Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025
- account_circle adm9l9jps
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

LRT Jabodebek mencatat peningkatan 33% pengguna selama libur Lebaran 2026, dengan 294.659 pengguna, berkat integrasi moda transportasi dan layanan yang optimal.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran tanggal 18–24 Maret 2026. Pada periode tersebut tercatat sebanyak 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 221.040 pengguna LRT Jabodebek.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa peningkatan ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi LRT Jabodebek, khususnya pada periode libur Lebaran 2026.
“Peningkatan jumlah pengguna yang signifikan menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya.
Data ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek tidak lagi diposisikan sebagai moda alternatif, tetapi mulai menjadi pilihan utama masyarakat.
Dari sisi operasional, selama periode libur Lebaran 18–24 Maret 2026 KAI mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari. Khusus pada H1 dan H2 Lebaran atau 21 dan 22 Maret, jumlah perjalanan ditingkatkan menjadi 430 perjalanan per hari dengan tarif Rp1.
Meningkatnya minat masyarakat tidak terlepas dari berbagai kemudahan yang ditawarkan LRT Jabodebek, antara lain:
* Terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti KRL, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT, TransJakarta, hingga akses ke terminal bus;
* Terhubung dengan pusat aktivitas masyarakat seperti kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, dan destinasi rekreasi;
* Memberikan kepastian waktu perjalanan tanpa terpengaruh kemacetan.
“Berbagai keunggulan ini menjadikan LRT Jabodebek sebagai solusi mobilitas yang efisien, khususnya pergerakan masyarakat pada saat Lebaran 2026,” tambahnya.
Melalui konektivitas antarmoda yang luas, pengguna dapat dengan mudah berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya hingga mencapai tujuan akhir, baik untuk bersilaturahmi, berwisata, maupun beraktivitas di pusat kota.
Dengan layanan yang semakin optimal, KAI berharap LRT Jabodebek terus menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
- Penulis: adm9l9jps


