Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang investasi baru dari sektor kendaraan listrik (EV), elektronik, data centre, hingga manufaktur berorientasi ekspor yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan jaringan logistik yang semakin kompleks.

Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang dan Subang Smartpolitan, Abednego Purnomo, mengatakan perubahan kebutuhan investor tersebut mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap industri nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Investor tidak lagi hanya mengevaluasi biaya lahan atau kecepatan pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sebuah kawasan dapat mendukung efisiensi supply chain dan keberlangsungan operasional mereka dalam jangka panjang,” ujar Abednego.

Menurutnya, perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian investor terhadap faktor-faktor yang sebelumnya tidak menjadi pertimbangan utama, seperti konektivitas menuju pelabuhan dan jaringan transportasi nasional, ketersediaan utilitas yang andal, hingga keberadaan fasilitas pendukung yang mampu menunjang aktivitas bisnis.

Tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya minat investor asing dan domestik terhadap kawasan industri yang memiliki dukungan infrastruktur strategis. Suryacipta mencatat peningkatan minat dari investor asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, permintaan dari negara-negara strategis lainnya tetap berjalan positif, misalnya dari Jepang. Ketertarikan tersebut datang dari berbagai sektor, mayoritas dari sektor otomotif (khususnya EV) dan sektor part otomotif. Diikuti oleh heavy machinery, elektronik, data centre, dan pergudangan.

Selain mencari lokasi produksi, investor juga mulai mempertimbangkan aspek pengembangan kawasan dan dukungan ekosistem bisnis secara menyeluruh seperti layanan investasi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri kini semakin dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar lokasi untuk membangun pabrik.

Abednego menilai, tren pemilihan kawasan ini akan membentuk pola persaingan baru di sektor kawasan industri nasional dalam beberapa tahun mendatang.

“Ke depan, daya saing kawasan industri akan semakin ditentukan oleh kualitas ekosistem yang dimiliki. Kawasan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan industri, logistik, dan pengembangan bisnis akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menarik investasi baru,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA,  Saturday, August 15, 2026

    MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 15, 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Tanggal August 16, 2026 Acara: PURANA 17: “Renjana Perca” Lokasi: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall level 1 Talkshow 1: From Bottle to Beauty (11:00 AM – 1:00 PM) Pembicara: Nonita Respati (Founder & CCO, PURANA) dan Perwakilan dari ParagonCorp. Diskusi Utama: Menyoroti perjalanan 17 tahun PURANA dalam mengubah limbah kain menjadi Livable Art (karya […]

  • Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

    Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bangka Belitung, 14 Januari 2026 Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam […]

  • Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa dalam analisis fundamental Anda. Faktor yang sering menjadi pembeda antara trader sukses dan mereka yang gagal adalah kontrol psikologis. Di pasar keuangan yang bergerak dinamis, emosi manusia seperti ketakutan dan keserakahan sering kali memicu kesalahan fatal yang sebenarnya bisa dihindari […]

  • Dampingi Menteri PKP Bertemu dengan Para Gubernur Daerah, BP Tapera Siap Support Program Hunian Melalui FLPP

    Dampingi Menteri PKP Bertemu dengan Para Gubernur Daerah, BP Tapera Siap Support Program Hunian Melalui FLPP

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    “Keberhasilan berbagai program hunian pemerintah bergantung pada kualitas penyelenggaranya. Kita harus terus terbuka, agar rakyat dapat mengetahui haknya,” pungkas Maruarar Sirait. Jakarta, 30 Juni 2026 – Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho bersama Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma hadir dalam rapat yang diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). […]

  • KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove

    KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, KAI Logistik melaksanakan kegiatan penanaman 270 bibit mangrove di kawasan pesisir Marunda, Jakarta Utara, pada Jumat (3/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. VP of […]

  • Peran Indikator dalam Membaca Sinyal Trading di Platform Digital

    Peran Indikator dalam Membaca Sinyal Trading di Platform Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading modern, indikator teknikal menjadi alat penting bagi trader untuk membaca sinyal pasar. Dengan bantuan indikator, trader dapat menganalisis pergerakan harga secara lebih objektif dan membuat keputusan yang lebih terarah. Platform digital seperti MetaTrader 5 menyediakan berbagai indikator yang dapat membantu trader memahami tren, momentum, hingga potensi reversal. Apa Itu Indikator dalam Trading […]

expand_less