Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Bittime menyoroti pergerakan Bitcoin dan Ethereum setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Melalui Bittime Futures, pengguna memiliki pilihan posisi long dan short untuk menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar, dengan tetap mengutamakan manajemen risiko dan memahami risiko penggunaan leverage.

Harga Bitcoin bergerak di kisaran US$80.000 setelah bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28 Oktober 2026. Di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter dan tekanan inflasi yang masih tinggi, Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai pelaku pasar perlu mencermati perkembangan makroekonomi sekaligus menerapkan manajemen risiko dalam menghadapi volatilitas aset digital.

Dalam pertemuan FOMC pada 27–28 Oktober 2026, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4%. Keputusan tersebut disetujui dengan hasil pemungutan suara 10–2. Sedangkan, dua pejabat The Fed, Lisa D. Cook dan Beth M. Hammack, memiliki perbedaan pendapat dan memilih kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Dalam pernyataan resminya, The Fed menilai aktivitas ekonomi Amerika Serikat masih tumbuh kuat, sementara inflasi tetap berada pada tingkat yang tinggi. Bank sentral juga menekankan perlunya mengumpulkan lebih banyak data untuk menentukan arah kebijakan yang sesuai guna mengembalikan inflasi ke target 2%.

Keputusan mempertahankan suku bunga tidak serta-merta menghilangkan ketidakpastian di pasar keuangan. Pelaku pasar masih harus mempertimbangkan kemungkinan suku bunga bertahan tinggi lebih lama, terutama apabila tekanan inflasi belum mereda.

Berdasarkan laporan Reuters respons pasar keuangan secara umum relatif terbatas setelah keputusan tersebut. Sementara itu, kenaikan harga Bitcoin turut dibatasi oleh kenaikan harga minyak yang menekan sentimen pasar.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan bahwa keputusan suku bunga perlu dibaca bersama dengan pesan yang disampaikan bank sentral mengenai prospek inflasi dan kondisi ekonomi.

“Keputusan mempertahankan suku bunga bukan berarti ketidakpastian pasar langsung berakhir. Investor masih perlu mencermati bagaimana inflasi berkembang dan bagaimana The Fed merespons data ekonomi berikutnya. Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga dapat memengaruhi selera risiko investor, termasuk terhadap aset kripto,” ujar Ryan.

Bitcoin dan Ethereum Jadi Fokus di Tengah Volatilitas

Berdasarkan data CoinMarketCap, pada 29 Oktober 2026 siang harga Bitcoin berada di sekitar US$80.000. Bitcoin melemah 1,71 persen dalam 24 jam terakhir dan 2,38 persen dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Bitcoin sempat melemah di kisaran US$79.800

Sementara itu, Ethereum menunjukkan harga di kisaran US$2.300. ETH melemah 2,51 persen dalam sehari terakhir dan 5,91 persen sepekan terakhir. Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, Ethereum turut menjadi perhatian investor ketika pasar mengevaluasi kembali prospek aset berisiko setelah keputusan bank sentral.

“Dalam situasi seperti ini, investor sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu pengumuman atau pergerakan harga harian. Memahami konteks pasar, menentukan batas risiko, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi masing-masing menjadi bagian penting dalam mengambil keputusan secara lebih terukur,” kata Ryan.

Selain Bitcoin dan Ethereum, pergerakan altcoin juga mengalami penurunan, contohnya, Hyperliquid (HYPE). Berdasarkan data Coinmarketcap menunjukkan harga HYPE berada di sekitar US$78,45. HYPE melemah 3,92 dalam 24 jam terakhir dan 1,41 persen dalam sepekan terakhir, 

Karena itu, investor perlu menghindari asumsi bahwa seluruh aset kripto akan bergerak dengan arah dan tingkat volatilitas yang seragam. Evaluasi terhadap karakteristik dan risiko masing-masing aset tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan investasi atau perdagangan.

Peluang Futures di Tengah Perubahan Kondisi Pasar

Dalam menghadapi perubahan kondisi pasar, Bittime menyediakan Bittime Futures sebagai bagian dari ekosistem perdagangan aset digital. Bittime Futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short berdasarkan analisis pasar mereka. 

Dengan mengusung positioning sebagai Indonesia’s Gateway to Global Assets, Bittime menyediakan ekosistem aset digital terintegrasi yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk merespons perubahan kondisi pasar.

Bittime Futures menawarkan leverage hingga 25 kali serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin. Fitur tersebut memungkinkan trader menyesuaikan pendekatan perdagangan berdasarkan strategi dan toleransi risiko masing-masing. Namun, penggunaan leverage juga meningkatkan risiko karena perubahan harga yang relatif kecil dapat berdampak lebih besar terhadap modal yang digunakan.

Pada perdagangan dengan leverage, pergerakan harga yang berlawanan dengan posisi dapat menyebabkan kerugian signifikan dan likuidasi posisi apabila persyaratan margin tidak lagi terpenuhi. Dalam kondisi pasar yang bergerak cepat, risiko tersebut dapat meningkat, sehingga penggunaan leverage memerlukan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme perdagangan dan pengelolaan risiko.

Ryan menambahkan bahwa ketersediaan pilihan perdagangan perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap konsekuensi setiap keputusan.

“Fitur perdagangan seperti posisi long dan short serta pilihan margin dapat membantu trader menyesuaikan strategi dengan pandangan mereka terhadap pasar. Namun, leverage bukan jaminan keuntungan. Trader perlu memahami potensi kerugian, menetapkan batas risiko, dan menggunakan fitur yang tersedia secara bijak sesuai kemampuan finansial serta toleransi risiko masing-masing,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

    “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Oleh Satish Chandra Mishra* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meningkatkan hubungan bilateral Indonesia–India menjadi Kemitraan Strategis pada tahun 2005, mereka sesungguhnya melakukan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar menandatangani sebuah dokumen kerja sama. Keduanya sedang menghidupkan kembali ikatan yang telah terjalin selama berabad-abad untuk menegaskan bahwa Indonesia dan India bukan […]

  • Harga Pangan di Pasar Manado Tetap Murah di Tengah Krisis! Sekali Lagi, Walikota Angouw Turun Tangan

    Harga Pangan di Pasar Manado Tetap Murah di Tengah Krisis! Sekali Lagi, Walikota Angouw Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com— Perumda Pasar Kota Manado terus menunjukkan perannya dalam menjaga kestabilan harga pangan di Kota Manado. Di tengah gejolak harga komoditas nasional, stok bahan pokok di pasar tradisional dikelola dengan baik dan tetap terjangkau bagi masyarakat Salah satu langkah terbaru adalah penyaluran bantuan pangan yang dihadiri langsung oleh Walikota Manado, Andrei Angouw, lewat kegiatan […]

  • BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

    BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BINUS University menyelenggarakan BINUS HealthTech Festival 2026 di BINUS @Anggrek dengan tema “Navigating Future Health Technology to Support Indonesia Universal Health Coverage (UHC).” Festival ini mempertemukan pemerintah, industri kesehatan, tenaga medis, peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas bagaimana teknologi dapat memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan lebih merata di Indonesia. Indonesia masih menghadapi […]

  • Netanyahu Menggila di PBB: Sebut Negara Palestina Sebagai ‘Bunuh Diri Nasional’ Israel, Tuding Eropa Dukung Teroris!

    Netanyahu Menggila di PBB: Sebut Negara Palestina Sebagai ‘Bunuh Diri Nasional’ Israel, Tuding Eropa Dukung Teroris!

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    New York, ReputasiPlus.com – Dunia internasional kembali diguncang oleh pernyataan kontroversial Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidato panasnya di hadapan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (26/9) waktu setempat. Dalam nada tinggi dan penuh kemarahan, Netanyahu menuduh negara-negara Eropa yang mengakui negara Palestina sebagai “pengkhianat yang mendorong Israel ke jurang bunuh diri nasional.” Netanyahu […]

  • Personal Branding Jadi Bekal Masa Depan, Lois Merry Tangel Bagi Tips ke Anak Muda Melalui Kegiatan “IMA Goes To School” di Tomohon

    Personal Branding Jadi Bekal Masa Depan, Lois Merry Tangel Bagi Tips ke Anak Muda Melalui Kegiatan “IMA Goes To School” di Tomohon

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Tomohon, reputasiplus.com — Putri Pariwisata Indonesia 2016, Lois Merry Tangel, hadir sebagai pembicara dalam program Goes To School yang menjadi bagian dari kegiatan tahunan Manado High Street Market (MHSM). Acara ini berlangsung di SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon, selasa (30/09/2025), dengan tema utama “Personal Branding”.   Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Marketing Association (IMA) sebagai […]

  • Pipeline Inspection dengan Drone: Menemukan Masalah Pipa Migas Sebelum Menjadi Insiden

    Pipeline Inspection dengan Drone: Menemukan Masalah Pipa Migas Sebelum Menjadi Insiden

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pipeline inspection berbasis drone mempercepat pemeriksaan jaringan pipa migas dan menemukan masalah lebih dini. Kamera visual dan thermal memetakan koridor pipa, sedangkan sensor gas memantau kebocoran metana dari udara, tanpa memadamkan aliran dan tanpa menaikkan petugas ke area berbahaya Jaringan pipa minyak dan gas membentang puluhan hingga ratusan kilometer melewati area yang sulit dijangkau. Metode […]

expand_less