Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada pekan depan diperkirakan masih akan diwarnai tekanan dalam jangka pendek, seiring munculnya sinyal koreksi dari sisi teknikal serta pengaruh sentimen global yang belum sepenuhnya mendukung penguatan lanjutan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan indikasi pelemahan setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance penting.

Dalam beberapa sesi terakhir, harga emas memang sempat mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Namun, kegagalan untuk menembus level resistance menjadi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai terbatas. Kondisi ini umumnya diikuti oleh fase koreksi sebagai bagian dari penyesuaian pasar setelah pergerakan naik yang cukup tajam.

Menurut Geraldo Kofit, potensi penurunan harga dalam waktu dekat masih tergolong sebagai koreksi yang wajar dan belum mencerminkan perubahan tren utama secara keseluruhan. Dengan kata lain, tekanan yang muncul lebih bersifat sementara dan menjadi bagian dari dinamika pasar sebelum menentukan arah berikutnya.

Dalam proyeksi untuk pekan depan, harga emas diperkirakan berpotensi bergerak turun menuju area support terdekat di kisaran 4.739. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pelaku pasar. Apabila tekanan jual berlanjut, maka peluang penurunan lebih dalam ke area 4.702 juga terbuka.

Kendati demikian, kedua level tersebut juga memiliki peran penting sebagai area penopang yang dapat menahan laju penurunan harga. Respons pasar di area support tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah harga akan melanjutkan koreksi atau justru kembali menguat.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas turut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Setelah sempat melemah, dolar kini menunjukkan pemulihan yang membuat harga emas cenderung tertekan. Hal ini terjadi karena emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi investor global ketika nilai dolar meningkat.

Selain itu, aksi ambil untung oleh pelaku pasar juga menjadi faktor yang memperbesar tekanan terhadap harga emas. Setelah mencatatkan kenaikan signifikan sebelumnya, sebagian investor memilih untuk mengamankan keuntungan, sehingga mendorong harga terkoreksi.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar masih melihat peluang bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini membuat instrumen berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan yield.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memperkuat tekanan terhadap emas. Dalam situasi yield yang meningkat, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih tinggi, sehingga minat investor terhadap logam mulia ini cenderung menurun dalam jangka pendek.

Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih tetap didukung oleh permintaan sebagai aset safe haven. Ketidakpastian global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik, masih menjadi faktor yang menjaga minat investor terhadap emas. Dalam kondisi pasar yang tidak stabil, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relatif aman.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa harga emas berpotensi mengalami koreksi pada pekan depan sebagai bagian dari penyesuaian pasar. Namun, selama penurunan tidak menembus area support kunci secara signifikan, tren utama masih berpeluang tetap berada dalam jalur kenaikan.

Dengan demikian, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan harga di level-level penting serta perkembangan sentimen global. Volatilitas yang masih tinggi menuntut strategi yang lebih hati-hati agar dapat memanfaatkan peluang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Libur Idul Adha 2026, KAI Bandara Yogyakarta Sediakan 84.112 Seat dan Hadirkan Layanan Flexi Premium

    Sambut Libur Idul Adha 2026, KAI Bandara Yogyakarta Sediakan 84.112 Seat dan Hadirkan Layanan Flexi Premium

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PT Railink selaku operator KAI Bandara menyiapkan kapasitas angkut sebanyak 84.112 seat untuk layanan KA Bandara di wilayah Yogyakarta selama periode libur Idul Adha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Kapasitas tersebut disediakan guna mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat menuju dan dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) selama masa libur panjang Idul Adha. […]

  • NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di tengah meningkatnya kewaspadaan industri terhadap risiko pembiayaan. Hingga Februari 2026, Perseroan berhasil menjaga rasio non-performing financing (NPF) pada level 2,23%, mencerminkan kualitas portofolio yang tetap terkelola dengan baik dan berada dalam batas yang sehat sesuai ketentuan regulator. Direktur Utama BRI […]

  • Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

    Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Mei 2026 — Taman Safari Indonesia menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung sebagai bagian dari komitmen TSI terhadap keberlangsungan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa, serta tata kelola lembaga konservasi yang profesional dan berkelanjutan. Sebagai bentuk keseriusan dalam proses tersebut, TSI telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota […]

  • First Anniversary PT KVB Futures Indonesia: Growth Together, Stronger As One

    First Anniversary PT KVB Futures Indonesia: Growth Together, Stronger As One

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT KVB Futures Indonesia merayakan tonggak penting dalam perjalanannya di industri perdagangan berjangka dengan peringatan anniversary pertama perusahaan. Momen ini menjadi simbol perjalanan, pertumbuhan, serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan trading yang profesional dan terpercaya bagi para trader di Indonesia. Selama satu tahun terakhir, PT KVB Futures Indonesia terus berkembang dengan fokus pada inovasi teknologi, […]

  • AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

    AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat – 29 Mei 2026 Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, Azerbaijan International Development Agency (AIDA) dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Azerbaijan bekerja sama dengan OIC Youth Indonesia melaksanakan program penyembelihan dan penyaluran daging kurban bagi masyarakat yang membutuhkan di Jawa Barat, Indonesia. Program ini mencakup penyembelihan […]

  • Keunggulan Kampus S1 International Program dalam Karir BUMN: Validitas Ijazah dan Regulasi 2026

    Keunggulan Kampus S1 International Program dalam Karir BUMN: Validitas Ijazah dan Regulasi 2026

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, lulusan Kampus S1 international program kini memiliki jalur karir yang semakin terbuka lebar di sektor publik dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berdasarkan regulasi terbaru, pemerintah secara resmi mengakui validitas gelar internasional yang diperoleh melalui program kemitraan global di dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja kompetitif menuju visi Indonesia Emas 2045. Mengapa Memilih Kampus […]

expand_less