Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Tinjau Expo Riset Sulut 2025, Gubernur Yulius Beberkan Fokus Baru Penguatan Teknologi

Tinjau Expo Riset Sulut 2025, Gubernur Yulius Beberkan Fokus Baru Penguatan Teknologi

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

MANADO, reputasiplus.com – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meninjau secara langsung pelaksanaan Sulut Riset dan Inovasi Expo 2025 yang digelar di Manado Town Square (Mantos), Kamis (20/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa riset dan inovasi harus menjadi fondasi kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menekankan pentingnya percepatan hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan masyarakat dan sektor industri.

 

Kehadiran Gubernur disambut pimpinan dan jajaran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sulawesi Utara, para peneliti, akademisi, pelaku usaha, serta peserta pameran dari berbagai kabupaten dan kota. Gelaran expo ini menghadirkan ratusan karya riset, teknologi tepat guna, inovasi UMKM, serta produk pengembangan litbang dari berbagai institusi.

 

Dalam peninjauannya, Gubernur Yulius menyusuri satu per satu stan pameran yang menampilkan berbagai temuan ilmiah, mulai dari inovasi pangan lokal, teknologi robotik, perangkat pertanian modern, sistem digitalisasi layanan publik, hingga aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Ia menyatakan bahwa keragaman karya tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Utara yang mampu menghasilkan inovasi kompetitif.

 

“Hilirisasi riset harus menjadi fokus bersama agar hasil penelitian tidak hanya berhenti di meja laboratorium, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri,” tegas Yulius.

 

Ia mendorong BRIDA, perguruan tinggi, dan komunitas kreatif untuk memperkuat kolaborasi riset terapan, terutama di sektor pangan, kesehatan, pertanian berkelanjutan, transformasi digital pemerintahan, serta mitigasi dan penanggulangan bencana. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan inovasi yang tepat sasaran dan dapat langsung diterapkan di lapangan.

 

Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap karya inovator muda. Sejumlah produk seperti prototipe robotik, model energi terbarukan, inovasi Internet of Things (IoT), hingga peralatan produksi UMKM berbasis rekayasa lokal mendapat apresiasi dari Yulius. Ia menyebut bahwa kreativitas generasi muda menjadi indikator bahwa Sulut memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai pusat teknologi di kawasan Timur Indonesia.

 

Selain itu, Pemprov Sulut berkomitmen memperkuat dukungan kebijakan melalui peningkatan alokasi anggaran riset dan inovasi pada tahun mendatang. Pemerintah daerah juga menyiapkan perluasan fasilitas inkubasi riset serta dukungan pemasaran berbasis digital untuk membantu para inovator memperluas akses pasar.

 

“Pemerintah daerah akan memberikan ruang sebesar-besarnya bagi para inovator lokal untuk berkembang. Kita ingin karya inovasi dari Sulawesi Utara tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dikembangkan, dimanfaatkan, dan dipasarkan secara luas,” tambahnya.

 

Gubernur juga berharap penyelenggaraan Sulut Riset dan Inovasi Expo dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah penguatan ekosistem inovasi daerah. Menurutnya, keberlanjutan pameran ini penting untuk mempertemukan peneliti, pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu ruang interaksi yang produktif.

 

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari itu disambut antusias pengunjung, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas teknologi, hingga masyarakat umum. Berbagai demonstrasi teknologi, diskusi inovasi, serta peragaan alat riset menarik perhatian para peserta yang ingin mengetahui perkembangan teknologi lokal.

 

Dengan pelaksanaan expo ini, pemerintah berharap Sulawesi Utara semakin siap menghadapi tantangan global melalui penguatan riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang berkelanjutan.

 

Redaksi ReputasiPlus

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

    Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Memasuki pertengahan April, ritme proyek konstruksi biasanya mencapai titik puncak. Target deadline sebelum libur panjang atau pergantian kuartal seringkali membuat para kontraktor dan manajer proyek harus berpacu dengan waktu. Masalahnya, pengadaan material seringkali menjadi “batu sandungan”. Mulai dari stok yang mendadak kosong, proses administrasi vendor yang berbelit-belit, hingga kendala logistik yang membuat pengiriman tertunda berminggu-minggu. […]

  • 45 Tahun BINUS Membangun Masa Depan, Kini Saatnya Giliran Kamu

    45 Tahun BINUS Membangun Masa Depan, Kini Saatnya Giliran Kamu

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Juli 2026 – Setiap generasi memiliki titik awal yang menentukan arah masa depannya. Bagi sebagian orang, titik awal itu dimulai dari satu keputusan penting yaitu memilih institusi pendidikan yang tepat untuk membekali mereka menghadapi dunia yang terus berubah. Selama 45 tahun terakhir, BINUS University telah menjadi bagian dari perjalanan jutaan generasi muda Indonesia […]

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

  • Peruri Properti Gandeng GEMA Worldwide untuk Mengembangkan Creative Hub Berbasis Kolaborasi Komunitas

    Peruri Properti Gandeng GEMA Worldwide untuk Mengembangkan Creative Hub Berbasis Kolaborasi Komunitas

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Juli 2026 — Industri kreatif Indonesia terus menunjukkan peran strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan ruang yang mampu mempertemukan kreator, komunitas, pelaku usaha, hingga institusi dalam satu ekosistem kolaboratif, konsultan marketing terintegrasi, GEMA Worldwide fasilitasi Peruri Properti untuk mengambil langkah awal dengan membuka ruang dialog bersama […]

  • Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Gresik, April 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mencatatkan peningkatan kinerja produksi yang positif pada Triwulan I tahun 2026. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, capaian arus nonpetikemas tercatat mencapai 1.137.736 ton/m3, meningkat 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1.056.975 ton/m3. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas operasional serta meningkatnya […]

  • Stasiun Tasikmalaya Jadi Stasiun Tersibuk Ketiga Setelah Bandung dan Kiaracondong pada 5 Hari Angkutan Lebaran 2026

    Stasiun Tasikmalaya Jadi Stasiun Tersibuk Ketiga Setelah Bandung dan Kiaracondong pada 5 Hari Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Tasikmalaya (Jawa Barat), 15 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 15 Maret 2026. Dari data pelayanan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Tasikmalaya tercatat menjadi stasiun tersibuk ketiga setelah Stasiun Bandung dan Stasiun […]

expand_less