Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Jakarta, 5 Maret 2026. Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian di dunia, yaitu dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia) dimana Atrial Fibrilation (AF) merupakan aritmia yang paling umum. AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung dan meningkatkan risiko suddent cardiac death. Oleh karena itu, sejalan dengan Pulse Day Campaign yang diselenggarakan oleh Asia-Pacific Heart Rhytm Society (APHRS) dan Indonesian Heart Rythm Society (InaHRS), Siloam Hospitals TB Simatupang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meluncurkan kampanye edukatif Lets Check The Beat untuk mengajak masyarakat mengenal aritmia, faktor risikonya dan melakukan deteksi dini dengan EKG Screening. 

Atrial Fibrilasi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko stroke hingga 5 kali, risiko gagal jantung hingga 5 kali, risiko serangan jantung hingga 2 kali, risiko kematian jantung mendadak hingga 2,5 kali.1 Di Asia sendiri diprediksi akan ada 75 juta kasus pada tahun 2050. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori (holter) terbukti memiliki aritmia. 37% dari pasien stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan usia produktif. Selain itu, saat ini sudah ada sekitar 1723 pasien aritmia yang berhasil dideteksi dan ditangani dengan baik. Pemantauan kondisi jantung secara berkelanjutan sangat penting karena atrial fibrilasi (AF) terdeteksi pada lebih dari 20% penyintas stroke dalam tiga tahun dibandingkan sekitar 2.5% melalui pelayanan reguler. 

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Ibu Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyakit jantung sudah menjadi tantangan besar kesehatan global dan nasional.. Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Karena itu, pengendaliannya menjadi prioritas dalam kebijakan transformasi kesehatan, khususnya pada penguatan upaya promotif, dan preventif. Salah satu bentuk gangguan jantung yang perlu mendapat perhatian serius adalah Atrial Fibrilasi (AF). Sekitar sepertiga pasien AF tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sampai terjadi komplikasi seperti stroke atau gagal jantung. Padahal, AF yang tidak tertangani dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan. Inilah mengapa skrining dan deteksi dini menjadi sangat penting. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah konkret, antara lain penguatan edukasi masyarakat melalui kampanye gaya hidup sehat dengan pesan CERDIK, pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan skrining dan deteksi dini faktor risiko dan penyakit jantung serta penyediaan alat EKG di Puskesmas guna mendukung diagnosis penyakit jantung di layanan primer. Upaya ini diperkuat dengan peningkatan kapasitas dokter agar mampu melakukan interpretasi awal dan tata laksana sesuai kewenangan. Berdasarkan data ASIK CKG sejak Februari s/d Desember 2025 tercatat sudah 2.415.198 peserta usia ≥ 40 tahun dengan hipertensi dan/atau DM dari 11.033.438 peserta atau sudah melampaui target program sebesar 20% atau 2.206.687 orang  yang dilakukan pemeriksaan EKG. Kami memandang kampanye Lets Check The Beat yang akan dilakukan oleh Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai inisiatif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, karena menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali irama jantungnya dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka prevalensi kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke, termasuk mencegah terjadinya stroke pada usia yang semakin muda.”

dr. Erika Maharani, Sp.JP(K) – Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) dalam sambutannya mengatakan, ”Data menunjukkan bahwa jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara sistem pelayanan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga subspesialis aritmia yang belum merata, akses terhadap terapi definitif seperti ablasi jantung dan perangkat implan yang masih terbatas, serta dukungan pembiayaan yang belum sepenuhnya optimal. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Perhimpunan Aritmia Indonesia (PERITMI/InaHRS) menyusun Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional yang selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, dengan fokus pada penguatan deteksi dini, perluasan akses layanan, pembentukan registri nasional berbasis data, penguatan pembiayaan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan layanan aritmia yang lebih merata, mudah diakses, dan berbasis bukti di seluruh Indonesia, sehingga berkontribusi pada penurunan angka stroke dan kematian jantung mendadak sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sejalan dengan semangat Pulse Day 2026, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospitals atas inisiatif kampanye kesadaran aritmia “Let’s Check The Beat”, yang menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan penyedia layanan kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini serta edukasi masyarakat.”

dr Grace Frelita, MM, Chief of Medical Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan komitmen Siloam International Hospitals terhadap penyakit jantung, “Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan layanan komprehensif kelas dunia, teknologi canggih dan terkini, serta tim multidisipliner untuk layanan jantung. Kami memiliki 14 pusat pelayanan jantung terpadu, lebih dari 250 dokter spesialis dan subspesialis jantung, dan telah melakukan lebih dari 2.100 operasi jantung dan lebih dari 15.800 prosedur Cath Lab setiap tahunnya. Komitmen ini terus kami jaga sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia lebih sehat. Kami bangga, salah satu pusat pelayanan jantung ada di Siloam Hospitals TB Simatupang yang fokus pada artimia.” 

Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang serta ahli aritmia di Indonesia, menjelaskan, ““Secara global data menunjukkan hingga 40% pasien stroke iskemik berhubungan dengan AF. Khususnya stroke pada orang muda, umumnya berkaitan dengan AF. Data studi Optima yang dilakukan di 25 senter di seluruh Indonesia, menemukan bahwa penderita AF di Indonesia lebih muda dibanding negara maju, dan cakupan pencegahan stroke bagi mereka masih sangat rendah. Terapi AF meliputi tata laksana faktor risiko dan komorbid, pencegahan stroke, kendali laju atau irama jantung, dan evaluasi berkala karena dinamisitas AF. Kendali irama yaitu mengembalikan irama AF ke irama normal (irama sinus) merupakan upaya ideal yang menjadi pilihan para ahli aritmia. Ablasi kateter pada AF terbukti lebih efektif dan aman dari pada obat-obatan. Melakukan ablasi pada AF dini yaitu kurang dari 1 tahun terbukti bukan hanya memperbaiki kualitas hidup tetapi juga dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup. Di Siloam Hospitals TB  Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA (Radio Frequency Ablation), CBA (Cryo Ballon Ablation) dan PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi prosedur standar dalam tata laksana aritmia. Sebaliknya, ablasi juga kini bermanfaat untuk pasien dengan laju jantung yang terlalu rendah yang sering menyebabkan sinkop/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan. Dulu pasien seperti ini memerlukan pemasangan alat pacu jantung.”

Siloam Hospitals TB  Simatupang telah melakukan penanganan berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah. Meskipun belum lama berdiri, pusat aritmia SHTB telah berhasil melakukan tindakan ablasi pada 110 kasus aritmia kompleks, Terobosan terkini pada tata laksana aritmia SHTB adalah ablasi tanpa pemakaian X-ray yaitu  non fluoroscopic ablation. Prosedur ini mengeliminasi paparan radiasi sehingga lebih aman bagi pasien. 

Aritmia bisa dideteksi dan dapat ditangani sejak dini. Untuk itu, edukasi menjadi sangat penting. Hal ini yang menjadi latar belakang kampanye edukatif Let’s Check The Beat. 

Ibu Mada Shinta Dewi- CEO Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan, “Tujuan kampanye Let’s Check The Beat adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menurunkan beban yang ditimbulkan akibat aritmia. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori(holter) terbukti memiliki aritmia. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk lebih paham mengenai aritmia supaya tidak memandang remeh kondisi ini karena mempunyai risiko yang tinggi terhadap stroke bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak.” 

Kampanye Lets Check The Beat menyediakan deteksi dini risiko aritmia melalui EKG Screening setiap hari Kamis dan Jumat jam 10.00 – 12.0 WIB dan Sabtu di jam 09.00 – 11.00 WIB di Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, juga akan ada edukasi ke masyarakat dan dokter-dokter spesialis mengenai terobosan terkini penanganan aritmia. Kampanye ini dimulai sejalan dengan Global Arrhythmia Awareness Week pada Maret hingga berakhir di September 2026, bertepatan dengan World Heart Day.  

Iwet Ramadan, Penyintas Stroke dan Campaign Ambassador mengatakan, “Sebagai penyintas stroke, saya sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan. Mengetahui fakta bahwa stroke bisa berulang dan aritmia bisa menyebabkan stroke berulang, maka saya berinisiatif melakukan deteksi dini aritmia. Saya mengajak semua yang berisiko maupun yang tidak berisiko stroke untuk mencari informasi mengenai artimia, lakukan deteksi dini artimia terutama di RS yang memberikan layanan komprehensif untuk artimia, seperti manfaatkan EKG Screening gratis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.” 

“Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai Pusat Artimia didukung oleh berbagai layanan seperti CT Scan 512 Slice generasi terbaru, Cath Lab yang dilengkapi dengan intracardiac echocardiography (ICE) yang mendukung tindakan non-fluoroscopic cardiac ablation dan dokter ahli aritmia terbaik di Indonesia serta perawat-perawat yang tersertifikasi.  Dengan unggulan tersebut, kami berharap bisa menjadi mitra kesehatan bagi masyarakat serta rujukan bagi rumah sakit sekitar dalam penanganan artimia yang tepat dan cepat,” tutup Ibu Mada. Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

    ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ProviderSMM menghadirkan fitur baru bernama Request Layanan untuk reseller yang belum menemukan layanan Social Media Marketing (SMM) yang mereka butuhkan di katalog. Permintaan tersebut nantinya masuk ke proses pengecekan dan pengujian sebelum diputuskan bisa tersedia untuk pengguna atau tidak. Fitur ini lahir dari database layanan yang selama ini dikumpulkan ProviderSMM dari berbagai panel dan provider […]

  • BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

    BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sebagai tindak lanjut, seluruh kementerian dan lembaga terkait akan memfinalisasi data calon penerima manfaat, menyelesaikan substansi Surat Edaran Bersama, serta membentuk tim teknis guna memastikan pelaksanaan penyerahan sertifikat pada 10 Agustus 2026 di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai rencana. BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung target pemerintah memperluas […]

  • WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?

    WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. WhatsApp cocok untuk pelanggan yang memilih berkomunikasi melalui aplikasi pesan, sedangkan Live Chat membantu […]

  • Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech dan Bisnis Digital Indonesia

    Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech dan Bisnis Digital Indonesia

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Ketergantungan bisnis digital Indonesia terhadap API terus meningkat. Bank, fintech, penyedia pembayaran, e-wallet, marketplace, dan berbagai layanan digital mengandalkan API untuk menghubungkan sistem dan bertukar data. Bertambahnya endpoint juga memperluas area yang perlu diamankan. Salah satu risiko yang mendapat perhatian dalam OWASP API Security Top 10 adalah Broken Object […]

  • SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

    SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Mei 2026 – Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah administrasi Donald Trump dikabarkan sedang bersiap untuk membuka jalur regulasi baru yang memungkinkan versi token digital dari saham perusahaan dapat diperdagangkan di platform kripto. Bertepatan dengan ini Bittime, menghadirkan aset-aset tokenisasi Real World Assets (RWA) berbasis Stocks. Sebelumnya, menurut artikel dari Traders Union. Securities […]

  • Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

    Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Januari 2026 – Pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada forum Business Matching Kementerian Perindustrian pada Desember 2025 mengenai kuatnya pengaruh mafia impor menegaskan bahwa tantangan industri nasional bersifat struktural. Dikatakannya, tekanan impor berharga rendah yang tidak mencerminkan struktur biaya wajar telah mendistorsi pasar dan melemahkan industri dalam negeri. Pengamat industri baja dan […]

expand_less