Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi, Industrialisasi Perlu Jadi Fokus

Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi, Industrialisasi Perlu Jadi Fokus

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Hilirisasi mineral kembali menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi nasional sepanjang 2025. Dari total investasi nasional sebesar Rp1.931,2 triliun, sektor hilirisasi menyumbang 30,2% atau sekitar Rp584,1 triliun, menjadikannya pendorong utama pertumbuhan investasi Indonesia.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor mineral, dengan total Rp373,1 triliun, yang terdiri dari Nikel Rp185,2 triliun, Tembaga Rp65,9 triliun, Bauksit Rp53,1 triliun, Besi baja Rp39,2 triliun, Timah Rp11,3 triliun, dan mineral lainnya sebesar Rp18,4 triliun.

Capaian ini jauh lebih tinggi dibandingkan sektor lain seperti perkebunan dan kehutanan Rp144,5 triliun, migas Rp60 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp6,4 triliun. Data tersebut menegaskan bahwa hilirisasi mineral telah menjadi tulang punggung investasi nasional.

Kendati demikian hilirisasi dinilai masih perlu melangkah ke tahap industrialisasi. Meski capaian investasi tersebut sangat positif, para ekonom menilai Indonesia kini memasuki fase baru yang lebih menantang: mengubah hilirisasi menjadi industrialisasi menyeluruh.

Pengamat ekonomi energi dari UGM, Fahmy Radhi, menilai hilirisasi saat ini masih didominasi oleh pembangunan smelter, sehingga nilai tambah lanjutan belum sepenuhnya tercapai.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengejar besaran investasi. Yang lebih penting adalah memastikan investasi tersebut membangun ekosistem industrialisasi yang lengkap dari hulu hingga hilir,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kualitas investasi melalui penguatan rantai pasok, diversifikasi produk, dan peningkatan teknologi industri.

Fahmy juga mencontohkan proyek hilirisasi alumina–aluminium yang dikembangkan oleh anak usaha MIND ID: PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebagai contoh hilirisasi yang mulai mengarah pada industrialisasi yang lebih matang.

Indonesia Harus Mampu Menciptakan Produk Akhir

Pengamat Ekonomi INDEF, Ahmad Heri Firdaus, menegaskan bahwa tantangan besar berikutnya adalah membangun industri produk jadi (end products) agar nilai tambah hilirisasi dapat dinikmati di dalam negeri.

“Indonesia harus mampu memproduksi end product di dalam negeri. Perlu ada iklim usaha yang memberikan nilai plus kepada investor agar mereka bersedia berinvestasi hingga tahap produk jadi,” jelasnya.

Ahmad mengingatkan bahwa hilirisasi harus menghasilkan nilai tambah optimal, bukan berhenti pada produk setengah jadi atau intermediate goods.

Adapun, pemerintah siapkan 20 proyek hilirisasi baru. Menteri Investasi dan CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan 20 proyek hilirisasi strategis dengan potensi investasi sekitar US$26 miliar dan penciptaan hingga 600.000 lapangan kerja. Sebanyak enam proyek telah diresmikan pada Februari 2026, sementara sisanya masih dalam tahap konstruksi dan negosiasi investasi.

Dengan kontribusi 30,2% terhadap total investasi nasional, hilirisasi mineral diperkirakan masih akan menjadi pilar utama investasi pada 2026.

Pemerintah terus mengupyakan investasi besar ini mampu menjadi motor bagi penciptakan nilai tambah lanjutan, memperkuat ekosistem industri nasional,

membangun rantai pasok domestik, dan menghasilkan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat,  BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sukabumi, 6 Februari 2026 – Sukabumi menunjukkan akselerasi pembangunan ekonomi yang semakin solid dalam beberapa tahun terakhir. Performa ini tidak terlepas dari karakter sosial masyarakat yang menjunjung kebersamaan dan kearifan lokal, nilai yang berakar sejak masa Kerajaan Pajajaran dan terus hidup dalam tradisi seperti seren taun dan budaya ngaliwet, yang menjadi modal sosial penting dalam […]

  • Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

    Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi para pegawainya. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa (3/2) hingga Rabu (4/2) Februari 2026, bertempat di Ruang Garuda Kantor Daop 9 Jember. Jember, 4 Februari 2026 — PT […]

  • Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak usaha PTPN I, sukses memproduksi 32 juta liter bioetanol pada kinerja 2025. Angka ini mencatatkan expanded dua juta liter dari kapasitas terpasang pabrik yang hanya 30 juta liter. Pencapaian ini mengkonfirmasi kesiapan PTPN Group memasuki era transisi energi fosil ke energi hijau pada […]

  • Resmi Dibentuk! Inilah Daftar Pengurus BPPD Manado 2025–2029, Sosok-Sosok Kunci yang Bakal Dongkrak Pariwisata Kota Manado

    Resmi Dibentuk! Inilah Daftar Pengurus BPPD Manado 2025–2029, Sosok-Sosok Kunci yang Bakal Dongkrak Pariwisata Kota Manado

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado resmi dibentuk dan mulai bekerja untuk periode 2025–2029. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, pada Rabu (19/11) melantik Pengurus Penentu Kebijakan dan Pelaksana BPPD di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado. Pembentukan BPPD ini mengacu pada Peraturan Wali Kota Manado Nomor 9 Tahun 2025. Lembaga […]

  • Cara Meminta Sampel Fisik dan Mockup Banner ke Supplier X Banner

    Cara Meminta Sampel Fisik dan Mockup Banner ke Supplier X Banner

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Mengapa meminta sampel fisik penting sebelum produksi massal Meminta sampel fisik sebelum produksi massal adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan hasil akhir sesuai ekspektasi dan mengurangi risiko biaya tambahan. Dengan sampel Anda bisa memeriksa ketebalan dan tekstur material secara langsung serta menguji ketahanan cetak terhadap gesekan dan cuaca, hal yang sulit dinilai hanya dari […]

  • Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

    Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kucing Bengal merupakan salah satu ras kucing yang paling menarik perhatian di dunia pecinta kucing. Banyak Pawfriends mengenal Kucing Bengal dari pola bulunya yang khas dengan totol-totol menyerupai macan tutul kecil. Penampilan Kucing Bengal yang eksotis membuat ras ini sering menjadi incaran para pet lovers yang ingin memelihara kucing dengan karakter unik sekaligus elegan. Asal-usul […]

expand_less