Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Strategi Komunikasi QRIS Jadi Model Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi

Strategi Komunikasi QRIS Jadi Model Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Keberhasilan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia menjadi bukti bahwa komunikasi efektif merupakan kunci utama dalam menjembatani regulasi dengan perilaku nyata masyarakat. Strategi komunikasi yang sederhana, masif, dan kolaboratif membuat regulasi yang awalnya kompleks dapat diterima hingga ke akar rumput.

 

Pola komunikasi yang diterapkan Bank Indonesia ini kini disebut relevan untuk menjadi acuan dalam implementasi regulasi lain, khususnya Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Dengan risiko penyalahgunaan data yang kian meningkat, pemerintah dituntut menghadirkan strategi komunikasi regulasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong tindakan nyata masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pelindungan data pribadi.

 

Regulasi Tanpa Komunikasi Berisiko Mandek

 

Pemerintah memiliki kewenangan untuk menyusun regulasi sebagai landasan hukum, namun implementasinya kerap menghadapi hambatan. Menurut pengamat kebijakan publik, banyak aturan gagal berjalan karena tidak diimbangi strategi komunikasi yang memadai. Regulasi yang ditulis dengan bahasa teknis seringkali tidak dipahami masyarakat luas, sehingga tujuan pembentukan aturan tersebut tidak tercapai.

 

Hal inilah yang membedakan QRIS. Sejak diperkenalkan, BI mampu mengomunikasikan QRIS bukan hanya sebagai instrumen keuangan, melainkan sebagai solusi nyata untuk memudahkan transaksi masyarakat. Pesan sederhana seperti “Satu QRIS untuk Seluruh Pembayaran” menjadi jembatan komunikasi yang efektif, sehingga masyarakat langsung memahami manfaatnya tanpa harus mempelajari regulasi yang kompleks.

 

Pencapaian QRIS: Dari Regulasi ke Perubahan Perilaku

 

Sejak diluncurkan pada 2019, QRIS mencatat pertumbuhan pesat. Hingga 2025, lebih dari 55 juta pengguna tercatat aktif menggunakan QRIS, dengan ratusan ribu pelaku UMKM ikut terdigitalisasi. Transaksi non-tunai meningkat signifikan, mendukung agenda pemerintah dalam mendorong ekonomi digital nasional.

 

Capaian tersebut tidak semata-mata karena regulasi, melainkan strategi komunikasi yang terencana. BI menggandeng bank, fintech, pelaku usaha, influencer, hingga komunitas UMKM dalam sosialisasi. Kampanye dilakukan melalui berbagai saluran, baik media digital, iklan, hingga program pelatihan, sehingga pesan regulasi tidak berhenti pada level dokumen hukum, tetapi benar-benar mengubah kebiasaan masyarakat.

 

Lima Kunci Komunikasi Regulasi yang Efektif

 

Dari pengalaman QRIS, terdapat lima kunci utama yang dapat dijadikan rujukan untuk regulasi lain, termasuk UU PDP:

 

1. Bahasa sederhana. Pesan QRIS dikemas lugas dan menekankan manfaat langsung. Untuk UU PDP, bahasa komunikasi harus menyoroti risiko konkret seperti pencurian identitas, peretasan rekening, hingga potensi stalking, agar masyarakat merasa dekat dengan isu tersebut.

 

2. Multi-channel campaign. BI tidak terpaku pada satu saluran, melainkan menyebarkan informasi melalui media sosial, iklan digital, onboarding UMKM, hingga influencer. Edukasi UU PDP pun perlu menyasar berbagai kanal, agar seluruh segmen masyarakat terjangkau.

 

3. Insentif bagi adopsi. BI memberi insentif bagi UMKM dan pengguna QRIS. Untuk UU PDP, pemerintah bisa mendorong partisipasi dengan penghargaan bagi perusahaan atau lembaga yang menerapkan prinsip transparansi dan keamanan data.

 

4. Kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan QRIS tidak lepas dari sinergi antara BI, bank, fintech, UMKM, dan masyarakat. Dalam konteks UU PDP, pemerintah perlu melibatkan perbankan, sektor teknologi, aparat hukum, hingga komunitas pengguna internet untuk membangun ekosistem pelindungan data.

 

5. Branding sebagai bagian transformasi nasional. QRIS diposisikan sebagai standar pembayaran digital nasional. Demikian pula, UU PDP harus diposisikan sebagai bagian integral dari agenda transformasi digital Indonesia, bukan sekadar aturan hukum yang bersifat administratif.

 

UU PDP: Tantangan dan Urgensi

 

Tantangan utama UU PDP adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi data pribadi. Banyak pengguna internet masih mengabaikan risiko berbagi data di media sosial atau aplikasi digital. Padahal, menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, kasus kebocoran data di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

 

Di sinilah strategi komunikasi regulasi menjadi krusial. Regulasi harus mampu “diterjemahkan” ke dalam pesan yang sederhana, kontekstual, dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Tanpa itu, regulasi berpotensi hanya menjadi teks hukum yang sulit dijalankan.

 

Kesimpulan: Komunikasi adalah Jembatan Regulasi

 

Keberhasilan QRIS menjadi bukti nyata bahwa regulasi yang diiringi komunikasi efektif dapat mengubah perilaku masyarakat secara masif. Pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan dituntut meniru strategi ini dalam implementasi UU PDP maupun regulasi lain di masa mendatang.

 

Dengan komunikasi yang sederhana, kampanye multi-channel, dukungan insentif, kolaborasi lintas sektor, serta branding yang kuat, regulasi bukan hanya hadir sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai gerakan bersama yang melindungi kepentingan masyarakat luas.

 

Sumber : Redaktur Reputasi

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com – Pengusaha muda Abrizal Andrew Ang, Vice President PT Samudra Mandiri Sentosa (SMS) Bitung, hadir dalam program tahunan IMA Goes To School yang diselenggarakan Indonesia Marketing Association (IMA) di SMA Negeri 9 Manado, kamis (2/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Abrizal Ang berbagi pengalaman hidupnya sebagai wirausaha sekaligus memperkenalkan pentingnya semangat kewirausahaan (entrepreneurship) kepada para […]

  • Perluasan Jaringan Jadi Kunci, KAI Logistik Catat Pertumbuhan Service Point 45% Sepanjang Tahun 2025

    Perluasan Jaringan Jadi Kunci, KAI Logistik Catat Pertumbuhan Service Point 45% Sepanjang Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan titik jaringan layanan pengiriman barang ritel sepanjang tahun 2025. Melalui strategi perluasan jaringan yang konsisten, jumlah Service Point pada layanan bisnis ritel KAI Logistik meningkat sebesar 45%, dari sebelumnya 196 titik pada tahun 2024 menjadi 284 titik hingga akhir Desember 2025. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan logistik […]

  • Hilirisasi Untuk Kemaslahatan Bangsa, MIND ID Pastikan Nilai Tambah Hulu Hilir

    Hilirisasi Untuk Kemaslahatan Bangsa, MIND ID Pastikan Nilai Tambah Hulu Hilir

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menegaskan perannya sebagai penggerak hilirisasi mineral dan batu bara nasional dengan memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. MIND ID mendorong terciptanya nilai tambah industri yang lebih besar sekaligus memastikan manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Corporate Secretary […]

  • Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

    Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PT Cermati Pialang Asuransi (Cermati Protect) berkomitmen untuk menghadirkan solusi perlindungan asuransi perjalanan yang komprehensif untuk membantu para pemudik melakukan perjalanan dengan rasa aman dan tenang. Momen Hari Raya Idul Fitri merupakan waktu yang paling dinantikan masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman dan menikmati libur berkumpul bersama keluarga besar. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memprediksi […]

  • Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026: BRI Regional Office Jakarta 1 Lepas Ratusan Pemudik

    Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026: BRI Regional Office Jakarta 1 Lepas Ratusan Pemudik

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, Bank BRI menggelar program mudik gratis bagi warga di kota besar yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Acara yang bertajuk “Mudik Bersama, Berbagi Harapan 2026” ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 dan BRI Kantor Cabang (KC) Otista pada Selasa, 17 Maret […]

  • Cari Pusat Oleh-Oleh Magetan & Supplier MBG? Rehan Snack Rajanya Kulakan Terlengkap se-Karesidenan Madiun!

    Cari Pusat Oleh-Oleh Magetan & Supplier MBG? Rehan Snack Rajanya Kulakan Terlengkap se-Karesidenan Madiun!

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Tidak perlu pusing mencari vendor sana-sini. Untuk urusan kulakan toko, pengadaan program MBG, hingga belanja oleh-oleh wisata, Rehan Snack adalah satu-satunya solusi terlengkap di Karesidenan Madiun. Kualitas barang terjamin, harga berani diadu, dan pengiriman armada yang sat-set adalah komitmen kami. Ingin melihat katalog lengkap atau butuh info harga grosir terbaru? Kunjungi website resmi kami sekarang […]

expand_less