Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Pekanbaru – Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso bersama Operation Head Sori Ritonga dan Business Support Head Achmedi Akbar langsung mengawali masa kepemimpinannya dengan memperkuat konsolidasi internal guna mengoptimalkan kinerja produksi pada tahun 2026. Langkah tersebut ditandai melalui rapat perdana bersama seluruh jajaran manajemen yang digelar di Region Office PTPN IV Regional III, Pekanbaru, Belum lama ini.

Rapat yang diikuti seluruh Kepala Bagian, Group Manager, Manager kebun dan pabrik kelapa sawit (PKS) di lingkungan PTPN IV Regional III itu dipimpin langsung oleh Bambang Budi Santoso dan didampingi Operation Head Sori Ritonga serta Business Support Head Achmedi Akbar.

Konsolidasi ini menjadi momentum penting bagi Bambang yang baru saja dilantik sebagai Region Head PTPN IV Regional III usai serah terima jabatan pada hari yang sama. Ia menggantikan Ahmad Gusmar Harahap yang resmi memasuki masa purnatugas setelah menuntaskan pengabdian di entitas tersebut selama setahun penuh.

Dalam rapat tersebut, Bambang mengatakan bahwa kinerja moncer selama 2025 menjadi baseline yang jelas untuk menentukan performa di tahun mendatang. Dia juga mengatakan bahwa kekuatan PTPN IV Regional III adalah pada validitas data, tracking database, sehingga inisiatif penting seperti penguatan pemanfaatan statistik untuk perencanaan dan produksi bisa dioptimalkan.

“Insya Allah, kita jadikan realisasi 2025 menjadi target baseline minimal 2026. Kondisi saat ini, PTPN IV Regional III memiliki data yang kuat dan valid, bahkan ketelusuran hingga lima tahun terakhir. Seperti kemarin Pak Jatmiko (Dirut PTPN IV PalmCo) mengapresiasi PBB (perhitungan bunga buah) kita. Itulah keunggulan PTPN IV Regional III,” kata dia.

“Kita di sini memiliki budaya kerja yang positif serta kolaboratif, dan juga hubungan industrial juga alhamdulillah sangat baik. Tugas kita ke depan adalah memastikan setiap keputusan produksi berbasis data, presisi, dan berkelanjutan,” lanjut Bambang dalam arahannya.

Dalam rapat tersebut, manajemen memetakan akar persoalan yang memengaruhi produksi, mulai dari kondisi tanah serta optimalisasi pemanfaatan limbah sebagai sumber nutrisi organik tanaman.

Menjawab tantangan itu, PTPN IV Regional III menetapkan tiga strategi utama produksi 2026. Pertama adalah transformasi pengelolaan bahan organik melalui pengembangan Pembenah Tanah Cair (Liquid Soil Amendment).

Uji coba menunjukkan pembenah tanah cair mampu menyediakan unsur hara serta meningkatkan aktivitas biologi tanah. Dengan aplikasi yang lebih mudah dan luas, program ini diharapkan dapat memperbaiki kesehatan tanah secara bertahap, meningkatkan efisiensi serapan hara, serta menekan ketergantungan pupuk kimia yang selama ini menjadi beban biaya produksi.

Strategi kedua yang menjadi sorotan utama dalam rapat adalah penguatan formula statistik kebun berbasis analitik data dan machine learning. Strategi ini dinilai sebagai kunci peningkatan akurasi produksi pada 2026.

Selama ini, penyusunan proyeksi produksi dan rekomendasi pemupukan masih bersifat umum dan dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan deviasi antara rencana dan realisasi produksi. Melalui formula statistik, forecasting akan dilakukan hingga tingkat blok.

“Dengan model statistik, kita bisa membaca potensi produksi per blok secara objektif. Ini bukan sekadar angka, tetapi dasar pengambilan keputusan produksi dan pemupukan yang presisi,” jelas Operation Head Sori Ritonga.

Melalui pendekatan yang diusung Bagian Tanaman di bawah komando Daniel Triandio ini, rekomendasi pupuk tidak lagi bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap blok, termasuk umur tanaman, produktivitas historis, dan karakteristik lahan. Dengan demikian, efisiensi biaya dan peningkatan produksi dapat berjalan seiring.

Implementasi formula statistik pada 2026 akan diawali dengan Training of Trainer, pembersihan data (data cleansing), serta penyusunan forecasting produksi dari tingkat afdeling hingga regional. Hasil analisis ini juga akan menjadi fondasi penyusunan RKAP 2027 yang lebih akurat.

Strategi ketiga adalah pembangunan database dan penyusunan RKAP berbasis afdeling. Seluruh Asisten Afdeling akan menginventarisasi data detail setiap blok kebun, mulai dari tahun tanam, kondisi tanaman, aset, hingga catatan gangguan hama dan penyakit.

Database ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat perencanaan bottom-up, sekaligus memastikan bahwa setiap target produksi memiliki dasar data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain tiga strategi utama tersebut, Regional III juga melanjutkan penguatan program agro-ekologi seperti Hatch and Carry serta penanaman beneficial plant sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem kebun dan mendukung produktivitas jangka panjang.

Pada 2025, pelepasliaran Elaeidobius kamerunicus tercatat mencapai 146,95 persen dari rencana, sementara penanaman beneficial plant masih perlu ditingkatkan. Adapun dari sisi investasi, Regional III menyiapkan 491.431 batang bibit untuk mendukung program tanaman ulang dan tanaman konversi. Pada 2026, rencana Tanam ulang mencapai 2.927,59 hektare di delapan kebun, serta TK seluas 509 hektare di Kebun Air Molek I.

Business Support Head Achmedi Akbar menekankan pentingnya percepatan perizinan, ketepatan tender, serta pengawasan ketat agar program TU/TK berjalan sesuai target. Evaluasi progres akan dilakukan secara rutin, baik mingguan maupun dua mingguan, melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Melalui konsolidasi menyeluruh ini, Bambang Budi Santoso menegaskan komitmennya untuk membawa PTPN IV Regional III, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara menuju transformasi pertanian presisi yang berkelanjutan. Ia optimistis, dengan fondasi kinerja 2025 dan strategi yang lebih tajam, Regional III mampu meningkatkan daya saing pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • BINUS @Malang Hadirkan Workshop untuk Kesehatan Mental dan Performa Akademik

    BINUS @Malang Hadirkan Workshop untuk Kesehatan Mental dan Performa Akademik

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perkuliahan yang menuntut fokus akademik sekaligus ketahanan emosional, BINUS @Malang menghadirkan Mental Health Workshop: Building Connection, Meaning, and Healthy Sleep sebagai ruang reflektif bagi Binusian untuk berhenti sejenak, memahami diri, dan membangun keseimbangan yang lebih sehat dalam menjalani kehidupan kampus. Workshop ini dirancang sebagai pengalaman yang membantu mahasiswa mengenali perjalanan pribadinya, termasuk […]

  • Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada […]

  • Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

    Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna meningkatkan kualitas layanan dan memberikan nilai tambah bagi para nasabah setianya, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua resmi menjalin kerja sama merchant strategis dengan hotel bintang lima terkemuka, DoubleTree by Hilton. Kolaborasi ini ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh perwakilan manajemen BRI Mangga Dua dan pihak DoubleTree. Langkah ini […]

  • Routing Chat Otomatis Barantum Permudah Distribusi Chat Customer

    Routing Chat Otomatis Barantum Permudah Distribusi Chat Customer

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis mulai kesulitan menjaga respon customer tetap cepat setiap hari. Volume chat terus meningkat, sementara distribusi inquiry masih dilakukan manual. Banyaknya […]

  • Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

    Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Medan 28 April – Perkembangan sektor ekonomi kreatif yang kian pesat menempatkan generasi muda sebagai penggerak utama inovasi dan kewirausahaan di berbagai daerah. Namun, potensi tersebut menuntut kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, inovatif, dan mampu mengelola ide secara sistematis agar berdampak nyata bagi masyarakat. […]

  • Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

    Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Di tengah tekanan pasar yang terjadi pada penutupan perdagangan 2 April 2026, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah dan mayoritas sektor industri bergerak turun, saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau KRAS justru mencatatkan penguatan Menyikapi fenomena tersebut, analis pasar modal Dr. Riska Afriani mengatakan, investor memang akan memilih saham-saham yang dinilai menarik dan […]

expand_less