Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal

Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Jakarta, 16 Oktober 2026 – Industri aset kripto Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya jumlah pengguna dan meningkatnya perhatian terhadap aset digital sebagai bagian dari ekosistem keuangan. Di tengah perkembangan tersebut, pemilihan platform yang berizin dan diawasi regulator menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum berinvestasi aset kripto.

Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pertumbuhan industri aset kripto perlu diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan, pemahaman terhadap risiko investasi, serta pemilihan platform yang memenuhi ketentuan regulator.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dibahas dalam BMP Digital Infrastructure Summit 2026 di Jakarta pada 12 Oktober 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia meningkat dari 18,08 juta pada Agustus 2025 menjadi 23,21 juta pada Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital.

“Pertumbuhan jumlah pengguna menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto terus berkembang. Namun, pertumbuhan ini perlu diiringi dengan pemahaman risiko yang baik dan akses terhadap platform yang menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Yudho.

Memilih Platform Legal untuk Berinvestasi Kripto

Seiring berkembangnya industri, masyarakat perlu memahami bahwa investasi aset kriptomemiliki risiko, termasuk volatilitas harga yang dapat menyebabkan perubahan nilai aset secara signifikan. Karena itu, pemilihan platform menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum melakukan transaksi.

Yudhono menekankan bahwa masyarakat perlu memeriksa status perizinan platform melalui sumber resmi regulator, memahami biaya transaksi, serta mempelajari mekanisme penyimpanan dan pengamanan aset yang ditawarkan.

Platform yang berizin dan diawasi regulator beroperasi dalam kerangka ketentuan yang berlaku. Meski demikian, status legal tidak menghilangkan risiko fluktuasi harga maupun menjamin keuntungan investasi.

“Legalitas platform merupakan salah satu hal mendasar yang perlu diperiksa sebelum bertransaksi. Investor juga perlu memahami aset yang dibeli, mempertimbangkan profil risiko masing-masing, dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan tren atau potensi keuntungan jangka pendek,” kata Yudho.

Selain memilih platform yang sesuai ketentuan, seperti FLOQ. Selain itu, masyarakat disarankan untuk menggunakan fitur keamanan yang tersedia, menjaga kerahasiaan data akun, serta menghindari tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti.

Potensi Industri Masih Terbuka

Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi salah satu indikator perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Namun, penguatan ekosistem tidak hanya bergantung pada peningkatan jumlah pengguna, tetapi juga pada kualitas layanan, perlindungan konsumen, inovasi produk, dan konsistensi regulasi.

Di sisi lain, teknologi blockchain membuka peluang pengembangan berbagai layanan di luar perdagangan aset kripto, termasuk tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets atau RWA) dan solusi pembayaran berbasis blockchain. Inovasi tersebut berpotensi memperluas pemanfaatan teknologi aset digital di sektor keuangan dan ekonomi digital.

Menurut Yudho, pengembangan industri membutuhkan kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha agar inovasi dapat berjalan seiring dengan kepatuhan dan perlindungan konsumen.

“Industri aset digital masih memiliki ruang untuk berkembang, baik dari sisi partisipasi pengguna maupun pemanfaatan teknologinya. Ke depan, penting untuk membangun ekosistem yang tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepastian regulasi dan persaingan yang sehat dapat membantu perusahaan mengembangkan layanan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional.

Dengan semakin berkembangnya ekosistem aset digital, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi secara lebih bijak melalui peningkatan literasi, pemahaman risiko, dan pemilihan platform trading kripto yang legal. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan industri aset kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

    Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah melalui kegiatan Semarak Merah Putih yang digelar BRI Region 6 di Pasar Malaka Rorotan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menghadirkan semangat kemerdekaan sekaligus mempererat kedekatan BRI dengan masyarakat dan pelaku usaha di lingkungan pasar. Kegiatan Semarak Merah Putih dibuka secara resmi oleh Regional […]

  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan

    Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, 14 Oktober 2026 — PT Bank Mandiri Taspen dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Ruang Rapat Pimpinan A, Gedung CCAR Rektorat ITB, Jalan Tamansari No. 64, Bandung, Rabu (14/10). Kerja sama ini menjadi langkah kedua institusi untuk memperkuat sinergi dalam pemanfaatan produk dan […]

  • Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY

    Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – Kondisi pasar logam mulia saat ini tengah berada dalam fase yang sangat dinamis, di mana harga emas dan perak menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Di saat bersamaan investasi aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON) menjadi pilihan yang diminati […]

  • Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah

    Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Mata merupakan salah satu bagian tubuh paling sensitif pada anabul. Ketika terjadi gangguan pada mata kucing, kondisi ini sering membuat mereka tidak nyaman, lebih pendiam, hingga kehilangan nafsu makan. Sayangnya, masih banyak Pawfriends yang menganggap masalah pada mata kucing sebagai hal sepele, padahal jika terlambat ditangani bisa menyebabkan infeksi serius. Gangguan pada mata kucing bisa […]

  • Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 28 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat dari data kedatangan penumpang KA Jarak Jauh di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung yang cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan. Berdasarkan pantauan hingga Sabtu, 28 […]

  • BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

    BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di tengah meningkatnya kewaspadaan industri terhadap risiko pembiayaan. Hingga Februari 2026, Perseroan berhasil menjaga rasio non-performing financing (NPF) pada level 2,23%, mencerminkan kualitas portofolio yang tetap terkelola dengan baik dan berada dalam batas yang sehat sesuai ketentuan regulator. Direktur Utama BRI […]

expand_less