Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global kembali menunjukkan penguatan dalam perdagangan terkini, didorong oleh meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat. Kombinasi sentimen tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai, sekaligus memicu minat beli dari pelaku pasar global.

Kondisi ini terjadi setelah muncul sinyal positif terkait kemungkinan de-eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan dari otoritas Iran yang membuka peluang untuk mengakhiri konflik, dengan syarat adanya jaminan keamanan, disambut optimistis oleh pelaku pasar. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga dikabarkan mempertimbangkan untuk menghentikan langkah militernya, meskipun jalur strategis seperti Selat Hormuz masih belum sepenuhnya pulih. Harapan terhadap proses perdamaian yang semakin nyata ini turut menopang penguatan harga emas dalam beberapa sesi terakhir.

Dari perspektif teknikal, Dupoin Futures melalui analisnya, Andy Nugraha, menilai bahwa tren pergerakan emas (XAU/USD) masih berada dalam fase bullish, khususnya dalam timeframe jangka pendek. Hal ini tercermin dari terbentuknya pola candlestick yang mengindikasikan dominasi tekanan beli, yang diperkuat oleh posisi harga di atas indikator Moving Average. Sinyal tersebut menjadi indikasi bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Dalam perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mengalami tekanan hingga menyentuh level 4.482 dolar AS. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena pasar dengan cepat merespons sentimen positif, sehingga harga berbalik arah dan naik ke kisaran 4.648 dolar AS. Rebound ini menunjukkan adanya area support yang solid, sekaligus memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan setiap pelemahan sebagai peluang untuk masuk.

Andy Nugraha memproyeksikan bahwa apabila momentum bullish terus terjaga, maka harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan hingga mendekati level resistance di 4.862 dolar AS. Sebaliknya, jika terjadi koreksi akibat aksi ambil untung atau perubahan sentimen, maka penurunan diperkirakan akan tertahan di sekitar level 4.539 dolar AS yang menjadi area support terdekat.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat. Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,31% menjadi salah satu faktor pendorong utama penguatan emas. Penurunan yield ini berimbas pada melemahnya dolar AS, yang tercermin dari penurunan Indeks Dolar AS (DXY) ke level 99,91. Pelemahan dolar membuat harga emas menjadi lebih kompetitif bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.

Di sisi lain, data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan adanya tanda-tanda pelemahan di sektor ketenagakerjaan. Laporan Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) mencatat penurunan jumlah lowongan pekerjaan, yang mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Meski demikian, tekanan inflasi masih menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Kenaikan harga energi mendorong ekspektasi inflasi tetap tinggi, yang pada akhirnya memengaruhi arah kebijakan moneter. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve yang menegaskan pentingnya menjaga ekspektasi inflasi menunjukkan bahwa bank sentral masih akan berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga. Bahkan, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga dalam beberapa tahun ke depan mulai berkurang.

Dengan latar belakang tersebut, pergerakan harga emas diperkirakan akan tetap dinamis dalam jangka pendek. Meskipun tren bullish masih mendominasi, pelaku pasar tetap perlu mencermati berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi arah harga, termasuk perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang menarik sebagai lindung nilai, sekaligus peluang investasi di tengah volatilitas yang tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Baru Stasiun Limapuluh, Kado KAI untuk Warga Batu Bara Jelang Lebaran 2026

    Wajah Baru Stasiun Limapuluh, Kado KAI untuk Warga Batu Bara Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah merampungkan penataan Stasiun Limapuluh. Peresmian wajah baru ini dilakukan oleh Vice President Divre I Sumatera Utara Sofan Hidayah bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, Rabu (11/). Rampungnya renovasi tersebut menjadi kado spesial bagi warga, mengingat […]

  • Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Februari 2026 – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang untuk melakukan penyesuaian kapasitas layanan dengan menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) yang berlaku pada 13 hingga 17 Februari 2026. […]

  • Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Medistra Hospital Resmikan CT Scan Revolution Apex Terbaru dan Aplikasi Digital

    Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Medistra Hospital Resmikan CT Scan Revolution Apex Terbaru dan Aplikasi Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Februari 2026 – Medistra Hospital terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan teknologi medis serta digital terbaru melalui kegiatan perilisan CT Scan dan Aplikasi Medistra Hospital. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Medistra Hospital dalam menjawab tantangan layanan kesehatan di era digital, khususnya terkait kebutuhan akan diagnosis yang cepat, tepat, dan […]

  • Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Realisasi volume angkutan barang di Daop 9 Jember mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025. Jember, 22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember […]

  • Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

    Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Hisense, merek global terkemuka di bidang elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, berpartisipasi dalam Appliance & Electronics World Expo 2026 (AWE 2026) di Shanghai, Tiongkok. Sebagai sponsor resmi FIFA World Cup 2026™, Hisense untuk pertama kalinya memperkenalkan portofolio produk terbaru Hisense Elite Collection untuk FIFA World Cup 2026™, serta menghadirkan berbagai solusi B2B untuk sektor […]

  • Indonesia Masuk Grup Neraka di Putaran 4: Bertemu Saudi & Irak, Tantangan Berat di Oktober 2025

    Indonesia Masuk Grup Neraka di Putaran 4: Bertemu Saudi & Irak, Tantangan Berat di Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle editor News
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Hasil undian Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menempatkan Timnas Indonesia di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Semua partai digelar secara centralized venue mulai 8–14 Oktober 2025, dengan tuan rumah Saudi dan Qatar membagi zona pertandingan dalam dua grup. Jadwal Lengkap Grup B (Venue: Arab Saudi) Hari Tanggal […]

expand_less