Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » Pop-Up Booth dengan Sentuhan Multisensori, Cara Baru Brand Memenangkan Pasar

Pop-Up Booth dengan Sentuhan Multisensori, Cara Baru Brand Memenangkan Pasar

  • account_circle Redaktur Reputasi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Strategi pemasaran berbasis pengalaman kini menjadi senjata utama brand dalam memenangkan persaingan di pasar ritel dan event. Salah satu metode yang tengah menjadi sorotan adalah in-booth engagement dengan pendekatan multisensory immersive experience, yang mengoptimalkan stimulasi pancaindra pengunjung untuk membangun keterlibatan emosional dan mendorong keputusan pembelian. (IND)

 

 

Tren ini berkembang pesat pascapandemi COVID-19. Setelah dua tahun lebih berinteraksi secara digital, konsumen menunjukkan kerinduan terhadap aktivitas offline yang menghadirkan sensasi langsung, otentik, dan berkesan. Pop-up booth menjadi sarana strategis bagi brand untuk tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menciptakan pengalaman unik yang sulit dilupakan.

 

Siapa yang Mengadopsi Strategi Ini?

 

Penerapan multisensory immersive experience telah diadopsi oleh berbagai industri, mulai dari F&B (Food and Beverage), teknologi, otomotif, kecantikan, hingga fesyen. Perusahaan-perusahaan besar memanfaatkan konsep ini dalam pameran dagang, festival produk, maupun event promosi khusus. Tujuannya jelas: memperkuat citra merek, meningkatkan retensi memori konsumen, dan mengakselerasi penjualan.

 

Apa yang Dilakukan Brand di Booth?

 

Pendekatan ini menggabungkan unsur estetika, teknologi, dan interaksi fisik untuk merangsang seluruh pancaindra pengunjung:

 

Penglihatan (Sight)

Warna booth dipilih selaras dengan identitas merek untuk membangun konsistensi visual. Mood lighting digunakan untuk mengatur atmosfer, sedangkan teknologi seperti augmented reality (AR) dan Internet of Things (IoT) menghadirkan interaksi produk yang personal. Misalnya, pengunjung dapat memindai kode QR untuk melihat simulasi penggunaan produk sesuai preferensi mereka.

 

Penciuman (Smell)

Aroma menjadi faktor yang sering diabaikan namun memiliki dampak psikologis signifikan. Booth parfum dapat menyebarkan wewangian khas untuk menanamkan memori merek. Sementara itu, brand non-parfum dapat memilih aroma yang menciptakan rasa nyaman, seperti vanila atau kayu manis, guna memperpanjang durasi kunjungan.

 

Pendengaran (Sound)

Musik dengan tempo cepat mendorong keputusan belanja spontan, cocok untuk produk harga terjangkau. Sebaliknya, musik dengan tempo lambat memberi ruang bagi konsumen untuk mempertimbangkan pembelian produk premium. Pemilihan genre juga memengaruhi persepsi: jazz menenangkan, R&B menghangatkan, sedangkan pop membangkitkan keceriaan.

 

Peraba (Touch)

Produk yang dapat disentuh langsung menumbuhkan rasa memiliki (sense of ownership). Pada produk teknologi seperti smartphone, konsumen bisa merasakan tekstur premium seperti bodi aluminium yang ringan namun kokoh. Hal ini membentuk persepsi kualitas yang sulit ditiru melalui promosi digital.

 

Pengecap (Taste)

Untuk brand F&B, pembagian sampel makanan atau minuman menjadi metode efektif memperkenalkan rasa. Brand non-F&B pun dapat memanfaatkan strategi ini, misalnya dengan menyediakan snack bertema yang sesuai dengan narasi merek, sehingga memperkaya pengalaman pengunjung.

 

Di Mana Tren Ini Terlihat?

 

Konsep multisensory booth kini banyak ditemukan di pameran industri internasional, event lifestyle, mall activation, dan festival brand. Bahkan, sejumlah brand global mulai menerapkannya di toko fisik untuk memberikan alasan lebih bagi konsumen datang langsung, bukan hanya berbelanja secara daring.

 

Kapan Popularitasnya Meningkat?

 

Peningkatan signifikan terlihat sejak awal 2022, ketika pembatasan kegiatan sosial mulai dilonggarkan. Data dari Event Marketing Institute menunjukkan, minat konsumen terhadap event tatap muka naik hingga 76% dibandingkan masa sebelum pandemi, dengan mayoritas responden mengaku mencari pengalaman yang “bermakna dan berkesan”.

 

Mengapa Strategi Ini Efektif?

 

Secara psikologis, stimulasi multisensori memperkuat keterlibatan emosional dan meningkatkan brand recall. Konsumen yang terpapar pengalaman imersif lebih cenderung mengingat merek dan merasa terhubung dengannya. Hal ini berdampak pada loyalitas, rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth), dan konversi penjualan.

 

Bagaimana Implementasinya?

 

Brand perlu melakukan riset mendalam terkait perilaku audiens, menentukan pancaindra mana yang paling relevan, serta mengintegrasikan teknologi dan narasi merek secara konsisten. Penggunaan storytelling yang kuat—didukung visual, aroma, musik, rasa, dan sentuhan—dapat menjadikan kunjungan ke booth bukan sekadar melihat produk, melainkan merasakan kisah di balik merek tersebut.

  • Penulis: Redaktur Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program spesial menarik bagi karyawan dan nasabah BRI melalui penyelenggaraan Mini Expo Kendaraan di Kantor Pusat BRI Sudirman, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang ini, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk semakin mendekatkan layanan pembiayaan […]

  • Metland Hotel Cirebon Hadirkan Syawalan Packages Jelang Mudik Lebaran Tahun 2026

    Metland Hotel Cirebon Hadirkan Syawalan Packages Jelang Mudik Lebaran Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Menyambut dan memeriahkan momen Bulan Syawal, Metland Hotel Cirebon menghadirkan promo spesial bertajuk “Syawalan Packages” yang disusun untuk mempererat tali silaturahmi selama periode Hari Raya Lebaran 1447 H bersama keluarga, sahabat, komunitas, kolega maupun instansi perusahaan. Momentum Syawalan menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan saling memaafkan dalam suasana yang lebih hangat dan santai. “Momentum […]

  • PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan  Penyesuaian Berbasis Prudence

    PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara […]

  • Libur Imlek Masih Berlanjut, Sisa Tiket di Daop 9 Jember Masih Tersedia untuk Beberapa Rute

    Libur Imlek Masih Berlanjut, Sisa Tiket di Daop 9 Jember Masih Tersedia untuk Beberapa Rute

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Animo masyarakat untuk menikmati masa libur Tahun Baru Imlek 2577 di wilayah Daop 9 Jember menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Sabtu (14/2), tercatat sebanyak 50.820 tiket telah terjual untuk keberangkatan kereta api di wilayah Daop 9 Jember selama periode libur panjang ini. Jember, 14 Februari 2026 – Animo masyarakat untuk menikmati masa libur Tahun […]

  • Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak […]

  • Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

    Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Semarang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pelabuhan Tanjung Emas mencatat peningkatan arus penumpang selama periode H-15 s.d. H+15 Nataru, mulai […]

expand_less