Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

NTT, 3 September
2026 –
Dulu, sebagian anak-anak di Pulau Kukusan harus
belajar di bawah pohon karena keterbatasan ruang kelas. Kini, mereka dapat
kembali belajar di ruang yang lebih layak. Kondisi tersebut berubah setelah
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., meresmikan revitalisasi
MI Al-Hidayah sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat dan
tenaga pendidik terdampak gempa bumi Flores, Selasa (1/9/2026).

Untuk mencapai Pulau Kukusan, perjalanan harus ditempuh
menggunakan kapal dengan akses yang cukup terbatas. Letaknya yang berada jauh
dari pusat aktivitas membuat perjalanan menuju pulau ini membutuhkan waktu dan
upaya lebih. Di tengah kondisi tersebut, Kapolda NTT hadir langsung di tengah
masyarakat Kukusan untuk melihat kondisi warga dan sekolah yang selama ini
menjalani aktivitas dengan berbagai keterbatasan.

Revitalisasi yang dilakukan Direktorat Polairud Polda NTT
pada Juni 2026 mencakup perbaikan dua ruang kelas. Dari sebelumnya hanya
memiliki dua ruang yang dapat digunakan, kini kegiatan belajar mengajar dapat
berlangsung di empat ruang kelas. Bagi 46 siswa MI Al-Hidayah, perubahan
tersebut memberikan ruang belajar yang lebih nyaman untuk mengikuti pelajaran
dan mengejar cita-cita.

Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si,
mengatakan, “Saat melihat langsung kondisi sekolah dan perjuangan para
pendidik di Pulau Kukusan, saya merasa prihatin sekaligus mengapresiasi
semangat mereka yang tetap bertahan memberikan pendidikan di tengah
keterbatasan. Ternyata masih ada sekolah di wilayah NTT yang membutuhkan
perhatian dan dukungan kita bersama. Saya berharap bantuan ini dapat membuat
anak-anak belajar lebih nyaman dan para pendidik terus semangat mendampingi
mereka meraih cita-cita.”

Apa yang disampaikan Kapolda NTT juga menggambarkan
keseharian yang dijalani pihak sekolah. Kepala MI Al-Hidayah, Husen,
mengatakan, “Perjuangan menyelenggarakan pendidikan di Pulau Kukusan memang
tidak mudah. Dulu sebelum direnovasi pada Juni 2026 oleh Direktorat Polairud
Polda NTT, hanya dua ruangan yang bisa digunakan untuk belajar. Sebagian siswa
harus belajar di bawah pohon dan kegiatan belajar juga sering terganggu oleh
kambing. Meski begitu, kami tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik agar
anak-anak di sini bisa terus belajar dan meraih cita-cita.”

MI Al-Hidayah yang
berdiri sejak 2001 merupakan satu-satunya lembaga pendidikan di Pulau Kukusan.
Sekolah tersebut kini didukung empat orang tenaga guru yang mendampingi 46
siswa. Dengan fasilitas yang telah diperbaiki, kegiatan belajar mengajar
diharapkan dapat berlangsung lebih baik sekaligus mendukung para guru dalam
menjalankan proses pendidikan.

Selain revitalisasi
sekolah, kunjungan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan bagi
masyarakat dan tenaga pendidik. Polda NTT membawa sembako, susu, mainan anak,
serta perlengkapan sekolah. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian
kepada warga Pulau Kukusan yang masih menjalani proses pemulihan setelah
terdampak gempa bumi Flores. Pemulihan juga menyasar kondisi psikologis
anak-anak melalui kegiatan trauma healing untuk membantu mengurangi rasa takut
dan kecemasan setelah bencana.

Kehadiran Kapolda NTT
bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, Wakapolda NTT
Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., sejumlah Pejabat Utama Polda NTT, dan
Kapolres Manggarai Barat menunjukkan bahwa pelayanan Polri tidak berhenti di
pusat kota. Hingga ke pulau dengan akses terbatas, Polri berupaya hadir melalui
pendidikan, bantuan kemanusiaan, dan pemulihan psikologis anak-anak.

Dari Pulau Kukusan, revitalisasi dua ruang kelas menjadi
bukti bahwa harapan bisa tumbuh di mana saja. Anak-anak yang sebelumnya belajar
di bawah pohon kini memiliki ruang yang lebih nyaman untuk belajar dan mengejar
cita-cita. Bagi Polri, melindungi juga berarti hadir dan memastikan masyarakat
di pelosok tetap diperhatikan. Bencana boleh datang, tetapi harapan tidak boleh
ikut hilang. Semangat Polri untuk Masyarakat terus diwujudkan melalui
kepedulian dan pelayanan hingga ke pelosok NTT. Polda NTT Penuh Kasih, Dari
Timur Menguatkan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

    Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Strategi imbal hasil pasif kripto semakin diminati investor Indonesia seiring pasar yang bergerak lebih hati-hati dan volatilitas yang menurun. Dibanding perdagangan aktif yang menuntut waktu dan toleransi risiko tinggi, pendekatan pasif menawarkan konsistensi dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Perubahan ini mencerminkan pendewasaan cara pandang investor yang mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari strategi jangka menengah […]

  • Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

    Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, didorong oleh kombinasi sinyal teknikal yang semakin solid serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe harian mulai memperlihatkan tanda-tanda pembalikan arah setelah sebelumnya mengalami tekanan. Secara teknikal, harga emas […]

  • Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

    Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Membangun kemandirian finansial membutuhkan waktu bertahun-tahun, namun satu risiko kesehatan dapat menghapus hasil perjuangan tersebut dalam sekejap jika tanpa perlindungan yang memadai. Tidak sedikit keluarga yang terpaksa kehilangan aset berharga mereka, mulai dari kendaraan pribadi, tabungan, hingga rumah tinggal, demi menanggung tingginya biaya pengobatan. Situasi serupa pun nyaris dialami oleh keluarga Ronald. Berangkat dari pengalaman […]

  • Kolaborasi ABPEDNAS–SUCOFINDO Kick Off Pembangunan 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke

    Kolaborasi ABPEDNAS–SUCOFINDO Kick Off Pembangunan 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Banda Aceh, 10 Mei 2026 – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) secara resmi melakukan kick off pembangunan sumur air bersih di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi titik awal pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Merauke, sekaligus bagian […]

  • Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

    Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta – Arsitektur subsidi energi nasional kini berada di persimpangan jalan. Ketergantungan terhadap LPG impor yang kian masif tidak hanya membebani devisa, tetapi juga membuat belanja subsidi dalam APBN menjadi tidak optimal karena lebih banyak digunakan untuk menopang komoditas impor ketimbang menggerakkan sumber daya domestik. Melansir Laporan Kinerja Ditjen Migas Kementerian ESDM tahun 2025, ketergantungan […]

  • Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan sejumlah catatan, terutama terkait peningkatan kesejahteraan guru, pemenuhan alokasi anggaran pendidikan, serta tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Hal […]

expand_less