Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Perkirakan XAU/USD Uji Area $5.250

Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Perkirakan XAU/USD Uji Area $5.250

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini menunjukkan kecenderungan yang masih positif, didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis yang disampaikan oleh analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, emas saat ini masih bergerak dalam tren bullish pada timeframe H1, dengan peluang kenaikan lanjutan selama level support utama tetap terjaga.

Pada perdagangan sebelumnya, emas mencatatkan kenaikan signifikan dengan penguatan lebih dari 1%, sebelum akhirnya diperdagangkan di sekitar level $5.204 setelah sempat menyentuh titik terendah di kisaran $5.121. Sementara itu, pada sesi perdagangan Asia hari ini, harga emas terpantau bergerak stabil di sekitar level $5.165. Kondisi ini mencerminkan bahwa sentimen positif terhadap emas masih cukup kuat, meskipun pasar tetap diwarnai oleh dinamika global yang kompleks.

Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa struktur pergerakan harga saat ini mengindikasikan dominasi tren naik yang masih solid. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan posisi harga yang bergerak di atas indikator Moving Average, memberikan sinyal bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih memiliki kepercayaan terhadap potensi kenaikan emas dalam jangka pendek.

Menurut Andy Nugraha, selama harga emas mampu bertahan di atas area support penting, peluang untuk melanjutkan penguatan tetap terbuka. Level resistance terdekat saat ini berada di sekitar $5.250, yang menjadi target potensial jika momentum bullish terus berlanjut. Penembusan di atas level tersebut dapat membuka ruang bagi penguatan yang lebih luas dan memperkuat tren naik yang sudah terbentuk dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, pelaku pasar juga perlu mempertimbangkan kemungkinan koreksi sebagai bagian dari pergerakan harga yang wajar. Jika emas gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka terdapat potensi penurunan menuju area support terdekat di sekitar level $5.149. Area ini diperkirakan akan menjadi titik penting yang dapat berfungsi sebagai zona pertahanan bagi harga emas untuk menahan tekanan jual yang lebih dalam.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas saat ini turut didukung oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya terkait hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Ketidakpastian yang muncul akibat potensi eskalasi konflik telah meningkatkan minat investor terhadap aset safe-haven, termasuk emas. Dalam situasi ketidakpastian global, emas secara historis sering menjadi pilihan utama karena dianggap memiliki nilai yang relatif stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Selain faktor geopolitik, ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat juga memberikan kontribusi terhadap penguatan harga emas. Kebijakan tarif yang terus mengalami perubahan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, sehingga meningkatkan permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman. Kondisi ini memberikan dukungan tambahan bagi harga emas untuk tetap berada dalam tren positif.

Pasar juga saat ini tengah menantikan rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, yaitu Indeks Harga Produsen (PPI), yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi inflasi di tingkat produsen. Data ini menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan moneter Federal Reserve. Jika tekanan inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda, maka peluang pelonggaran kebijakan moneter akan semakin besar, yang berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi harga emas.

Sebaliknya, apabila data inflasi menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dari perkiraan, maka hal tersebut dapat memperkuat nilai dolar AS, yang berpotensi memberikan tekanan terhadap harga emas dalam jangka pendek. Oleh karena itu, pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu kepastian dari data ekonomi tersebut.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didominasi oleh sentimen positif, baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Tren bullish yang masih terjaga menunjukkan bahwa emas memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, terutama jika didukung oleh kondisi global yang masih dipenuhi ketidakpastian. Dupoin Futures menilai bahwa selama harga tetap berada di atas level support kunci, potensi kenaikan menuju area resistance berikutnya masih terbuka.

Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan faktor global dan pergerakan teknikal sebagai dasar dalam mengambil keputusan. Level support di sekitar $5.149 dan resistance di kisaran $5.250 menjadi area penting yang perlu diperhatikan dalam perdagangan emas hari ini, seiring dengan potensi volatilitas yang masih cukup tinggi di pasar komoditas global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA

    Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi saat ini telah surut dan ketinggian air sudah di bawah kepala rel. KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi saat […]

  • Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui program Pelindo Berbagi Ramadan tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group. Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Pelindo Multi Terminal […]

  • Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

    Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA – Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi operasional dari hulu ke hilir yang semakin efektif. Selain itu, kenaikan harga komoditas global yang dipengaruhi dinamika geopolitik mampu direspons secara baik sehingga potensi penguatan kinerja kuaangan dapat dijawab secara optimal. Diketahui, MIND ID berhasil membukukan laba bersih […]

  • Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton

    Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda memperhatikan retakan halus yang tiba-tiba muncul di dinding atau kolom rumah, padahal bangunan tersebut baru berumur tiga atau lima tahun? Bagi banyak pemilik rumah, retak rambut atau retakan struktur sering dianggap sebagai “masalah tanah” atau “faktor cuaca”. Padahal, jika dirunut secara teknis, masalah tersebut sering kali berakar dari dalam beton itu sendiri, tepatnya […]

  • Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Industri mobil listrik (electric vehicle/EV) mengalami transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi, dorongan kebijakan lingkungan, serta perubahan preferensi konsumen membuat EV menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Mobil listrik tidak lagi dianggap sebagai teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari realitas industri otomotif global. Inovasi dalam baterai, software, hingga […]

  • India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SEMARANG — Hubungan ekonomi India dan Indonesia terus menunjukkan dinamika positif. Dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen India untuk memperluas kerjasama investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional. Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, […]

expand_less