Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Microsoft Elevate for Educators Bekali Guru dengan Panduan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab

Microsoft Elevate for Educators Bekali Guru dengan Panduan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Jakarta, 28 Oktober 2026 — Seiring semakin luasnya pemanfaatan AI dalam pendidikan, guru dan sekolah menghadapi pertanyaan baru mengenai bagaimana teknologi ini dapat digunakan secara efektif tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis, keamanan, dan penggunaan AI yang bertanggung jawab. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Microsoft bersama Biji-biji Initiative memperkenalkan Microsoft Elevate for Educators.

Inisiatif ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik melalui komunitas pembelajaran, sumber daya praktis, serta panduan untuk mengintegrasikan AI secara etis, aman, dan bertanggung jawab.

Director Microsoft Elevate Capacity Building Solution ASEAN, Supahrat Juramongkol menyampaikan, “AI membuka berbagai peluang baru dalam dunia pendidikan, tetapi kemajuan yang bermakna bukan sekadar menghadirkan lebih banyak teknologi di ruang kelas. Hal yang terpenting adalah memberdayakan guru agar dapat memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis, melindungi siswa, dan memastikan pertimbangan manusia tetap menjadi inti dari proses pembelajaran. Melalui Microsoft Elevate for Educators, kami ingin membangun kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan AI serta menciptakan komunitas tempat para pendidik terus belajar, berbagi, dan saling menginspirasi, sehingga mereka dapat mempersiapkan generasi muda untuk berkembang secara bertanggung jawab di dunia yang didukung AI.”

Salah satu fokus utama peluncuran ini adalah pengenalan tiga sumber belajar yang membantu guru membangun literasi AI dan keamanan digital di lingkungan sekolah.

● Pertama, AI Classroom Toolkit: Unlocking Generative AI Safely and Responsibly, yang dirancang bagi pendidik dengan siswa berusia 13–15 tahun. Materinya mencakup teknik menyusun instruksi (prompt), mengenali informasi yang keliru atau dibuat-buat oleh AI, memeriksa fakta, menjaga privasi, dan memahami bias informasi dalam AI.

● Kedua, Sumber Daya Literasi AI dan Media Baru, yang mendorong siswa memahami cara mereka berinteraksi dengan AI melalui verifikasi informasi dan kuis interaktif. Pendekatan ini dirancang agar siswa tidak hanya menerima informasi dari AI secara pasif, tetapi mampu membandingkan informasi, mengevaluasi hasil, dan terlibat aktif dalam proses belajar.

● Ketiga, Behind the Chat: A Human Guide to Safe AI Conversations, yang membantu pendidik memahami aspek penggunaan AI sebagai pendamping (AI companionship). Materi ini membahas isu seperti keterikatan emosional, ketergantungan berlebihan, privasi, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan, serta pentingnya mengevaluasi informasi AI secara kritis.

Director Public Policy, Digital Safety, Microsoft, Madeline Shepherd menyampaikan, “Literasi digital merupakan salah satu fondasi terpenting dalam penggunaan AI yang bertanggung jawab. Terlepas dari apakah siswa sudah menggunakan AI saat ini, mereka perlu memiliki keterampilan untuk menilai informasi secara kritis, mengenali konten yang direkayasa, memeriksa fakta, dan memahami risiko ketergantungan berlebihan pada AI. Rangkaian sumber belajar AI Classroom Toolkit kami dirancang untuk membantu pendidik membahas hal-hal tersebut secara praktis dan mudah dipahami, di mana pun posisi mereka dalam perjalanan memahami AI. Kami antusias melihat para guru di seluruh Indonesia menerapkan materi ini dalam pembelajaran.”

Peluncuran ini melibatkan sekitar 100 guru, tenaga kependidikan, dan pegiat pendidikan yang diundang secara terbuka, termasuk dari komunitas mitra program. Para peserta mengikuti diskusi dan lokakarya untuk mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran, mulai dari memeriksa akurasi informasi dan memahami risiko privasi hingga membangun pendekatan penggunaan AI yang aman dan bertanggung jawab di ruang kelas.

Group CEO Biji-biji Initiative dan Mereka, Rashvin Pal Singh mengatakan, “Bagi kami, penguatan kompetensi AI dalam dunia pendidikan tidak sekadar memperkenalkan teknologi baru. Melalui Microsoft Elevate for Educators, kami ingin membangun komunitas pendidik yang kuat dan saling terhubung, tempat para pendidik belajar satu sama lain, berbagi praktik baik, serta menjadi penggerak pemanfaatan AI yang bermakna, inklusif, dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan realitas pembelajaran di kelas.”

Acara peluncuran ini turut menghadirkan diskusi panel yang melibatkan Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), UNICEF Indonesia, Microsoft, dan para pimpinan sekolah untuk membahas pengalaman guru dan siswa dalam menggunakan AI, kesenjangan keterampilan, serta cara sekolah menyeimbangkan inovasi teknologi dengan keselamatan, kesejahteraan, dan kemampuan berpikir kritis siswa.

Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik, (Kemkomdigi), Okky Robiana Sulaeman, menyampaikan, “Pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan perlu diiringi dengan pemahaman mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Guru memiliki peran penting dalam membantu siswa mengenali peluang sekaligus risiko di ruang digital. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra pendidikan menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan belajar yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus melindungi kepentingan peserta didik.”

Melalui Microsoft Elevate for Educators, Biji-biji Initiative, Mereka, dan Microsoft berharap penguatan literasi AI dapat terus berkembang menjadi praktik nyata di sekolah. Dengan dukungan komunitas, sumber belajar yang relevan, dan kolaborasi lintas sektor, para pendidik diharapkan semakin siap membimbing generasi muda untuk belajar, berpartisipasi, dan berkembang di era AI dengan tetap mengedepankan pemikiran kritis, keamanan, serta tanggung jawab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bitcoin Turun ke US.000, FLOQ: Pasar Masih Sensitif terhadap Suku Bunga

    Bitcoin Turun ke US$84.000, FLOQ: Pasar Masih Sensitif terhadap Suku Bunga

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan pada perdagangan 24 September 2026. BTC turun sekitar 2% dan bergerak di kisaran US$84.000 setelah sebelumnya gagal menembus level US$87.000. Koreksi terjadi ketika imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun melonjak hingga 5,11%, level tertinggi sejak 2007.  Kenaikan yield obligasi AS menjadi salah satu perhatian […]

  • BRI BO Otista dan BRIMedika Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Program CX 100 untuk Nasabah Pensiunan

    BRI BO Otista dan BRIMedika Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Program CX 100 untuk Nasabah Pensiunan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam rangka memberikan apresiasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah pensiunan, BRI Branch Office (BO) Otista berkolaborasi dengan BRImedika mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dalam program CX 100 (Apresiasi Nasabah Pensiunan BRI). Kegiatan ini diikuti oleh 100 nasabah pensiunan pilihan dan berlangsung dengan penuh antusias di lingkungan BRI BO Otista. Melalui kolaborasi ini, para nasabah […]

  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih menghadapi tekanan jual pada perdagangan hari ini. Meskipun sejumlah faktor fundamental masih memberikan dukungan terhadap logam mulia, sinyal teknikal menunjukkan bahwa harga berpeluang melanjutkan fase koreksi dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan emas pada grafik harian masih berpotensi melemah menuju area support berikutnya di 4.310 […]

  • Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui reklamasi lahan pascatambang dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional. Secara kumulatif hingga 2025, Grup MIND ID telah mereklamasi lebih dari 8.000 hektare lahan pascatambang serta merehabilitasi lebih dari 37.700 hektare DAS. Capaian ini menjadi bagian dari implementasi […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat […]

  • Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

    Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Oktober 2026 – itel Indonesia kembali menunjukkan kemampuan mengikuti tren dan memperkuat posisi di pasar persaingan telepon genggam dalam negeri dengan meluncurkan jingle terbaru mereka, “I Tell You”. Lagu ini dirilis pada 10 Oktober 2026 bersamaan dengan peluncuran ponsel terbaru itel A300+ dan dapat diakses di berbagai kanal musik populer seperti Spotify. Berkolaborasi […]

expand_less