Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan

TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

FisTx Indonesia perkenalkan sistem sterilisasi air tambak 3 lapis tanpa bahan kimia berbahaya, menjawab keresahan industri udang nasional soal limbah kaporit dan seruan ahli untuk inovasi teknologi air baku dalam negeri

YOGYAKARTA, – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi memperkenalkan FisTx Disinfection System (FDS) — sistem sterilisasi air tambak terpadu yang memadukan tiga teknologi non-kimia: Baskara UV, Cakra Elektrolisis, dan Nano Disinfektan. Peluncuran ini diusung dengan tema “Tambak Merdeka dari Kaporit”, mengajak industri udang nasional untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada bahan kimia berbahaya dalam sterilisasi air budidaya.

Fakta yang Jarang Disorot: Kaporit Termasuk Limbah B3

Selama puluhan tahun, kaporit (kalsium hipoklorit) menjadi andalan petambak udang untuk mensterilkan air tambak. Namun ada fakta yang jarang dibicarakan secara terbuka di industri: begitu melewati masa pakai, tumpah, atau dibuang, kaporit termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) karena sifat pengoksidasinya yang kuat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Risiko ini bukan sekadar teori di atas kertas. Pada Februari 2025, Kompas.com melaporkan insiden keracunan di Bekasi setelah bubuk kaporit yang dibuang sembarangan ke selokan memicu gangguan pernapasan pada beberapa warga sekitar. Sebuah pengingat nyata bahwa bahan kimia yang selama ini dianggap “biasa” digunakan di tambak menyimpan risiko serius jika penggunaannya tidak tepat.

Di luar isu limbah B3, ketergantungan pada kaporit juga membebani petambak secara ekonomi. Berdasarkan data lapangan FisTx, dosis kaporit standar 30 ppm untuk kolam seluas 1.000 m² dapat menghabiskan biaya hingga Rp 44 juta per siklus, dengan biaya sterilisasi mencapai Rp 1.200 per m³. Residu klorin yang tersisa juga kerap menghambat pertumbuhan mikroba baik (beneficial bacteria) dan memicu kembalinya bakteri Vibrio yang resisten setelah efek kaporit memudar.

Seruan Pakar: Saatnya Inovasi Sterilisasi Air Tanpa Bahan Kimia

Keresahan ini turut disuarakan kalangan pakar dan praktisi senior industri udang nasional. Dr. Hasanuddin Atjo, petambak udang senior sekaligus Dewan Pakar Shrimp Club Indonesia (SCI) dan pelopor sistem budidaya supra-intensif serta two-step nursery, dalam artikel opininya di All Fish News (Oktober 2025) menegaskan bahwa “Teknologi treatment air baku untuk budidaya perlu menjadi perhatian.”

Dalam tulisan yang sama, Dr. Atjo mendorong lahirnya inovasi infrastruktur sterilisasi air dalam negeri yang terjangkau — ia secara spesifik menyebut teknologi UV dan elektrolisis — sebagai jalan keluar agar industri budidaya udang nasional tidak lagi bergantung pada bahan kimia dalam proses sterilisasi air baku.

FisTx Disinfection System: Jawaban atas Seruan Itu

FisTx Disinfection System (FDS) dirancang menjawab persis seruan tersebut, dengan memadukan tiga teknologi non-kimia dalam satu sistem perlindungan berlapis — dari air pertama kali masuk ke tambak hingga hari panen tiba:

1. Baskara UV — sterilisasi air input menggunakan sinar UV-C pada panjang gelombang 253,7 nanometer, dengan umur lampu hingga 12.000 jam (empat kali lebih tahan lama dibanding lampu UV standar), tanpa residu kimia apa pun.

2. Cakra Elektrolisis — teknologi electrochemical oxidation yang menghasilkan disinfektan alami (HOCl) langsung dari air, dengan efektivitas 80–90%, dan tetap bekerja optimal bahkan pada kondisi air keruh — melengkapi keterbatasan UV di air dengan kekeruhan tinggi.

3. Nano Disinfektan — disinfektan cair berbasis 150.000 ppm ion nano tembaga yang bekerja merusak membran sel bakteri, virus, dan alga secara langsung, terbukti efektif mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90%, tanpa risiko resistensi, serta aman dicampurkan ke pakan maupun air sepanjang siklus budidaya.

Hasil di lapangan mendukung klaim ini. Di Tambak Agro Udang Manis, Bali, penerapan Baskara UV mendongkrak total panen dari 8,76 ton menjadi 13,6 ton, dengan ukuran udang panen membaik signifikan. Uji laboratorium independen oleh PT Suri Tani Pemuka (JAPFA) Animal Health & Laboratory Service di Banyuwangi turut mengonfirmasi perbaikan kualitas air pasca-instalasi teknologi FisTx, dengan salah satu kolam mitra mencatat survival rate 82% pada siklus panen pertama pasca implementasi Cakra Elektrolisis.

Petambak yang menggunakan Nano Disinfektan di Pangandaran, Bali, dan Lampung juga melaporkan keberhasilan menekan wabah EHP dan menjaga survival rate di atas 85% pada siklus-siklus berikutnya. Mas Bayu, Petambak di Pangandaran. “Bakteri vibrio dulu jadi masalah utama di tambak kami. Sekarang bisa kami kendalikan dengan Nano Disinfektan. Kami berhasil pertahankan SR di atas 85% selama 4 siklus terakhir. Ini jadi produk standar wajib di semua kolam tambak kami.”

“Tambak Merdeka dari Kaporit”: Momentum Kemerdekaan untuk Budidaya Berkelanjutan

Memperkenalkan FDS sengaja diusung berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk menegaskan pesan yang lebih besar: kemandirian teknologi akuakultur nasional. Setelah lebih dari lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara (Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain), dengan lebih dari 40.000 unit produk terdistribusi kepada lebih dari 1.500 pembudidaya serta kontribusi pada peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6% di lokasi yang mengadopsi teknologinya, FisTx menempatkan FDS sebagai bukti bahwa solusi biosekuriti tambak kelas dunia bisa lahir dari inovasi anak bangsa tanpa harus bergantung pada bahan kimia impor maupun praktik lama yang berisiko.

“Kemerdekaan bagi kami bukan hanya soal lepas dari penjajahan, tapi juga lepas dari ketergantungan pada cara-cara lama yang sudah terbukti berisiko bagi lingkungan dan kesehatan. FisTx Disinfection System adalah komitmen kami agar petambak Indonesia punya pilihan sterilisasi air yang lebih aman, lebih murah dalam jangka panjang, dan diciptakan oleh anak bangsa sendiri.” — Rico Wisnu Wibisono, CEO FisTx Indonesia

Tentang FisTx Indonesia

FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah Solusi Teknologi Akuakultur Terlengkap & Nomor 1 di Indonesia asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara. Lini produk FisTx mencakup Baskara UV, Cakra Elektrolisis, Nano Disinfektan, AquaSupport, TipTopp Pond, dan Nawasena Test Kit.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Group Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

    Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Group Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) memperkokoh sinergi industri baja dalam negeri melalui penandatanganan perjanjian pasokan jangka panjang atau Long Term Supply Agreement (LTSA) dengan PT Kerismas Witikco Makmur beserta grup usahanya. Kerja sama ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan bahan baku baja jenis Cold Rolled Coil (CRC) dan […]

  • Perkuat Kapabilitas TIC, SUCOFINDO Resmi Menjadi Full Member Asia Network Forum (ANF)

    Perkuat Kapabilitas TIC, SUCOFINDO Resmi Menjadi Full Member Asia Network Forum (ANF)

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Phu Quoc, Vietnam, (20/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) resmi ditetapkan sebagai Full Member Asia Network Forum (ANF) dalam ANF General Assembly 2026 yang berlangsung di Phu Quoc, Vietnam. Keanggotaan ini menjadi langkah strategis PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat kompetensi layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di pasar regional maupun global. Penetapan […]

  • Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World Cup 2026TM, menghadirkan pengalaman menonton pertandingan sepak bola yang semakin realistis, imersif, dan memukau lewat inovasi terbaru pada lini televisi premiumnya. QINGDAO, Tiongkok, 2026 – Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World […]

  • Relawan Bakti BUMN 2026 di Samosir, MIND ID Perkuat Kedaulatan Sosial di Daerah

    Relawan Bakti BUMN 2026 di Samosir, MIND ID Perkuat Kedaulatan Sosial di Daerah

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui upaya penguatan kualitas sumber daya manusia, menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta membangun kemandirian ekonomi di daerah. Fondasi ini yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang semakin berdaulat, adil dan makmur.Dalam semangat tersebut, MIND ID terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang, salah satunya terealisasi dalam kegiatan Relawan […]

  • Sinkronisasi Data Perusahaan Antar Divisi dengan ERP Bisa Meningkatkan Efisiensi Bisnis

    Sinkronisasi Data Perusahaan Antar Divisi dengan ERP Bisa Meningkatkan Efisiensi Bisnis

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinkronisasi data perusahaan dengan ERP membantu menyatukan informasi antar divisi dalam satu sistem terintegrasi. Hasilnya, proses kerja menjadi lebih efisien, data lebih akurat, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat. Banyak perusahaan masih menjalankan setiap divisi dengan sistem masing-masing. Tim sales mencatat prospek di satu aplikasi, sementara finance memakai software akuntansi berbeda. Data karyawan, stok, […]

  • Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

    Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akan segera berakhir pada 9 Agustus mendatang. Memasuki hari-hari terakhir pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, masyarakat yang telah menentukan pilihan kendaraan kini dihadapkan pada langkah berikutnya, yakni memilih skema pembiayaan yang tepat agar rencana memiliki mobil baru dapat segera terwujud. Berlangsung […]

expand_less