Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Rentan Turun, XAU/USD Diprediksi Menguji Area Support 4.247

Harga Emas Masih Rentan Turun, XAU/USD Diprediksi Menguji Area Support 4.247

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Kamis (28/5) diperkirakan masih berada dalam tekanan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan analisnya, Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD pada timeframe daily masih menunjukkan kecenderungan bearish atau melemah, seiring tekanan jual yang belum mereda di pasar.

Secara teknikal, tren penurunan harga emas masih terlihat cukup dominan. Hal tersebut tercermin dari posisi harga yang hingga kini masih bergerak di bawah indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 50. Dalam analisis pasar, posisi tersebut umumnya menunjukkan bahwa arah tren utama masih berada dalam fase turun.

Menurut Geraldo, kondisi ini menandakan bahwa tenaga beli belum cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah harga. Sebaliknya, tekanan jual masih lebih mendominasi sehingga peluang pelemahan lanjutan masih terbuka dalam jangka pendek maupun menengah.

Selain itu, harga emas juga baru saja mengalami breakout pada area support minor yang sebelumnya menjadi titik penting pergerakan harga. Setelah breakout terjadi, harga sempat melakukan retest atau pengujian ulang pada area tersebut sebelum kembali bergerak turun.

Kondisi itu menjadi sinyal bahwa pasar masih berada dalam tekanan bearish. Selama harga belum mampu kembali naik dan bertahan di atas area resistance penting, maka potensi pelemahan diperkirakan masih akan berlanjut.

Dalam proyeksi jangka pendek, area support yang menjadi perhatian pasar berada di kisaran 4.349 hingga 4.247. Level tersebut dinilai menjadi target penurunan berikutnya apabila tekanan jual tetap mendominasi perdagangan emas dunia.

Dari sisi indikator tambahan, Stochastic Oscillator juga masih menunjukkan arah penurunan menuju area oversold atau jenuh jual. Meski area oversold sering dianggap sebagai sinyal bahwa harga sudah terlalu rendah, namun hingga saat ini belum muncul tanda pembalikan arah yang cukup kuat.

Artinya, ruang pelemahan harga emas masih cukup terbuka sebelum pasar menemukan momentum baru untuk rebound. Karena itu, pelaku pasar masih perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan dalam beberapa waktu ke depan.

Tak hanya dari sisi teknikal, tekanan terhadap harga emas juga datang dari faktor fundamental global. Salah satu faktor utama yang masih menekan harga emas adalah kuatnya dolar AS serta tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield.

Kondisi tersebut membuat investor lebih tertarik pada aset berbasis dolar yang dinilai mampu memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan emas. Sebagai aset non-yielding, emas memang cenderung kurang diminati ketika suku bunga dan yield obligasi berada di level tinggi.

Selain itu, pasar juga masih memperkirakan Federal Reserve belum akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Selama data ekonomi Amerika Serikat masih menunjukkan kondisi yang kuat, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi, maka peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama masih cukup besar.

Ekspektasi tersebut ikut memperkuat pergerakan dolar AS dan menjadi sentimen negatif bagi harga emas. Sebab, ketika dolar menguat, harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global sehingga permintaan cenderung melemah.

Di sisi lain, kondisi pasar global yang mulai lebih stabil juga mengurangi minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Ketika pelaku pasar mulai optimistis terhadap ekonomi dan pasar saham, dana investasi biasanya beralih ke aset berisiko yang dianggap lebih menguntungkan.

Situasi itu membuat ruang kenaikan emas menjadi semakin terbatas dalam jangka pendek. Hingga saat ini, pasar juga masih menunggu sentimen baru yang cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan harga.

Secara keseluruhan, kombinasi tekanan teknikal dan fundamental membuat tren bearish pada XAU/USD masih cukup kuat. Selama harga belum mampu kembali bergerak di atas area MA 21 dan MA 50, peluang penurunan menuju area support 4.349 hingga 4.247 diperkirakan masih terbuka.

Karena itu, investor disarankan tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan sentimen global, terutama terkait arah kebijakan Federal Reserve, data ekonomi Amerika Serikat, serta pergerakan dolar AS yang dapat memengaruhi volatilitas harga emas dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

    Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Lonjakan penumpang dipicu oleh beralihnya masyarakat ke LRT Jabodebek akibat adanya insiden dan penyesuaian operasional kereta di lintas Bekasi Timur. Jarak Stasiun Bekasi Timur ke Stasiun Jati Mulya yang hanya 2,7 km sangat memudahkan akses masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek tertinggi sejak beroperasi pada Selasa (28/4), dengan total 127.089 […]

  • BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

    BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kewirausahaan tidak lagi dipahami semata sebagai aktivitas mendirikan usaha baru. Kewirausahaan kini dipandang sebagai sebuah proses strategis dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi individu, organisasi, maupun masyarakat. Tantangan global menuntut pola pikir kewirausahaan yang adaptif, berbasis data, dan mampu merespons perubahan dengan […]

  • 2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi

    2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Ketidakpastian global masih menjadi tantangan utama bagi pasar keuangan sepanjang 2026. Mulai dari konflik geopolitik, tingginya suku bunga, hingga ketegangan energi dunia membuat banyak investor semakin berhati-hati dalam menentukan strategi investasi jangka panjang. Namun di tengah situasi tersebut, sejumlah analis menilai masih ada saham-saham Amerika Serikat yang memiliki potensi besar untuk bertahan bahkan tumbuh dalam […]

  • BINUS @Bekasi Berikan Solusi Finansial dan Investasi Masa Depan Anak Melalui Beasiswa EMAS

    BINUS @Bekasi Berikan Solusi Finansial dan Investasi Masa Depan Anak Melalui Beasiswa EMAS

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Bekasi, 24 April 2026 – Memilih pendidikan tinggi saat ini lebih kompleks dari sebelumnya. Orang tua tidak hanya memikirkan biaya pendidikan yang semakin meningkat, tetapi juga memastikan bahwa pendidikan tersebut memberikan return on investment (ROI) yang sebanding dengan masa depan anak mereka. Banyak orang tua merasa khawatir akan biaya pendidikan, apalagi dengan adanya perubahan dunia […]

  • FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    FLOQ menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem aset digital Indonesia dalam peluncuran International Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa kripto berlisensi di Indonesia. Peluncuran ICEx menjadi langkah penting dalam membangun infrastruktur pasar yang lebih transparan, terregulasi, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional. FLOQ percaya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan komunitas akan menjadi […]

  • Memahami Peran Sentimen Pasar: Kunci Utama Mengidentifikasi Tren Trading

    Memahami Peran Sentimen Pasar: Kunci Utama Mengidentifikasi Tren Trading

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Artikel ini membahas peran krusial sentimen pasar dalam membentuk tren pergerakan harga aset di dunia trading dan investasi. KVB Futures menjelaskan bagaimana faktor psikologis kolektif investor memengaruhi volatilitas, pentingnya peran Liquidity Provider (LP) dalam menjaga stabilitas transaksi, serta memberikan panduan akses bagi trader untuk memanfaatkan peluang pasar melalui analisis mendalam dan platform trading yang kredibel […]

expand_less