Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada pekan depan diperkirakan masih akan diwarnai tekanan dalam jangka pendek, seiring munculnya sinyal koreksi dari sisi teknikal serta pengaruh sentimen global yang belum sepenuhnya mendukung penguatan lanjutan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan indikasi pelemahan setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance penting.

Dalam beberapa sesi terakhir, harga emas memang sempat mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Namun, kegagalan untuk menembus level resistance menjadi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai terbatas. Kondisi ini umumnya diikuti oleh fase koreksi sebagai bagian dari penyesuaian pasar setelah pergerakan naik yang cukup tajam.

Menurut Geraldo Kofit, potensi penurunan harga dalam waktu dekat masih tergolong sebagai koreksi yang wajar dan belum mencerminkan perubahan tren utama secara keseluruhan. Dengan kata lain, tekanan yang muncul lebih bersifat sementara dan menjadi bagian dari dinamika pasar sebelum menentukan arah berikutnya.

Dalam proyeksi untuk pekan depan, harga emas diperkirakan berpotensi bergerak turun menuju area support terdekat di kisaran 4.739. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pelaku pasar. Apabila tekanan jual berlanjut, maka peluang penurunan lebih dalam ke area 4.702 juga terbuka.

Kendati demikian, kedua level tersebut juga memiliki peran penting sebagai area penopang yang dapat menahan laju penurunan harga. Respons pasar di area support tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah harga akan melanjutkan koreksi atau justru kembali menguat.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas turut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Setelah sempat melemah, dolar kini menunjukkan pemulihan yang membuat harga emas cenderung tertekan. Hal ini terjadi karena emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi investor global ketika nilai dolar meningkat.

Selain itu, aksi ambil untung oleh pelaku pasar juga menjadi faktor yang memperbesar tekanan terhadap harga emas. Setelah mencatatkan kenaikan signifikan sebelumnya, sebagian investor memilih untuk mengamankan keuntungan, sehingga mendorong harga terkoreksi.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar masih melihat peluang bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini membuat instrumen berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan yield.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memperkuat tekanan terhadap emas. Dalam situasi yield yang meningkat, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih tinggi, sehingga minat investor terhadap logam mulia ini cenderung menurun dalam jangka pendek.

Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih tetap didukung oleh permintaan sebagai aset safe haven. Ketidakpastian global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik, masih menjadi faktor yang menjaga minat investor terhadap emas. Dalam kondisi pasar yang tidak stabil, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relatif aman.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa harga emas berpotensi mengalami koreksi pada pekan depan sebagai bagian dari penyesuaian pasar. Namun, selama penurunan tidak menembus area support kunci secara signifikan, tren utama masih berpeluang tetap berada dalam jalur kenaikan.

Dengan demikian, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan harga di level-level penting serta perkembangan sentimen global. Volatilitas yang masih tinggi menuntut strategi yang lebih hati-hati agar dapat memanfaatkan peluang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Saham Amerika sebagai Barometer Pasar Global

    Indeks Saham Amerika sebagai Barometer Pasar Global

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi dan trading global, indeks saham Amerika Serikat sering dianggap sebagai indikator utama yang mencerminkan arah pasar dunia. Pergerakan indeks seperti S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq tidak hanya berdampak pada investor di Amerika, tetapi juga memengaruhi sentimen pasar di Asia, Eropa, hingga emerging markets. Hal ini terjadi karena Amerika Serikat merupakan pusat […]

  • Empat Varian DJI Matrice 4 untuk Survey, Inspeksi, dan Operasi Otomatis di Indonesia

    Empat Varian DJI Matrice 4 untuk Survey, Inspeksi, dan Operasi Otomatis di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    M4E untuk survey dan pemetaan 3D, M4T menambah kamera thermal, M4D dan M4TD dioptimalkan untuk operasi otomatis via DJI Dock 3. Pemilihan varian yang tepat menentukan hasil di lapangan. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan empat varian DJI Matrice 4: M4E, M4T, M4D, dan M4TD. Seri ini adalah generasi drone enterprise DJI terbaru, […]

  • Perkuat Konektivitas Nasional Berkelanjutan, Jasa Marga Raih Transportasi Indonesia Award 2026

    Perkuat Konektivitas Nasional Berkelanjutan, Jasa Marga Raih Transportasi Indonesia Award 2026

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta (31/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026 pada kategori Transportation, Port, Airport and Toll Road Operator Companies dengan predikat Excellence in Toll Road Connectivity and Sustainable Infrastructure Development. Penghargaan diterima oleh Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga I Ketut Adiputra […]

  • Kian Diminati, Pengguna LRT Jabodebek Terus Bertumbu

    Kian Diminati, Pengguna LRT Jabodebek Terus Bertumbu

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Catatkan 129.692 pengguna LRT Jabodebek, tertinggi selama beroperasi LRT Jabodebek mencatat rekor jumlah pengguna tertinggi sejak mulai beroperasi, baik pada hari kerja maupun periode libur nasional dan akhir pekan. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan tepat waktu dalam mendukung mobilitas sehari-hari. Pada hari kerja (weekday), jumlah pengguna […]

  • Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SURABAYA – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Timur mempercepat implementasi transformasi teknologi pada jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini memperkuat peran korporasi desa agar tetap relevan dan memiliki daya saing kompetitif di era digital. Kebijakan ini sekaligus mendukung perluasan Program Koperasi Merah Putih nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo […]

  • Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

    Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga update 1 Februari 2026, total 149.442 tiket keberangkatan tanggal 11 Maret hingga 18 Maret 2026 dari wilayah Daop 1 Jakarta telah terjual. Capaian penjualan tersebut menunjukkan bahwa kereta api […]

expand_less