Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Harga emas global diperkirakan masih menghadapi tekanan sepanjang pekan ketiga bulan Mei, seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan signifikan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih mencerminkan kecenderungan turun yang kuat, dengan peluang penurunan lanjutan selama harga belum mampu menembus area resistance penting.

Dari sisi teknikal, struktur harga emas saat ini masih membentuk pola lower high dan lower low, yang menjadi indikasi utama bahwa tren bearish masih mendominasi pasar. Pola ini menggambarkan bahwa setiap kenaikan harga cenderung terbatas dan diikuti oleh tekanan jual baru. Selain itu, posisi harga yang masih berada di bawah indikator Moving Average (MA) 21 dan 50 memperkuat sinyal pelemahan, mengingat kedua indikator tersebut kini berperan sebagai resistance dinamis yang menahan pergerakan naik.

Dalam proyeksi untuk pekan ini, area resistance terdekat berada di level 4.589 dolar AS sebagai batas awal dan 4.639 dolar AS sebagai resistance berikutnya. Selama harga bergerak di bawah kisaran tersebut, tren turun diperkirakan masih akan berlanjut. Sementara itu, level support terdekat berada di 4.462 dolar AS, dengan support lanjutan di sekitar 4.379 dolar AS yang menjadi target berikutnya apabila tekanan jual semakin meningkat.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih didorong oleh penguatan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini membuat investor lebih tertarik pada instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dalam jangka pendek. Kuatnya dolar secara langsung berdampak negatif terhadap harga emas, mengingat hubungan keduanya yang cenderung berbanding terbalik.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve turut memperkuat sentimen negatif bagi emas. Pelaku pasar saat ini meyakini bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama, terutama jika data ekonomi tetap menunjukkan kinerja yang solid, khususnya di sektor tenaga kerja dan inflasi. Lingkungan suku bunga tinggi ini menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset investasi.

Di sisi lain, stabilnya sentimen pasar global juga turut menekan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika kondisi pasar relatif kondusif dan investor memiliki kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi, aliran dana cenderung beralih ke aset berisiko seperti saham atau instrumen keuangan lainnya. Hal ini menyebabkan permintaan terhadap emas menurun, sehingga memberikan tekanan tambahan pada harga.

Geraldo Kofit menegaskan bahwa selama harga emas belum mampu menembus kembali area resistance utama pada timeframe H4, maka tren bearish diperkirakan masih akan tetap bertahan. Setiap kenaikan harga yang terjadi dalam kondisi ini kemungkinan hanya bersifat sementara atau sekadar koreksi teknikal sebelum kembali melanjutkan penurunan.

Dengan mempertimbangkan kombinasi antara faktor teknikal dan fundamental, harga emas pada pekan ini diperkirakan masih akan bergerak dalam bias negatif, dengan potensi menguji level support yang lebih rendah. Investor diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global, khususnya data dari Amerika Serikat serta arah kebijakan moneter Federal Reserve, yang akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah pergerakan harga emas ke depan. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengelola risiko investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Kegagalan kedua negara dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata menjadi pemicu utama meningkatnya kekhawatiran pasar, terutama terkait stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia. Meskipun pada akhir pekan lalu […]

  • Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis Kereta Api

    Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis Kereta Api

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Februari 2026 – KAI Services berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka akses pasar bagi produk pangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masuk ke jaringan bisnis kereta api. Sinergi ini diimplementasikan melalui Business Matching yang mempertemukan UMKM dengan KAI Services, sehingga semakin banyak produk pangan lokal mengisi jaringan bisnis KAI Services mulai […]

  • Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital

    Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekitar 60 kader PKK, kader Dasawisma, dan pengelola RPTRA Kelurahan Penjaringan mengikuti edukasi pemanfaatan teknologi dan media digital yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (21/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sribu turut membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memanfaatkan dunia digital secara […]

  • Perkuat Proposisi Asuransi Syariah Makin Relevan, CCMO Prudential Syariah Raih Indonesia Best CCMO Award 2026.

    Perkuat Proposisi Asuransi Syariah Makin Relevan, CCMO Prudential Syariah Raih Indonesia Best CCMO Award 2026.

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Di tengah pergeseran perilaku konsumen dan percepatan digitalisasi, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus menghadirkan pendekatan pemasaran yang relevan dan berdampak bagi keluarga Indonesia. Pendekatan tersebut memperoleh pengakuan melalui Indonesia Best CMO Awards 2026 yang diberikan kepada Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, untuk kategori Best Chief Marketing Officer 2026 […]

  • Wajah Baru Stasiun Limapuluh, Kado KAI untuk Warga Batu Bara Jelang Lebaran 2026

    Wajah Baru Stasiun Limapuluh, Kado KAI untuk Warga Batu Bara Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah merampungkan penataan Stasiun Limapuluh. Peresmian wajah baru ini dilakukan oleh Vice President Divre I Sumatera Utara Sofan Hidayah bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, Rabu (11/). Rampungnya renovasi tersebut menjadi kado spesial bagi warga, mengingat […]

  • Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak usaha PTPN I, sukses memproduksi 32 juta liter bioetanol pada kinerja 2025. Angka ini mencatatkan expanded dua juta liter dari kapasitas terpasang pabrik yang hanya 30 juta liter. Pencapaian ini mengkonfirmasi kesiapan PTPN Group memasuki era transisi energi fosil ke energi hijau pada […]

expand_less