance dan side hustle, yang memberikan alternatif karier di luar jalur struktural. Dalam kondisi ini, posisi kepemimpinan tidak lagi menjadi satu-satunya indikator keberhasilan dalam dunia profesional.

Puguh menambahkan bahwa untuk menjawab tantangan ini, pendekatan kepemimpinan perlu mengalami pergeseran. Leadership tidak lagi dapat berfokus pada instruksi dan kontrol, tetapi harus berkembang menjadi lebih suportif dan memberdayakan. Salah satu pendekatan yang semakin relevan adalah coaching leadership, di mana pemimpin berperan sebagai fasilitator yang membantu anggota tim bertumbuh, bukan sekadar mengarahkan.

“Jika kepemimpinan masih dipersepsikan sebagai beban, maka orang akan cenderung menghindarinya. Namun jika leadership dimaknai sebagai proses bertumbuh bersama, maka peran ini akan kembali menarik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa redefinisi kepemimpinan menjadi kunci dalam menghadapi fenomena conscious unbossing. Organisasi perlu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga mendukung kesejahteraan dan perkembangan individu secara berkelanjutan.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa masa depan kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang siap memimpin, tetapi juga oleh bagaimana sistem mempersiapkan dan mendukung mereka. Tanpa perubahan pendekatan, kesenjangan antara organisasi dan generasi pemimpin berikutnya akan semakin besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • CARA GADAI BARANG YANG AMAN: 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

    CARA GADAI BARANG YANG AMAN: 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Ingin menggadaikan barang? Jangan hanya mencari pencairan tertinggi. Periksa legalitas OJK, biaya, penyimpanan, nilai appraisal, jatuh tempo, dan Surat Bukti Gadai. Ketika membutuhkan dana dalam waktu relatif cepat, gadai menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan karena dana diperoleh dengan menjadikan aset tertentu sebagai jaminan. Jangan memilih tempat gadai hanya berdasarkan besarnya dana yang ditawarkan. […]

  • Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta

    Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, November 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui program Pelindo Mengajar 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 52 Jakarta, Selasa (3/11), Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Sugeng Mulyadi, hadir langsung sebagai pengajar untuk […]

  • Pengalaman Internship Internasional Mahasiswa Business Hotel Management BINUS @Bekasi dalam Pengembangan Kompetensi Global

    Pengalaman Internship Internasional Mahasiswa Business Hotel Management BINUS @Bekasi dalam Pengembangan Kompetensi Global

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Valencia Angela, mahasiswa Program Business Hotel Management di BINUS @Bekasi, telah menunjukkan minat yang kuat pada bidang pastry dan bakery sejak awal perkuliahan. Minat ini ia wujudkan tidak hanya dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi kuliner, yang membantunya mengasah keterampilan teknis dan memperkuat kesiapan mental dalam menghadapi dunia profesional. […]

  • XAUUSD Berpotensi Bangkit, Dupoin Futures Waspadai Data NFP AS

    XAUUSD Berpotensi Bangkit, Dupoin Futures Waspadai Data NFP AS

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Harga emas dunia berpeluang mengalami pemulihan pada perdagangan hari Senin (2/11/26) setelah melewati fase penurunan dan membentuk titik terendah baru. Analisis Dupoin Futures menunjukkan adanya potensi rebound dalam jangka pendek, meskipun pergerakan XAUUSD masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat yang ketat. Selain itu, arah dolar AS dan rilis data ekonomi penting pekan […]

  • Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

    Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Batulicin, (28/7) – Dalam memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove sebanyak 410 bibit mangrove yang diselenggarakan oleh PT Dua Samudera Perkasa (DSP) di kawasan KEK Port Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan” ini menjadi wujud […]

  • PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PT Tracon Industri kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan melalui partisipasi pada kegiatan General Safety Talk Turn Around (TA) Pabrik I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Pada kegiatan tersebut, PT Tracon Industri bersama manajemen Pusri dan seluruh mitra kerja menandatangani Komitmen Zero Fatality dan Zero […]

expand_less