Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili Emiten Indonesia Berstandar Global

Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili Emiten Indonesia Berstandar Global

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) kian mengukuhkan reputasinya di kancah internasional lewat capaian skor Environmental, Social, and Governance (ESG) sebesar 71 dari 100 dalam penilaian S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) yang diumumkan pada 6 Februari 2026. Skor tersebut menempatkan WIKA Beton di kelompok teratas perusahaan industri material konstruksi global dan mempertegas posisinya sebagai pemain berstandar dunia.

Berdasarkan distribusi skor sektor material konstruksi dalam CSA, raihan 71 mengantarkan WIKA Beton ke kelompok Top Quintile, atau sekitar 13 persen teratas perusahaan secara global. Lonjakan dari skor 46 pada tahun sebelumnya ini mencerminkan akselerasi kinerja keberlanjutan yang signifikan, sekaligus hampir dua kali lipat di atas rata-rata industri global yang berada di kisaran 38.

Lompatan ESG ini tidak berdiri sendiri, tetapi selaras dengan transformasi strategis yang dicanangkan sejak 2024 melalui visi “Perusahaan Global Terpercaya Berkelanjutan Pemberi Solusi di Industri Beton” dan pembaruan identitas korporasi. Transformasi tersebut menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan diintegrasikan langsung ke dalam strategi bisnis, proses operasional, hingga pengambilan keputusan jangka panjang.

Konsistensi WIKA Beton juga tercermin dari partisipasi berulang dalam S&P Global CSA. Hingga penilaian 2026 ini, WIKA Beton telah mengikuti proses rating tersebut sebanyak lima kali secara berturut-turut, menunjukkan kedisiplinan perusahaan untuk membuka diri pada evaluasi independen dan melakukan perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun.

Skor ESG 71 WIKA Beton tersusun dari tiga dimensi utama, yakni Environmental, Social, serta Governance & Economic, dengan pilar Social menjadi penopang terkuat. Pada dimensi Social, perusahaan mencatatkan skor tertinggi di antara tiga pilar, diikuti dimensi Environmental dan dimensi Governance & Economic . Komposisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan aspek sosial dan lingkungan sudah bergerak melampaui kepatuhan minimum menuju penciptaan nilai tambah.

Pada dimensi Social, skor didukung antara lain oleh kriteria Environmental Policy & Management dan Materiality. Salah satu manifestasi konkret dari kebijakan dan pendekatan materialitas tersebut adalah pengembangan WHOME (WIKA Beton Home), hunian modular ramah lingkungan yang dirancang dengan prinsip desain berkelanjutan, efisiensi material, dan pengurangan jejak karbon. WHOME, rumah pracetak tipe 36 yang tahan gempa dan memenuhi standar struktur nasional, dapat dipasang hanya dalam waktu dua hari, sedangkan proses penyelesaian hingga siap huni membutuhkan sekitar 12–20 hari, menjadikannya solusi strategis untuk perumahan modern maupun hunian tetap pascabencana.

Di dimensi Environmental, WIKA Beton mengantongi skor antara lain ditopang oleh kriteria Biodiversity. Implementasi komitmen pelestarian keanekaragaman hayati itu tampak dalam program Concrete Reef Unit (CRU), yaitu unit beton khusus yang dipasang sebagai struktur buatan untuk restorasi terumbu karang dan memecah arus ombak laut. Hingga saat ini, WIKA Beton telah memproduksi dan menempatkan sekitar 5.500 unit CRU di kawasan pantai Gili Meno, Lombok, sehingga mendukung pemulihan habitat biota laut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi material konstruksi dapat berjalan seiring dengan pemulihan ekosistem pesisir terkait abrasi pantai.

Di pasar modal, profil keberlanjutan tersebut ditopang struktur kepemilikan yang relatif sehat. Porsi saham publik (free float) WIKA Beton tercatat berada di kisaran di atas 38 persen, jauh melampaui ketentuan minimum 15 persen yang tengah disiapkan Bursa Efek Indonesia untuk menyesuaikan standar free float global, termasuk ekspektasi lembaga indeks seperti MSCI. Posisi ini memberi ruang likuiditas yang lebih leluasa bagi investor institusi maupun ritel yang mengutamakan transparansi dan tata kelola dalam memilih emiten.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menegaskan bahwa capaian ESG tersebut bukan sekadar pengakuan atas kepatuhan, tetapi bukti bahwa keberlanjutan telah menjadi sumber keunggulan kompetitif. “Skor ESG 71 yang berada di atas rata-rata industri global menegaskan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan di WIKA Beton telah menjadi sumber penciptaan nilai dan penguatan daya saing perusahaan. ESG kami jalankan sebagai strategi bisnis untuk mendukung kinerja jangka panjang dan kepercayaan pemangku kepentingan,” ujar Kuntjara.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, WIKA Beton berkomitmen melanjutkan penguatan tata kelola, percepatan implementasi strategi iklim, dan peningkatan efisiensi energi, seraya memperluas portofolio solusi beton rendah karbon yang relevan dengan agenda dekarbonisasi sektor konstruksi global. Ke depan, perusahaan menargetkan peran yang semakin besar sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan infrastruktur yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global, sejalan dengan tren 2026 yang menjadikan ESG bukan lagi sekadar kewajiban pelaporan, melainkan strategi pertumbuhan dan diferensiasi pasar.

Di sisi lain, dinamika pasar modal menunjukkan bahwa karakteristik WIKA Beton mulai dipandang sejalan dengan konsep boutique stock yang banyak dibahas kalangan pengamat pasar. Chairman dan Founder Masyarakat Investor Independen (MII) Indonesia, Thendri Supriatno, mendefinisikan boutique stock sebagai emiten dengan spesialisasi tinggi dan fokus bisnis yang jelas, memiliki keunggulan kompetitif spesifik dan fundamental solid, namun kerap belum mendapat perhatian luas dari pasar. Mereka bukan saham berkapitalisasi besar yang ramai diperdagangkan, tetapi justru di segmen inilah peluang value investing yang sesungguhnya sering muncul.

Dalam pandangan Thendri, tidak sedikit investor kecil yang minim akses informasi lalu terjebak pada saham-saham besar yang fluktuatif semata karena mengikuti arus sentimen. Sebaliknya, boutique stock dengan fundamental yang jelas dan valuasi atraktif menawarkan value proposition yang lebih terukur bagi investor yang memahami apa yang mereka beli. Pasar modal, menurutnya, tidak bisa dibiarkan menjadi sekadar arena tebak-tebakan harga; investor perlu mengerti model bisnis, risiko, dan prospek emiten yang mereka pilih, beserta alasan rasional di balik keputusan investasinya.

Salah satu contoh emiten yang kian kerap dikaitkan dengan profil boutique stock di Indonesia adalah PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), yang di tengah penguatan kinerja keberlanjutan juga baru saja mencatat kontrak baru senilai sekitar Rp4 triliun sepanjang 2025. Karakteristik spesialisasi di industri beton pracetak, dukungan ekosistem BUMN dan Danantara, rekam jejak ESG yang menguat melalui lima kali partisipasi dalam rating S&P Global CSA, free float yang sudah berada di atas ketentuan minimum MSCI, serta pertumbuhan yang relatif terukur, menjadikan WIKA Beton sebagai alternatif investasi yang kian relevan di tengah volatilitas pasar, terutama bagi investor yang mengedepankan pemahaman fundamental dan perspektif jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya Terwujud! Minsel–Bone Bolango Teken Kerja Sama Besar Amankan Pasokan Pangan

    Akhirnya Terwujud! Minsel–Bone Bolango Teken Kerja Sama Besar Amankan Pasokan Pangan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam rangka intervensi pengendalian inflasi daerah sebagai respons atas dinamika harga kebutuhan pokok, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Pada Kamis, 6 November 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi. Momentum penting ini berlangsung di Ruang […]

  • Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Branch Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Sepanjang periode 10 Desember 2025 hingga 09 Januari 2026 (H-15 s.d H+15), Branch Tanjungpinang mencatatkan […]

  • First Lady Sulut Ani Andriani : “Brenti Jo Boros Pangan!” Ajak Warga Ubah Gaya Hidup dari Rumah

    First Lady Sulut Ani Andriani : “Brenti Jo Boros Pangan!” Ajak Warga Ubah Gaya Hidup dari Rumah

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ani Wandriani Selvanus, menyerukan gerakan “Stop Boros Pangan” sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan solidaritas sosial di masyarakat. ‎Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Ketahanan Pangan Daerah, di bawah arahan Gubernur Yulius Selvanus dan didukung penuh oleh Tim Penggerak PKK Sulut. ‎Dalam sosialisasi […]

  • KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Genangan di Pekalongan

    KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Genangan di Pekalongan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 14
    • 0Komentar

    ​KAI Daop 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. ​KAI Daop 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. Di tengah tantangan cuaca ekstrim, KAI memberikan perhatian khusus […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Hadir dan Berpartisipasi dalam Peringatan HUT Kodam Jaya ke-76

    BRI Region 6/Jakarta 1 Hadir dan Berpartisipasi dalam Peringatan HUT Kodam Jaya ke-76

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam Jaya ke-76 sebagai bentuk dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik antara dunia perbankan dan institusi TNI di wilayah DKI Jakarta. Kehadiran perwakilan Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BRI untuk terus […]

  • Lebaran Segera Tiba, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Penjulan Tiket Masa Angkutan Lebaran 2026

    Lebaran Segera Tiba, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Penjulan Tiket Masa Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 23 Januari 2026 – Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026 nanti. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, […]

expand_less