Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Pekanbaru – Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso bersama Operation Head Sori Ritonga dan Business Support Head Achmedi Akbar langsung mengawali masa kepemimpinannya dengan memperkuat konsolidasi internal guna mengoptimalkan kinerja produksi pada tahun 2026. Langkah tersebut ditandai melalui rapat perdana bersama seluruh jajaran manajemen yang digelar di Region Office PTPN IV Regional III, Pekanbaru, Belum lama ini.

Rapat yang diikuti seluruh Kepala Bagian, Group Manager, Manager kebun dan pabrik kelapa sawit (PKS) di lingkungan PTPN IV Regional III itu dipimpin langsung oleh Bambang Budi Santoso dan didampingi Operation Head Sori Ritonga serta Business Support Head Achmedi Akbar.

Konsolidasi ini menjadi momentum penting bagi Bambang yang baru saja dilantik sebagai Region Head PTPN IV Regional III usai serah terima jabatan pada hari yang sama. Ia menggantikan Ahmad Gusmar Harahap yang resmi memasuki masa purnatugas setelah menuntaskan pengabdian di entitas tersebut selama setahun penuh.

Dalam rapat tersebut, Bambang mengatakan bahwa kinerja moncer selama 2025 menjadi baseline yang jelas untuk menentukan performa di tahun mendatang. Dia juga mengatakan bahwa kekuatan PTPN IV Regional III adalah pada validitas data, tracking database, sehingga inisiatif penting seperti penguatan pemanfaatan statistik untuk perencanaan dan produksi bisa dioptimalkan.

“Insya Allah, kita jadikan realisasi 2025 menjadi target baseline minimal 2026. Kondisi saat ini, PTPN IV Regional III memiliki data yang kuat dan valid, bahkan ketelusuran hingga lima tahun terakhir. Seperti kemarin Pak Jatmiko (Dirut PTPN IV PalmCo) mengapresiasi PBB (perhitungan bunga buah) kita. Itulah keunggulan PTPN IV Regional III,” kata dia.

“Kita di sini memiliki budaya kerja yang positif serta kolaboratif, dan juga hubungan industrial juga alhamdulillah sangat baik. Tugas kita ke depan adalah memastikan setiap keputusan produksi berbasis data, presisi, dan berkelanjutan,” lanjut Bambang dalam arahannya.

Dalam rapat tersebut, manajemen memetakan akar persoalan yang memengaruhi produksi, mulai dari kondisi tanah serta optimalisasi pemanfaatan limbah sebagai sumber nutrisi organik tanaman.

Menjawab tantangan itu, PTPN IV Regional III menetapkan tiga strategi utama produksi 2026. Pertama adalah transformasi pengelolaan bahan organik melalui pengembangan Pembenah Tanah Cair (Liquid Soil Amendment).

Uji coba menunjukkan pembenah tanah cair mampu menyediakan unsur hara serta meningkatkan aktivitas biologi tanah. Dengan aplikasi yang lebih mudah dan luas, program ini diharapkan dapat memperbaiki kesehatan tanah secara bertahap, meningkatkan efisiensi serapan hara, serta menekan ketergantungan pupuk kimia yang selama ini menjadi beban biaya produksi.

Strategi kedua yang menjadi sorotan utama dalam rapat adalah penguatan formula statistik kebun berbasis analitik data dan machine learning. Strategi ini dinilai sebagai kunci peningkatan akurasi produksi pada 2026.

Selama ini, penyusunan proyeksi produksi dan rekomendasi pemupukan masih bersifat umum dan dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan deviasi antara rencana dan realisasi produksi. Melalui formula statistik, forecasting akan dilakukan hingga tingkat blok.

“Dengan model statistik, kita bisa membaca potensi produksi per blok secara objektif. Ini bukan sekadar angka, tetapi dasar pengambilan keputusan produksi dan pemupukan yang presisi,” jelas Operation Head Sori Ritonga.

Melalui pendekatan yang diusung Bagian Tanaman di bawah komando Daniel Triandio ini, rekomendasi pupuk tidak lagi bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap blok, termasuk umur tanaman, produktivitas historis, dan karakteristik lahan. Dengan demikian, efisiensi biaya dan peningkatan produksi dapat berjalan seiring.

Implementasi formula statistik pada 2026 akan diawali dengan Training of Trainer, pembersihan data (data cleansing), serta penyusunan forecasting produksi dari tingkat afdeling hingga regional. Hasil analisis ini juga akan menjadi fondasi penyusunan RKAP 2027 yang lebih akurat.

Strategi ketiga adalah pembangunan database dan penyusunan RKAP berbasis afdeling. Seluruh Asisten Afdeling akan menginventarisasi data detail setiap blok kebun, mulai dari tahun tanam, kondisi tanaman, aset, hingga catatan gangguan hama dan penyakit.

Database ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat perencanaan bottom-up, sekaligus memastikan bahwa setiap target produksi memiliki dasar data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain tiga strategi utama tersebut, Regional III juga melanjutkan penguatan program agro-ekologi seperti Hatch and Carry serta penanaman beneficial plant sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem kebun dan mendukung produktivitas jangka panjang.

Pada 2025, pelepasliaran Elaeidobius kamerunicus tercatat mencapai 146,95 persen dari rencana, sementara penanaman beneficial plant masih perlu ditingkatkan. Adapun dari sisi investasi, Regional III menyiapkan 491.431 batang bibit untuk mendukung program tanaman ulang dan tanaman konversi. Pada 2026, rencana Tanam ulang mencapai 2.927,59 hektare di delapan kebun, serta TK seluas 509 hektare di Kebun Air Molek I.

Business Support Head Achmedi Akbar menekankan pentingnya percepatan perizinan, ketepatan tender, serta pengawasan ketat agar program TU/TK berjalan sesuai target. Evaluasi progres akan dilakukan secara rutin, baik mingguan maupun dua mingguan, melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Melalui konsolidasi menyeluruh ini, Bambang Budi Santoso menegaskan komitmennya untuk membawa PTPN IV Regional III, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara menuju transformasi pertanian presisi yang berkelanjutan. Ia optimistis, dengan fondasi kinerja 2025 dan strategi yang lebih tajam, Regional III mampu meningkatkan daya saing pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur
penyangga sistem ban berjalan (conveyor belt support structure)    

    Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Cilegon, 18 Mei 2026 – PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) menyelesaikan Proyek Engineering Procurement Construction (EPC) Pembangunan Coal Handling Facility (CHF) Inpit Conveyor Banko (ICB) (SPPH 4540) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada awal tahun 2026. Penyelesaian proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas infrastruktur penanganan batubara, sekaligus menunjukkan kemampuan KBK […]

  • Eksim pada Bayi: Apa Penyebabnya dan Skincare Apa yang Aman Digunakan?

    Eksim pada Bayi: Apa Penyebabnya dan Skincare Apa yang Aman Digunakan?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Eksim pada bayi memang bisa membuat Mom & Dad khawatir, tapi kondisi ini cukup umum dan bisa dikelola dengan perawatan yang tepat. Kunci utamanya adalah memahami kondisi kulit bayi, menghindari pemicu iritasi, serta memilih skincare bayi untuk eksim yang lembut dan aman digunakan sehari-hari. Dengan rutinitas sederhana seperti membersihkan kulit secara lembut dan menjaga kelembapan […]

  • Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

    Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Baru pertama kali kirim paket ke luar negeri? Ikuti panduan 7 langkah praktis ini, mulai dari persiapan dokumen hingga paket dijemput langsung dari rumah Anda tanpa repot. Mengatasi Keraguan Kirim Barang Internasional Bagi sebagian besar pemula, proses kirim paket ke luar negeri sering kali terbayang sebagai sesuatu yang sangat rumit dan melelahkan. Banyak yang membayangkan […]

  • Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kisah inspiratif Ghazi Abdullah Muttaqien, pemuda Garut hafiz 30 juz yang sukses mendunia dan mendirikan pesantren internasional berkat bakti kepada orang tuanya Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Berbekal semangat berbakti kepada orang tua, khususnya sang ibu, ia kini dikenal sebagai […]

  • PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com – Pengusaha muda Abrizal Andrew Ang, Vice President PT Samudra Mandiri Sentosa (SMS) Bitung, hadir dalam program tahunan IMA Goes To School yang diselenggarakan Indonesia Marketing Association (IMA) di SMA Negeri 9 Manado, kamis (2/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Abrizal Ang berbagi pengalaman hidupnya sebagai wirausaha sekaligus memperkenalkan pentingnya semangat kewirausahaan (entrepreneurship) kepada para […]

  • Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

    Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Brand besar memiliki tantangan yang berbeda dalam digital advertising. Ekspektasi tinggi, skala bisnis besar, dan tekanan untuk terus bertumbuh membuat strategi iklan harus jauh lebih matang. Di sinilah peran digital advertising agency yang berpengalaman menjadi sangat penting. Brand seperti BCA, BMW, Marjan, dan Midea tidak hanya membutuhkan exposure, tetapi juga performa yang terukur dan berkelanjutan. […]

expand_less