Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

JAKARTA — PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau tahun 2026, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap anomali iklim yang kerap dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Wacana kemarau ekstrem yang belakangan populer dengan sebutan “El Nino Godzilla” memicu perhatian berbagai pihak, termasuk pelaku industri perkebunan. Meski istilah tersebut tidak dikenal secara ilmiah, potensi kekeringan tetap menjadi perhatian serius, khususnya bagi sektor kelapa sawit yang sangat bergantung pada keseimbangan curah hujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menegaskan bahwa istilah tersebut tidak dikenal dalam kajian klimatologi. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan bahwa klasifikasi El Nino secara resmi terbagi menjadi lemah, moderat, dan kuat.

“Saat ini prediksi kami menunjukkan peluang 50–60 persen terjadinya El Nino lemah hingga moderat setelah semester kedua,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, PTPN IV PalmCo menetapkan status siaga dengan pendekatan mitigasi yang dilakukan secara dini dan terukur. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan memilih langkah konservatif dalam menghadapi potensi risiko iklim. “Kami tidak ingin mengambil risiko. Kesiapsiagaan tetap kami jalankan seolah menghadapi skenario terburuk,” kata Jatmiko, Selasa (31/3/2026), di Jakarta.

Salah satu fokus utama adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang menjadi risiko signifikan saat kemarau panjang, terutama di wilayah operasional Sumatera dan Kalimantan. Pendekatan penanganan yang sebelumnya bersifat responsif kini diperkuat menjadi preventif berbasis teknologi.

Perusahaan mengandalkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ARFINA (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara) untuk memantau potensi kebakaran secara real time. “Sistem ini membantu kami mendeteksi titik panas lebih awal, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas,” ujarnya.

Meski demikian, Jatmiko menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Setiap peringatan dari sistem akan langsung ditindaklanjuti oleh tim siaga di wilayah operasional.

Selain penguatan sistem deteksi dini, perusahaan juga memperkuat infrastruktur pendukung, seperti pembangunan embung dan sekat kanal di area rawan kekeringan. Upaya ini turut dilengkapi dengan kolaborasi bersama aparat TNI dan Polri dalam patroli serta aksi tanggap darurat karhutla.

Di sisi lain, potensi kemarau juga berdampak langsung terhadap produktivitas tanaman. Jatmiko menjelaskan bahwa kekeringan berkepanjangan dapat memicu berbagai risiko, mulai dari gangguan pertumbuhan hingga penurunan hasil produksi.

“Kemarau panjang membawa efek domino, seperti potensi ledakan hama, kekeringan tanah, hingga penurunan rendemen. Ini harus diantisipasi secara menyeluruh,” katanya.

Perhatian khusus diberikan pada tanaman belum menghasilkan (TBM), yang dinilai lebih rentan terhadap stres air karena sistem perakarannya belum optimal. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi memengaruhi keberhasilan investasi jangka panjang perusahaan.

Selain itu, perubahan kondisi lingkungan akibat kekeringan juga dapat meningkatkan populasi hama, seperti hewan pengerat dan serangga, yang mencari sumber makanan baru di area perkebunan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan menerapkan strategi agronomi adaptif, termasuk pengelolaan kelembapan tanah serta tata kelola air yang lebih efisien.

“Fokus kami adalah menjaga kondisi tanaman tetap optimal, terutama tanaman muda, serta memastikan siklus produksi tidak terganggu di tengah tekanan iklim,” ujar Jatmiko.

Melalui berbagai langkah tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan dan sosial yang kerap menyertai musim kemarau panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan Dana Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru,  BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Fleksibel

    Siapkan Dana Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Juni 2026 – Memasuki periode kenaikan kelas dan penerimaan peserta didik baru, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pendidikan anak. Mulai dari uang pangkal, biaya daftar ulang, pembelian perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan penunjang pembelajaran menjadi pengeluaran yang perlu diantisipasi agar tidak mengganggu kondisi keuangan keluarga. Kebutuhan dana pendidikan sendiri terus menunjukkan tren peningkatan […]

  • Melalui PT RPN, Holding Perkebunan Nusantara Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI sebagai Pusat Edukasi dan Ekonomi

    Melalui PT RPN, Holding Perkebunan Nusantara Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI sebagai Pusat Edukasi dan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PASURUAN – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menghidupkan kembali kawasan bersejarah Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sebagai pusat edukasi dan penggerak ekonomi berbasis heritage. Melalui penataan kawasan cagar budaya dan pengembangan museum gula, PT RPN mendorong pemanfaatan warisan sejarah tidak hanya sebagai objek pelestarian, […]

  • Miqat Tour & Travel, Spesialis Umroh Hemat dengan Layanan Visa dan Tiket Pesawat Resmi

    Miqat Tour & Travel, Spesialis Umroh Hemat dengan Layanan Visa dan Tiket Pesawat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Miqat Tour & Travel, spesialis umroh hemat resmi PPIU di Jakarta. Menyediakan paket umrah, visa umrah, tiket pesawat, dan halal tour terpercaya. Di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah, biaya perjalanan masih menjadi salah satu pertimbangan utama bagi banyak calon jamaah.  Menjawab kebutuhan tersebut, Miqat Tour & Travel hadir sebagai spesialis umroh […]

  • Harga Emas Hari Ini: Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD

    Harga Emas Hari Ini: Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Memantau pergerakan harga emas hari ini merupakan aktivitas rutin bagi para pelaku pasar yang ingin memahami denyut nadi ekonomi global. Sebagai salah satu instrumen investasi tertua dan paling likuid, emas atau pasangan mata uang XAUUSD bertindak sebagai barometer sensitif terhadap berbagai dinamika makroekonomi dan geopolitik dunia. Pergerakan nilainya sering kali memberikan sinyal awal mengenai arah […]

  • Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia membangun sumur bor di Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari program CSR “Sumatra Disaster Relief: Clean Water for Aceh Tamiang”. Program ini ditujukan untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor yang saat ini berada dalam fase rehabilitasi. Inisiatif ini menjangkau sekitar 300 kepala keluarga atau […]

  • India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

    India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan India dan Indonesia telah dimulai dari laut. Para pedagang, biksu, cendekiawan, perajin, pendongeng, dan peziarah tidak hanya membawa barang dagangan melintasi samudra. Mereka juga membawa bahasa, aksara, kepercayaan, kisah-kisah, tradisi kuliner, serta cara pandang terhadap kehidupan. Di tengah […]

expand_less