Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Perilaku konsumen dalam mencari informasi digital mulai berubah cukup signifikan. Jika sebelumnya orang langsung pergi ke mesin telusur, seperti Google, sekarang sebagian pengguna justru memulai pencarian dari kecerdasan buatan (AI).

Studi yang dikutip oleh Search Engine Land menunjukkan bahwa sekitar 37% konsumen kini mengawali pencarian mereka melalui AI. Artinya, titik awal perjalanan konsumen mulai bergeser.

Temuan ini juga diperkuat oleh laporan dari Priority Pixels yang menyebutkan bahwa 60% pengguna merasa jawaban dari AI lebih jelas dibandingkan hasil pencarian tradisional. Ini menunjukkan bahwa bukan hanya penggunaannya yang meningkat, tetapi juga kepercayaan terhadap AI sebagai sumber informasi.

Perubahan ini membuat peran AI tak lagi sekadar alat bantu. AI mulai menjadi tempat utama orang mencari dan memahami informasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada risiko baru yang sering luput dari perhatian brand.

Dalam sistem AI, pengguna tidak lagi melihat banyak pilihan seperti di halaman hasil pencarian. AI akan menyaring dan merangkum hanya beberapa brand yang dianggap paling relevan dan kredibel. Akibatnya, jumlah brand yang masuk ke tahap pertimbangan jadi jauh lebih sedikit.

“Ketika konsumen mulai dari AI, mereka tidak lagi melihat banyak opsi seperti di mesin pencari. Mereka langsung mendapatkan ringkasan. Artinya, brand yang tidak masuk dalam ringkasan tersebut bisa kehilangan peluang bahkan sebelum dipertimbangkan,” ujar Alexandro Wibowo, Co-Founder Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas digital brand di era AI.

Situasi ini menciptakan risiko yang sifatnya tidak terlihat langsung, tetapi berdampak besar. Brand bisa saja masih aktif, memiliki produk yang bagus, bahkan mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari, tetapi tetap tidak muncul dalam jawaban AI.

Apabila ini terjadi, brand bisa kehilangan peluang sejak awal tanpa ada tanda yang jelas dari sisi performa.

“Ini yang sering tidak disadari. Brand merasa performanya masih stabil, padahal pelan-pelan mereka mulai tidak masuk dalam percakapan. Dampaknya baru terasa belakangan, saat peluang sudah lewat,” jelas Alexandro.

Melihat perubahan ini, muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai AI Visibility Optimization (AVO). Pendekatan ini berfokus pada bagaimana brand membangun struktur informasi yang jelas, konsistensi narasi, serta sinyal kredibilitas agar lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh sistem AI.

“AI tidak hanya mencari informasi, tapi juga menyusun jawaban dan memilih. Kalau brand tidak cukup jelas, tidak konsisten, atau tidak punya validasi yang kuat, AI tidak punya alasan untuk menyebutnya,” tambah Alexandro.

Seiring makin banyaknya konsumen yang memulai pencarian dari AI, perusahaan perlu mulai mengevaluasi kembali strategi visibilitas digital mereka. Persaingan sekarang bukan hanya soal siapa yang muncul, tetapi siapa yang masuk dalam jawaban.

Di era ini, kehilangan visibilitas tidak selalu terlihat dari angka, melainkan sering terjadi saat brand tidak lagi muncul di momen yang paling menentukan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

    Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Ragdoll Cat menjadi salah satu ras kucing paling populer di dunia karena tampilannya yang elegan, bulu yang lembut, serta sifatnya yang jinak dan penyayang. Tidak heran jika banyak Pawfriends jatuh hati pada Ragdoll Cat sejak pertama kali melihatnya. Namun, di balik keindahannya, Ragdoll Cat membutuhkan perawatan bulu yang tepat agar tetap sehat dan tidak mudah […]

  • Tips Mengumpulkan Neo Koin Lebih Banyak di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

    Tips Mengumpulkan Neo Koin Lebih Banyak di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kalau sudah rutin menggunakan aplikasi neobank, ada satu hal yang sayang kalau dilewatkan, yaitu Neo Koin. Selain menjadi bagian dari program loyalitas, Neo Koin juga bisa memberikan manfaat tambahan ketika dikumpulkan sesuai program yang sedang berlangsung. Menariknya, kamu tidak perlu mengubah kebiasaan transaksi sehari-hari. Aktivitas seperti transfer, membayar tagihan, menggunakan QRIS, hingga membeli emas memang […]

  • KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

    KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Palembang, 24 Januari 2026 – Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi momen pulang yang penuh cerita. Kabar gembira bagi masyarakat yang sudah merencanakan mudik Lebaran 2026, untuk membantu masyarakat merencanakan kepulangan ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga tercinta, PT KAI (Persero) membuka pemesanan tiket Lebaran 2026 lebih awal pada 25 Januari 2026. KAI Divre III […]

  • Kebijakan Baja Nasional Berbasis Data dan Struktur Persaingan Global

    Kebijakan Baja Nasional Berbasis Data dan Struktur Persaingan Global

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) menilai bahwa pembacaan ulang terhadap narasi daya saing baja global menjadi krusial dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Di tengah tekanan baja impor berharga rendah, pendekatan kebijakan yang berbasis data objektif dinilai lebih relevan dibanding sekadar asumsi bahwa harga murah identik dengan […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Bersama Pemangku Kepentingan Tutup Dua Perlintasan Liar, Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api

    KAI Daop 1 Jakarta Bersama Pemangku Kepentingan Tutup Dua Perlintasan Liar, Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama unsur kewilayahan dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta kembali melaksanakan penutupan perlintasan sebidang liar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat di sekitar jalur rel. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (25/5) di dua titik perlintasan tidak resmi, yaitu […]

  • Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

    Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Selain persiapan mudik, belanja kebutuhan rumah tangga, hingga berbagi dengan keluarga di kampung halaman, tradisi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga maupun kerabat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Tradisi THR sendiri telah berlangsung […]

expand_less