Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian

Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Senin (2/11/26) setelah mengalami kesulitan menembus area resistance utama. Meskipun risiko geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor pendukung harga, munculnya harapan meredanya konflik melalui jalur diplomasi dapat mengurangi kekhawatiran terhadap pasokan minyak global. Kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut membuat arah pergerakan WTI perlu dicermati dengan hati-hati.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit melihat adanya indikasi pelemahan momentum kenaikan minyak pada timeframe empat jam (H4). Harga WTI sebelumnya berupaya menembus zona resistance kuat di US$103,31–US$104,84, tetapi belum berhasil melewati area tersebut. Kegagalan ini mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai menghadapi hambatan dan membuka peluang bagi harga untuk memasuki fase koreksi.

Salah satu sinyal yang menjadi perhatian Dupoin Futures adalah terbentuknya pola Rising Wedge. Pola teknikal tersebut ditandai oleh pergerakan harga yang cenderung naik di dalam rentang yang semakin menyempit. Dalam situasi tertentu, pola ini dapat menunjukkan bahwa momentum bullish mulai kehilangan kekuatan dan meningkatkan risiko pembalikan arah menuju tren bearish.

Indikasi pelemahan tersebut diperkuat oleh indikator Stochastic yang memperlihatkan Bearish Divergence. Sinyal ini menunjukkan adanya perbedaan antara arah pergerakan harga dan momentum, yang dapat mengisyaratkan berkurangnya kekuatan kenaikan. Menurut analisis Dupoin Futures, kombinasi Rising Wedge dan Bearish Divergence meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bertambahnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Selama WTI belum mampu menembus resistance US$103,31–US$104,84, peluang berlanjutnya koreksi masih terbuka. Area tersebut menjadi batas teknikal penting untuk menilai apakah pembeli mampu mengembalikan momentum kenaikan atau justru tekanan jual semakin dominan. Apabila harga berhasil menembus resistance dengan dukungan momentum yang lebih kuat, skenario koreksi perlu dievaluasi kembali berdasarkan perkembangan pergerakan selanjutnya.

Dari sisi fundamental, rangkuman Reuters menunjukkan bahwa pasar minyak masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Potensi gangguan distribusi minyak akibat konflik di kawasan tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan global. Risiko ini berpotensi mempertahankan premi geopolitik dan memberikan dukungan bagi harga minyak mentah.

Namun, perkembangan diplomasi turut menciptakan tekanan yang berlawanan. Pembicaraan antara Iran dan Qatar meningkatkan harapan pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk meredakan konflik. Jika upaya diplomatik menghasilkan perkembangan positif, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dapat berkurang dan mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur terhadap minyak.

Harga WTI juga telah mengalami kenaikan cukup besar sepanjang Oktober sehingga rentan terhadap aksi ambil untung. Dalam kondisi harga yang sudah berada pada level tinggi, kabar positif mengenai kemungkinan perdamaian dapat memicu penjualan, terutama ketika indikator teknikal menunjukkan pelemahan momentum kenaikan.

Dupoin Futures menilai bahwa arah WTI selanjutnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara risiko gangguan pasokan dan peluang meredanya konflik. Selain perkembangan hubungan Iran dan negara-negara di kawasan, keputusan produsen minyak mengenai tingkat produksi juga dapat memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan global.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat potensi koreksi WTI masih perlu diwaspadai setelah harga gagal menembus resistance dan menunjukkan sinyal pelemahan teknikal. Meski demikian, ketegangan geopolitik yang kembali meningkat dapat menopang harga dan membatasi penurunan. Karena itu, pelaku pasar perlu memantau perkembangan diplomasi, kebijakan produksi minyak, serta respons harga di zona resistance US$103,31–US$104,84 untuk menilai arah pergerakan berikutnya.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PU Siap Tangani Perbaikan Jalan Provinsi Blangkejeren–Kutacane untuk Pulihkan Konektivitas Gayo Lues

    Kementerian PU Siap Tangani Perbaikan Jalan Provinsi Blangkejeren–Kutacane untuk Pulihkan Konektivitas Gayo Lues

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan penanganan infrastruktur konektivitas yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Langkah ini mencakup penanganan pada ruas jalan provinsi Blangkejeren – Kutacane yang menghubungkan wilayah Pining di Kabupaten Gayo Lues. Keterlibatan Kementerian PU dalam penanganan jalan daerah ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, […]

  • Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

    Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Melalui pembahasan ini, pemerintah berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan skema pembiayaan perumahan bagi MBT. Dengan demikian, masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh fasilitas KPR yang tersedia dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau. Jakarta, 3 November 2026 – Pemerintah bersama asosiasi pengembang […]

  • Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

    Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta — PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menyatakan kesiapan mendukung agenda pemerintah dalam percepatan hilirisasi industri ayam terintegrasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. Program industri ayam terintegrasi diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung penyediaan protein hewani, terutama daging ayam dan telur, yang kebutuhannya terus meningkat seiring pertumbuhan […]

  • Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026

    Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Apa yang tidak boleh dilepaskan semasa menonton acara besar Piala Dunia 2026? Sudah pasti, ia akan menjadi rakan Piala Dunia, pilihan premium produk Eropah dari Greece dan Latvia! Menyempurnakan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 Jika anda seorang peminat bola sepak, anda pasti tahu tiada apa yang dapat mengalahkan snek rangup yang lazat, terutamanya snek premium […]

  • WSBP Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional, Dorong Penguatan Kinerja Perusahaan

    WSBP Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional, Dorong Penguatan Kinerja Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (“WSBP”) senantiasa meningkatkan kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur Tanah Air, selaras dengan strategi untuk mendorong penguatan kinerja. Per 30 Juni 2026, WSBP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar pada Semester I 2026. Capaian ini berasal dari kontribusi lini bisnis Beton Precast sebesar Rp310,30 miliar, Readymix […]

  • Dukung Pertumbuhan Bisnis, BRI Finance Targetkan Obligasi Semester II-2026

    Dukung Pertumbuhan Bisnis, BRI Finance Targetkan Obligasi Semester II-2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis melalui rencana penerbitan obligasi yang dijadwalkan pada kuartal III-2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan struktur pendanaan sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan pembiayaan pada paruh kedua tahun ini. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi […]

expand_less