Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan parenting sebagai upaya membangun kualitas SDM yang dimulai dari lingkungan keluarga dan relasi di dalam rumah.

Di tengah semakin kompleksnya tantangan keluarga modern, banyak orang tua merasa dituntut untuk mampu memahami anak, membangun komunikasi yang sehat, sekaligus tetap menjaga kestabilan emosional di dalam rumah. Namun di saat yang sama, tidak sedikit keluarga yang menjalani proses pengasuhan hanya berdasarkan pengalaman masa lalu, potongan informasi dari media sosial, atau pola yang diwariskan dari generasi sebelumnya tanpa benar-benar memahami dampaknya terhadap perkembangan anak dan kualitas relasi keluarga.

Berangkat dari realitas tersebut, Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group) bersama Sekolah Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak (SIKPA) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menghadirkan pendekatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis keluarga. Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui berbagai program edukasi keluarga yang mengintegrasikan leadership, coaching, parenting, dan character building dalam satu pendekatan yang lebih menyeluruh.

Program-program yang akan dikembangkan mencakup pelatihan parenting, family leadership, hingga coaching session untuk orang tua dan pasangan. Tidak hanya berfokus pada pola asuh anak, program ini juga dirancang untuk membantu individu memahami dirinya sendiri, cara berkomunikasi, serta bagaimana membangun relasi yang sehat di dalam keluarga.

Selama ini, KLTC® dikenal melalui berbagai program pengembangan leadership, coaching, dan pelatihan SDM untuk individu maupun organisasi. Melalui kolaborasi ini, KLTC® membawa pendekatan yang berbeda, yaitu menghadirkan leadership ke dalam ruang keluarga. KLTC® melihat bahwa kemampuan memimpin tidak hanya muncul di ruang kerja atau organisasi, tetapi mulai terbentuk dari cara seseorang belajar mendengarkan, memahami emosi, menyelesaikan konflik, dan membangun rasa aman di rumah.

Sementara itu, SIKPA aktif menghadirkan edukasi seputar keluarga dan perkembangan anak kepada masyarakat umum melalui berbagai program pembelajaran yang relevan dengan tantangan keluarga masa kini. Dengan audiens yang luas, SIKPA menjadi ruang belajar bagi orang tua, pasangan, maupun individu yang ingin memahami proses tumbuh kembang manusia secara lebih mendalam.

Kolaborasi ini mempertemukan dua pendekatan yang saling melengkapi. SIKPA menghadirkan perspektif ilmu keluarga dan perkembangan anak, sementara KLTC® membawa pendekatan leadership dan coaching yang selama ini diterapkan dalam pengembangan SDM dan organisasi. Melalui sinergi tersebut, kedua institusi ingin menghadirkan proses belajar yang tidak hanya membahas bagaimana mendidik anak, tetapi juga bagaimana orang tua bertumbuh bersama proses pengasuhan yang mereka jalani.

Saskia Ratry Arsiwie selaku Founder SIKPA menyampaikan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang semakin besar terhadap edukasi keluarga yang lebih reflektif, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Selama ini banyak orang tua belajar parenting dari media sosial atau potongan-potongan informasi yang belum tentu utuh. Padahal, anak tidak tumbuh hanya dari apa yang diajarkan, tetapi juga dari contoh nyata yang mereka lihat setiap hari di rumah. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang membantu keluarga bukan hanya memahami pola asuh, tetapi juga memahami komunikasi, emosi, dan dinamika hubungan di dalam rumah,” ujar Saskia.

Kolaborasi antara KLTC® dan SIKPA juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan pengembangan manusia yang lebih terintegrasi. Jika selama ini leadership sering dipahami hanya dalam konteks organisasi atau pekerjaan, kedua institusi melihat bahwa fondasi leadership sebenarnya mulai terbentuk dari kehidupan sehari-hari di rumah.

Cara seseorang belajar mendengarkan, menyelesaikan konflik, membangun empati, hingga menghadapi tekanan sering kali pertama kali dipelajari melalui hubungan dengan keluarga. Karena itu, keluarga dipandang bukan hanya sebagai tempat tumbuh, tetapi juga ruang pertama yang membentuk karakter, pola pikir, dan kualitas relasi seseorang di masa depan.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan pendekatan pengembangan SDM yang dimulai dari rumah. Sebab pada akhirnya, rumah adalah tempat pertama seorang anak belajar memahami dirinya sendiri, memahami orang lain, dan membentuk cara pandangnya terhadap dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiayaan Alat Berat Tumbuh 33,26%, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Portofolio Produktif

    Pembiayaan Alat Berat Tumbuh 33,26%, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Portofolio Produktif

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu segmen yang menunjukkan kinerja positif adalah pembiayaan alat berat yang hingga kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian tersebut diraih di tengah tantangan […]

  • Biaya WhatsApp API Pasca 1 Oktober? Begini Cara Hitungnya

    Biaya WhatsApp API Pasca 1 Oktober? Begini Cara Hitungnya

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dua bisnis dengan jumlah chat bulanan yang sama belum tentu memiliki biaya WhatsApp Business API yang sama. Perbedaan dapat muncul dari jumlah balasan, penggunaan chatbot, dan pesan tambahan yang dikirim kepada pelanggan. Mulai 1 Oktober 2026, perubahan tarif balasan bisnis membuat penghitungan biaya berdasarkan pemakaian aktual semakin penting. Barantum mengangkat isu tersebut melalui webinar “Strategi […]

  • Jawaban CS Terpotong-potong? Rapikan agar Biaya WhatsApp Lebih Efisien

    Jawaban CS Terpotong-potong? Rapikan agar Biaya WhatsApp Lebih Efisien

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Pelanggan masih bertanya meski sudah menerima balasan CS? Kondisi ini bisa terjadi karena informasi […]

  • Wifi Terbaik Depok untuk Rumah, Kos, dan Usaha yang Selalu Online

    Wifi Terbaik Depok untuk Rumah, Kos, dan Usaha yang Selalu Online

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Juni 2026 – Mencari WiFi terbaik Depok tidak bisa hanya dilihat dari harga paket atau angka kecepatan. Depok punya ritme digital yang cukup khas sebagai kota hunian, kota pendidikan, sekaligus kawasan penyangga Jakarta. Dalam satu hari, koneksi internet di kota ini bisa dipakai untuk kerja hybrid, kuliah online, hiburan keluarga, bisnis rumahan, sampai […]

  • Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

    Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Pemerintah terus mendorong pengembangan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan tingkat kemiskinan nasional hingga di bawah 5% pada 2029. Ke depan, pembangunan tidak lagi bertumpu pada bantuan sosial semata, tetapi pada penguatan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan produktif, seiring dengan penguatan program hilirisasi dan industrialisasi nasional. Konsep Indonesia Naik Kelas yang diangkat dalam buku […]

  • Bitcoin Kembali Ditolak .000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

    Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Oktober 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali menghadapi tekanan setelah gagal mempertahankan momentum di area US$87.000. Bitcoin hari ini berada di sekitar US$85.513, turun 1,10% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan pelemahan tipis pasar aset kripto secara keseluruhan. Pergerakan tersebut membuat area US$87.000 kembali menjadi perhatian pasar. Bitcoin sempat mendekati level tersebut, tetapi […]

expand_less