Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » BRI Finance Catat Kinerja 2025 yang Adaptif di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

BRI Finance Catat Kinerja 2025 yang Adaptif di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Jakarta, 7 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja keuangan tahun 2025 dengan tetap menjaga fundamental bisnis yang solid di tengah tantangan industri pembiayaan yang dinamis. Sepanjang periode tersebut, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp90,88 miliar.

Capaian ini mencerminkan upaya perusahaan dalam melakukan penyesuaian strategi bisnis secara prudent, seiring dengan dinamika pasar dan tekanan pada sisi pendapatan. Secara tahunan (year-on-year/YoY), laba tercatat mengalami penurunan sebesar 12,53% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp103,90 miliar.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Di tengah dinamika industri pembiayaan, kami tetap fokus pada pengelolaan risiko yang prudent dan peningkatan kualitas portofolio. Berbagai penyesuaian strategi bisnis kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.”

Dari sisi top line, total pendapatan BRI Finance tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,23 triliun, atau turun 12,76% YoY dari Rp1,41 triliun pada tahun sebelumnya. Struktur pendapatan Perseroan tetap ditopang oleh portofolio pembiayaan yang terdiversifikasi, dengan kontribusi utama berasal dari pembiayaan multiguna sebesar Rp546,57 miliar, diikuti pendapatan sewa operasi senilai Rp375,74 miliar, serta pembiayaan investasi sebesar Rp175,91 miliar.

Selain itu, BRI Finance juga mencatatkan pendapatan dari pembiayaan modal kerja sebesar Rp13,30 miliar, pendapatan bunga Rp11 miliar, serta keuntungan atas penjualan aset sewa operasi sebesar Rp46,11 miliar. Pendapatan lainnya, termasuk komisi dan pendapatan lain-lain, turut memberikan kontribusi sebesar Rp63,51 miliar.

Di sisi efisiensi, Perseroan berhasil menjaga pengendalian beban secara optimal. Total beban tercatat sebesar Rp1,11 triliun, menurun 12,59% YoY dari Rp1,27 triliun pada tahun sebelumnya. Beban pendanaan menjadi komponen terbesar dengan nilai Rp335,30 miliar, diikuti beban depresiasi dan amortisasi sebesar Rp293,58 miliar, serta beban gaji dan tunjangan sebesar Rp198,96 miliar.

Lebih lanjut, Wahyudi menambahkan, “Kami secara konsisten memperkuat struktur permodalan dan melakukan optimalisasi liabilitas untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan. Hal ini menjadi fondasi penting bagi BRI Finance dalam menangkap peluang pertumbuhan ke depan.”

Dari sisi neraca, BRI Finance menunjukkan penguatan struktur permodalan. Total ekuitas tercatat tumbuh 6,33% YoY menjadi Rp1,51 triliun per 31 Desember 2025, dibandingkan Rp1,42 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Perseroan secara strategis menurunkan liabilitas sebesar 37,6% YoY menjadi Rp3,90 triliun dari Rp6,25 triliun.

Sejalan dengan penyesuaian tersebut, total aset BRI Finance tercatat sebesar Rp5,41 triliun, turun 29,46% YoY dari Rp7,67 triliun pada tahun sebelumnya. Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga kualitas aset serta memperkuat posisi keuangan secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

    5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kenali 5 pemimpin global pengiriman internasional: DHL, UPS, FedEx, SF Express, dan Aramex. Pelajari skala, infrastruktur, dan rahasia sukses mereka serta solusi pengiriman luar negeri terbaik bersama Airway Express. Industri pengiriman internasional bukan sekadar bisnis kirim barang. Di balik setiap paket yang sampai tepat waktu, ada jaringan global, infrastruktur canggih, serta sistem operasional yang terintegrasi […]

  • Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Cilacap, (29/4) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang keamanan pangan melalui penyelenggaraan Pelatihan Awareness Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi sistem keamanan pangan dalam mendukung program Makan Bergizi […]

  • TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG

    TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga kualitas perkerasan jalan serta memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan periodik berupa Scrapping Filling Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan jalan pada Ruas Tol Semarang selama periode 22 Juni hingga 3 Juli 2026. Pekerjaan Scrapping Filling […]

  • Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA

    Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 April 2026 — Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang tinggi di tengah ketidakpastian global. Harga Bitcoin tercatat menguat ke kisaran US$77.500–78.100 pada Rabu (22/4), didorong oleh meredanya tensi geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, serta aksi akumulasi besar oleh institusi. Sentimen positif tersebut turut diperkuat oleh pembelian […]

  • Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Awalnya terlihat sederhana. Chat masuk, tim balas, transaksi terjadi. Tapi begitu jumlah pelanggan meningkat, semuanya mulai terasa berantakan. Chat tercecer, respons tidak […]

  • Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

    Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Partisipasi Indonesia Buka Pintu Kemitraan Industri dengan Eurasia Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli […]

expand_less