Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

JAKARTA — PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau tahun 2026, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap anomali iklim yang kerap dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Wacana kemarau ekstrem yang belakangan populer dengan sebutan “El Nino Godzilla” memicu perhatian berbagai pihak, termasuk pelaku industri perkebunan. Meski istilah tersebut tidak dikenal secara ilmiah, potensi kekeringan tetap menjadi perhatian serius, khususnya bagi sektor kelapa sawit yang sangat bergantung pada keseimbangan curah hujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menegaskan bahwa istilah tersebut tidak dikenal dalam kajian klimatologi. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan bahwa klasifikasi El Nino secara resmi terbagi menjadi lemah, moderat, dan kuat.

“Saat ini prediksi kami menunjukkan peluang 50–60 persen terjadinya El Nino lemah hingga moderat setelah semester kedua,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, PTPN IV PalmCo menetapkan status siaga dengan pendekatan mitigasi yang dilakukan secara dini dan terukur. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan memilih langkah konservatif dalam menghadapi potensi risiko iklim. “Kami tidak ingin mengambil risiko. Kesiapsiagaan tetap kami jalankan seolah menghadapi skenario terburuk,” kata Jatmiko, Selasa (31/3/2026), di Jakarta.

Salah satu fokus utama adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang menjadi risiko signifikan saat kemarau panjang, terutama di wilayah operasional Sumatera dan Kalimantan. Pendekatan penanganan yang sebelumnya bersifat responsif kini diperkuat menjadi preventif berbasis teknologi.

Perusahaan mengandalkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ARFINA (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara) untuk memantau potensi kebakaran secara real time. “Sistem ini membantu kami mendeteksi titik panas lebih awal, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas,” ujarnya.

Meski demikian, Jatmiko menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Setiap peringatan dari sistem akan langsung ditindaklanjuti oleh tim siaga di wilayah operasional.

Selain penguatan sistem deteksi dini, perusahaan juga memperkuat infrastruktur pendukung, seperti pembangunan embung dan sekat kanal di area rawan kekeringan. Upaya ini turut dilengkapi dengan kolaborasi bersama aparat TNI dan Polri dalam patroli serta aksi tanggap darurat karhutla.

Di sisi lain, potensi kemarau juga berdampak langsung terhadap produktivitas tanaman. Jatmiko menjelaskan bahwa kekeringan berkepanjangan dapat memicu berbagai risiko, mulai dari gangguan pertumbuhan hingga penurunan hasil produksi.

“Kemarau panjang membawa efek domino, seperti potensi ledakan hama, kekeringan tanah, hingga penurunan rendemen. Ini harus diantisipasi secara menyeluruh,” katanya.

Perhatian khusus diberikan pada tanaman belum menghasilkan (TBM), yang dinilai lebih rentan terhadap stres air karena sistem perakarannya belum optimal. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi memengaruhi keberhasilan investasi jangka panjang perusahaan.

Selain itu, perubahan kondisi lingkungan akibat kekeringan juga dapat meningkatkan populasi hama, seperti hewan pengerat dan serangga, yang mencari sumber makanan baru di area perkebunan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan menerapkan strategi agronomi adaptif, termasuk pengelolaan kelembapan tanah serta tata kelola air yang lebih efisien.

“Fokus kami adalah menjaga kondisi tanaman tetap optimal, terutama tanaman muda, serta memastikan siklus produksi tidak terganggu di tengah tekanan iklim,” ujar Jatmiko.

Melalui berbagai langkah tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan dan sosial yang kerap menyertai musim kemarau panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

    Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Cilegon, 2 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group(KRAS) mempertegas komitmen operational excellence dengan capaian produksi yang menembus angka 120 ribu ton pada Maret 2026. Capaian impresif ini merupakan bagian dari implementasi strategi “KRAS Reborn” guna mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian industri nasional dan […]

  • Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

    Hadapi Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan KA dengan 67.510 Tempat Duduk

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 12 Februari 2026 – Dalam rangka menghadapi libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada periode 13 s.d. 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan layanan optimal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Pada periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak […]

  • Kolaborasi BINUS Online dan Tribun: Mendorong Literasi Jurnalistik Generasi Muda di Era Digital

    Kolaborasi BINUS Online dan Tribun: Mendorong Literasi Jurnalistik Generasi Muda di Era Digital

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    25 Februari 2026 – BINUS Online berkolaborasi dengan Tribun menggelar Webinar Jurnalistik Ilmu Komunikasi Di Era Digital: Cara Media Bekerja dan Masa Depannya di Tangan Anak Muda, yang diikuti oleh 9 Sekolah yang ada di Jakarta. Di era transformasi digital yang berkembang sangat pesat, kemampuan literasi media dan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting yang […]

  • Kompak dan Bersemangat, Tim Tenis BRI Region 6/Jakarta 1 Cerminkan Work Life Balance BRILiaN

    Kompak dan Bersemangat, Tim Tenis BRI Region 6/Jakarta 1 Cerminkan Work Life Balance BRILiaN

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk nyata penerapan budaya Work Life Balance BRILiaN, BRI Region 6/Jakarta 1 terus mendorong para pekerjanya untuk aktif dalam berbagai aktivitas positif, termasuk kegiatan olahraga yang rutin dilaksanakan di sela kesibukan pekerjaan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan penuh semangat kebersamaan. Beragam cabang olahraga diikuti […]

  • TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

    TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    TechnoGIS mengikuti Smart City Expo Taiwan 2026 di Taipei untuk memperkenalkan iT Sensing sebagai solusi geospasial. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama internasional dan memperkuat ekspansi global berbasis teknologi. TechnoGIS turut berpartisipasi dalam ajang Smart City Expo Taiwan 2026 yang berlangsung pada 17–20 Maret 2026 di Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan. Dalam kegiatan tersebut, […]

  • Memajukan Masa Depan AI yang Inklusif bagi Global South

    Memajukan Masa Depan AI yang Inklusif bagi Global South

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Oleh Sandeep ChakravortyDuta Besar India untuk Indonesia JAKARTA — India akan menjadi tuan rumah Global AI Impact Summit 2026 di New Delhi pada 16–20 Februari 2026. KTT ini akan mempertemukan lebih dari 100 negara dan organisasi internasional, dengan tujuh kelompok kerja khusus, atau “Chakras,” yang diketuai bersama oleh India dan dua negara lainnya, untuk merumuskan […]

expand_less