Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Info Daop 2 Bd

Senin, 31 Agustus 2026

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

Bandung (Jawa Barat), 31 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa kereta api untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika berada di lingkungan perkeretaapian seperti di sekitar jalur KA, di stasiun dan perlintasan sebidang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI dan petugas, tetapi membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh masyarakat dan pengguna jasa kereta api.

“Kami menghimbau masyarakat dan pengguna jasa KA untuk selalu memperhatikan keselamatan diri ketika berada di lingkungan perkeretaapian. Patuhi seluruh marka, rambu, serta arahan petugas. Jangan mengambil risiko sekecil apa pun, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mencatat masih adanya kejadian yang berkaitan dengan pelanggaran keselamatan di wilayah operasionalnya. Periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat 32 kejadian orang menemper KA, dengan rincian 4 orang mengalami luka-luka dan 26 orang meninggal dunia.

Selain itu, pada periode yang sama juga tercatat 10 kejadian kendaraan menemper KA baik roda 2 maupun roda 4, dengan korban 5 orang mengalami luka-luka dan 1 orang meninggal dunia.

Selain itu, kami juga mencatat sebanyak 7 kejadian kendaraan menemper palang pintu perlintasan yang telah tertutup, tentunya ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan raya tersebut, serta melanggar aturan yang berlaku.

Data tersebut menjadi pengingat bahwa kelalaian maupun ketidakdisiplinan di lingkungan perkeretaapian dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat serius, bahkan mengakibatkan korban jiwa.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengambil risiko ketika berada di jalur maupun perlintasan kereta api,” tegas Kuswardojo.

Mengingat masih seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang diakibatkan ketidakdisiplinan pengguna jalan raya, KAI Daop 2 Bandung menghimbau seluruh masyarakat yang akan melintasi perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga, agar selalu berhenti sejenak sebelum melintasi jalur KA, tengok kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas. Apabila kondisi telah dipastikan aman, barulah perjalanan dapat dilanjutkan.

KAI juga mengingatkan pengguna jalan untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan yang telah ditutup atau menerobos ketika tanda peringatan kereta api akan melintas telah diaktifkan dan petugas memberikan tanda bahwa kereta api akan segera melintas.

“Kami kembali mengingatkan, ketika akan melintasi perlintasan sebidang, jangan terburu-buru. Berhenti sejenak, tengok kiri dan kanan, pastikan kondisi benar-benar aman. Jika aman, barulah melanjutkan perjalanan. Jangan pernah menerobos palang pintu yang sudah tertutup,” jelas Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan bahwa kereta api memiliki karakteristik perjalanan yang berbeda dengan kendaraan di jalan raya. Kereta api memiliki bobot yang besar dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang.

Selain keselamatan di perlintasan sebidang, kami juga mengingatkan pengguna jasa KA agar selalu memperhatikan keselamatan saat berada di stasiun, khususnya di area peron.

Pengguna jasa KA dihimbau untuk memperhatikan marka dan tanda ruang batas aman ketika berada di peron stasiun maupun saat naik dan turun dari kereta api di stasiun. Pengguna jasa tidak diperkenankan berdiri terlalu dekat dengan tepi peron dan harus selalu berada di area yang telah ditentukan.

KAI juga mengingatkan pengguna jasa untuk selalu mengawasi anak-anak yang berada dalam pendampingannya agar tidak bermain atau melakukan aktivitas di dekat tepi peron.

KAI Daop 2 Bandung juga kembali menegaskan bahwa jalur rel kereta api merupakan area steril yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang jalur rel, termasuk berjalan kaki, bermain, duduk-duduk, berfoto, membuat konten, berjualan, maupun aktivitas lainnya yang tidak berkaitan dengan kepentingan operasional kereta api.

Ketentuan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Area jalur kereta api diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian dan harus terbebas dari aktivitas masyarakat yang dapat mengganggu maupun membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami tegaskan kembali bahwa jalur rel adalah area steril. Tidak boleh ada aktivitas masyarakat di jalur rel yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan KA. Jangan menjadikan jalur rel sebagai tempat bermain, berfoto, membuat konten, ataupun melakukan aktivitas lainnya,” tegas Kuswardojo.

Masyarakat yang memasuki atau melakukan aktivitas di area terbatas perkeretaapian dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berbagai upaya terus dilakukan KAI untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, antara lain melalui pengawasan prasarana, perawatan jalur dan fasilitas perkeretaapian, pengamanan stasiun, edukasi kepada masyarakat, serta sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Namun, upaya tersebut perlu didukung dengan kesadaran dan kepatuhan masyarakat.

KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan kepentingan dan tanggung jawab bersama. Masyarakat dan pengguna jasa KA diharapkan tidak hanya menjaga keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga turut menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman bagi seluruh pengguna jasa KA.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Mari bersama-sama disiplin, patuh terhadap aturan, dan tidak mengambil risiko di lingkungan perkeretaapian,” pungkas Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bandara Dukung Mobilitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA Berbasis PSO  Yogyakarta, 29 Juni 2026 – KAI Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan tr

    KAI Bandara Dukung Mobilitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA Berbasis PSO Yogyakarta, 29 Juni 2026 – KAI Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan tr

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KAI Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau guna meningkatkan konektivitas masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui layanan KA Bandara YIA dengan dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari Pemerintah, masyarakat di wilayah Wates kini semakin mudah mengakses pusat Kota Yogyakarta maupun Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Tingginya minat masyarakat […]

  • KAI Divre III Palembang Meriahkan Tahun Baru Imlek 2577 dengan Atraksi Barongsai dan Kejutan Spesial

    KAI Divre III Palembang Meriahkan Tahun Baru Imlek 2577 dengan Atraksi Barongsai dan Kejutan Spesial

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Palembang, 17 Februari 2026 – Dalam rangka menyemarakkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menghadirkan Festival Barongsai dan pembagian suvenir bagi para pelanggan di Stasiun Kertapati. Tahun Baru Imlek 2577 Konzili dimanfaatkan KAI Divre III Palembang untuk memberikan suguhan istimewa bagi para pelanggan, khususnya penumpang KA Bukit […]

  • Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat

    Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Perakitan rangka baja menggunakan besi CNP di bengkel dapat mempercepat penyelesaian proyek karena proses pemotongan dan pengelasan lebih terkontrol serta tidak terganggu cuaca. Namun, keberhasilannya bergantung pada keseragaman kualitas dan dimensi material agar komponen dapat dipasang dengan tepat tanpa penyetelan ulang. Tenggat proyek jarang bergeser, tetapi pekerjaan rangka sering tertinggal jadwal. Perakitan di ketinggian memakan […]

  • OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

    OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 – Maraknya Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap industri aset kripto di Indonesia. Isu tersebut menjadi pembahasan dalam sesi Risiko Penggunaan PAKD Ilegal dan Pengamanan Ekosistem AKD pada gelaran FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9). […]

  • Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke .000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

    Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime. Bertepatan dengan ini Bittime menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia yang dapat menjadi kesempatan “Buy The Deep”. […]

  • Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

    Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Latar Belakang: Partisi Sistem Sungai Sistem Sungai Indus terdiri dari enam sungai besar—Indus, Chenab, Jhelum, Ravi, Beas, dan Sutlej—yang mengalir melalui wilayah India dan Pakistan. Sistem ini menopang air minum, pertanian, dan pembangkit listrik di seluruh Cekungan Indus, mendukung ratusan juta orang di kedua sisi perbatasan. Ketika India Britania dipisahkan pada tahun 1947, Sistem Sungai […]

expand_less