Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

53 Hari Tanpa Pulang, The MIND Journey Menyusuri Indonesia dan Cerita Manusia di Balik Tambang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

53 Hari, 19.000 KM, Satu Misi: Menyingkap Sisi Lain Tambang Indonesia

Jakarta — Selama 53 hari, Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen meninggalkan rumah dan menempuh perjalanan sejauh 19.000 kilometer, menyusuri Indonesia dari Sumatera hingga Papua.

Perjalanan tersebut bukan sekadar proses produksi film dokumenter, melainkan eksplorasi panjang yang mempertemukan mereka dengan wajah Indonesia yang jarang terlihat—cerita masyarakat, harapan, serta kehidupan di sekitar wilayah pertambangan.

Melalui dokumenter The MIND Journey: For Indonesia and the World, keduanya menjelajahi berbagai wilayah dengan kondisi ekstrem, dari dataran rendah hingga ketinggian 4.285 meter di atas permukaan laut. Dalam perjalanan tersebut, Ari dan Nia melihat langsung operasional tambang seluruh anggota Grup MIND ID, mulai dari ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, Timah, Vale Indonesia.

Aktor sekaligus produser dokumenter, Ari Sihasale, mengungkapkan perjalanan ini menjadi pengalaman yang membuka perspektif baru tentang Indonesia dan industri pertambangan.

“Jadi perjalanan kami selama 53 hari, 19.000 km yang kita tempuh. Lalu bagaimana? 1.272 jam nggak pulang-pulang dari Sumatera sampai tanah Papua. Dari 0 sampai 4.285 MDPL. Jadi di sini kita bisa melihat bagaimana Indonesia sebenarnya, bagaimana perusahaan-perusahaan tambang tidak hanya mengambil, tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakatnya,” ujar Ari dalam penayangan film The MIND Journey di Jakarta, Rabu (1/4).

Perjalanan dimulai dari wilayah barat Indonesia hingga timur, menyusuri daerah-daerah yang selama ini hanya mereka dengar namanya. Mulai dari Tanah Jawa, Sumatera, Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi, Halmahera, hingga Papua.

Namun bukan hanya medan yang berat yang menjadi tantangan. Jadwal yang padat dan minim waktu istirahat membuat kebersamaan tim menjadi kunci selama perjalanan berlangsung.

“Pertama kalau dari kami adalah kebersamaan itu penting. Apapun itu kebersamaan itu penting. Jadi kita bisa saling mengingatkan, kita saling peduli. Syutingnya setiap hari soalnya, perpindahannya setiap hari dan tidak ada istirahat, istirahat adalah ketika perpindahan,” kata Ari.

Perubahan suhu ekstrem juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dari panas menyengat di Timika, tim harus langsung menuju wilayah dengan ketinggian lebih dari 4.000 meter menyusuri kawasan tambang Grasberg pada hari berikutnya.

“Memang berat ketika kita semua panas, tapi ketika sampai di Timika itu panas sekali kemudian besoknya kita harus naik ke 4000-an. Nah di situlah aklimatisasinya tidak terlalu lama tapi itu kita selalu memperhatikan “vitamin” itu dengan cara kita saling support,” ujarnya.

Bagi Nia Sihasale, perjalanan tersebut bukan hanya proses produksi dokumenter, tetapi juga perjalanan batin yang membuka banyak perspektif baru tentang Indonesia, khususnya terkait kehidupan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Ia mengaku, selama perjalanan dari Sumatera hingga Papua, tim menemukan banyak hal terkait pertambangan yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya, bahkan untuk wilayah yang relatif dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kayak apa ya, tapi yang lain kan kami belum tahu, artinya mungkin satu hal kecil saja bahwa kami tinggal di Jakarta, ya kan di Jakarta Selatan kami. Tiba-tiba ada tambang Pongkor di Bogor kita baru tahu sampai seumur hidup ini,” katanya.

Yang paling membekas bagi Nia adalah pertemuan dengan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Ia melihat langsung bagaimana aktivitas pertambangan membuka peluang ekonomi baru, menciptakan usaha masyarakat, hingga memperkuat hubungan sosial di sekitar wilayah operasional.

Lewat film dokumenter ini, kata Nia, tim berupaya menghadirkan gambaran yang lebih utuh mengenai industri pertambangan yang dijalankan oleh Grup MIND ID, sekaligus menjawab berbagai stigma yang berkembang di masyarakat. Seluruh cerita ditampilkan secara natural tanpa skenario.

“Kita ingin membuka mata dan hati yang menonton, bukan bermaksud menggurui tapi supaya ini loh yang benar kalau pertambangan yang dikelola dengan baik bertanggung jawab, kalian bisa bertanya sendiri manfaatnya untuk masyarakat. Dan itu bukan kami yang menjawab, tidak ada skripnya, jadi murni jawaban dari hati masyarakat,” kata Nia.

Pengalaman tersebut juga menghadirkan momen emosional bagi tim selama perjalanan. Nia mengaku beberapa kali terharu ketika melihat langsung dampak yang dirasakan masyarakat.

“Kadang kita ikut nangis dan saya juga kadang ikut berkaca-kaca karena ternyata buat masyarakat sekitar dampaknya sangat besar sekali buat keluarga mereka,” ujarnya.

Pengalaman tersebut juga menumbuhkan rasa bangga terhadap Indonesia yang begitu luas dan kaya.

“Kita jadi lebih bersyukur dan kita jadi lebih bangga jadi orang Indonesia. Gila ya Indonesia luar biasa banget gitu kita baru, iya kita baru lihat Halmahera, baru lihat Ternate gitu,” kata Nia.

Dokumenter The MIND Journey: For Indonesia and the World yang dibintangi Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen ini akan menampilkan perjalanan lintas Indonesia serta kisah masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Program ini akan tayang mulai 4 April 2026, setiap Sabtu pukul 15.00 WIB di Metro TV, dalam 13 episode yang menyuguhkan perjalanan dari Sumatera hingga Papua—membawa penonton melihat Indonesia dari sudut pandang yang lebih dekat, lebih manusiawi, dan penuh cerita.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hangatkan Suasana Ramadan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa

    Hangatkan Suasana Ramadan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Masih dalam semangat kehangatan bulan suci Ramadan, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali merealisasikan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mendistribusikan ratusan paket berbuka puasa bergizi dan menu takjil kepada masyarakat pada Selasa (10/3). Inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam menebar manfaat dan kebaikan kepada masyarakat sekitar area operasional bisnis selama […]

  • Momentum Ramadan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia

    Momentum Ramadan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Pelanggan setia MyRepublic Indonesia mendapatkan peningkatan kecepatan internet secara otomatis tanpa biaya tambahan di program “Bagi-Bagi Berkah Ramadan.” Jakarta, 13 Maret 2026 — Bulan Ramadan sering kali menjadi momen meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari menonton hiburan bersama keluarga setelah berbuka puasa hingga mengikuti kajian secara daring menjelang sahur. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MyRepublic Indonesia […]

  • Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Kian Diperkuat

    Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Kian Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus menunjukkan kinerja positif melalui layanan pengiriman barang retail andalannya, KALOG Express. Hingga Mei 2026, KAI Logistik berhasil mengelola pengiriman barang retail mencapai sekitar 31,5 ribu ton, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, menyampaikan bahwa capaian tersebut […]

  • Kalau Rugi Trading, Uangnya ke Mana? Ini Penjelasan Cara Kerja Pasar Forex

    Kalau Rugi Trading, Uangnya ke Mana? Ini Penjelasan Cara Kerja Pasar Forex

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jangan salah kaprah! Kerugian dalam trading forex bukan berarti uang “diambil” sepihak. Simak penjelasan lengkap cara kerja pasar, ekosistem bursa, dan tips memilih broker trading aman di Indonesia. Minat masyarakat terhadap trading forex dan komoditas terus berkembang, namun di sisi lain masih banyak pertanyaan mendasar yang sering muncul. Salah satunya adalah: kalau mengalami kerugian saat […]

  • KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Evaluasi operasional yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan kepadatan pengguna pada sejumlah perjalanan LRT Jabodebek di jam sibuk pagi mulai merata setelah penyesuaian jadwal operasional diberlakukan pada 15 Juni 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mengalihkan sebagian perjalanan malam ke pagi tanpa menambah jumlah perjalanan harian. Penyesuaian operasional tetap dilakukan dengan mengedepankan keselamatan serta […]

  • Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi

    Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mendengar kabar kanopi pabrik atau area parkir industri ambruk bukan lagi hal baru, namun tetap saja mengejutkan. Secara visual, kanopi sering dianggap sebagai “struktur tambahan” yang tidak seberat bangunan utama. Padahal, kanopi memiliki tantangan beban yang sangat dinamis: mulai dari terpaan angin kencang, tumpuan air hujan yang meluap, hingga getaran dari aktivitas kendaraan berat di […]

expand_less