Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia masih dibayangi tekanan jual pada perdagangan hari Rabu (3/6). Meskipun pasar sempat menunjukkan fase konsolidasi dalam beberapa sesi terakhir, sinyal teknikal maupun fundamental mengindikasikan bahwa tren pelemahan masih menjadi skenario yang lebih dominan dalam jangka pendek.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD pada timeframe daily belum memperlihatkan tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat untuk mengubah arah tren utama. Harga emas masih bergerak di bawah sejumlah level teknikal penting yang selama ini menjadi acuan pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kegagalan harga emas menembus area resistance di level 4.545. Dalam beberapa kali percobaan, harga belum mampu bertahan di atas level tersebut, yang menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat untuk menahan laju kenaikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih cenderung berhati-hati dan belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Selain itu, pergerakan harga juga membentuk pola candlestick Doji. Pola ini umumnya muncul ketika pasar sedang berada dalam kondisi seimbang antara tekanan beli dan tekanan jual. Artinya, baik buyer maupun seller sama-sama belum mampu mengambil kendali penuh terhadap arah pergerakan harga.

Namun, karena pola Doji tersebut muncul di tengah tren yang masih cenderung turun, sinyal yang dihasilkan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan arah menuju tren bullish. Sebaliknya, pola tersebut lebih menggambarkan bahwa pasar sedang menunggu sentimen baru yang dapat menjadi pemicu pergerakan berikutnya.

Dari sisi indikator teknikal, posisi harga yang masih berada di bawah Moving Average (MA) 21 dan MA 50 juga memperkuat pandangan bearish. Kedua indikator tersebut masih berfungsi sebagai area resistance dinamis yang membatasi ruang penguatan harga emas. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan masih dinilai cukup terbatas.

Sementara itu, indikator stochastic belum menunjukkan arah yang tegas. Pergerakannya yang relatif datar menggambarkan bahwa momentum pasar masih lemah dan belum ada dorongan kuat yang mampu mengubah arah tren. Meski demikian, munculnya tekanan jual pada awal perdagangan menjadi petunjuk bahwa pelaku pasar masih lebih condong mengambil posisi jual dibandingkan membeli.

Dalam proyeksi jangka pendek, area support terdekat yang menjadi perhatian berada di level 4.446. Level ini diperkirakan akan menjadi titik uji penting bagi harga emas dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. Jika area tersebut tidak mampu menahan tekanan jual, maka peluang penurunan menuju support berikutnya di level 4.365 akan semakin terbuka.

Dari sisi fundamental, kondisi pasar juga masih belum sepenuhnya mendukung penguatan harga emas. Salah satu faktor utama yang menekan pergerakan logam mulia adalah masih kuatnya dolar Amerika Serikat. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga berpotensi mengurangi permintaan global terhadap aset tersebut.

Selain faktor dolar, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield juga menjadi tantangan bagi harga emas. Ketika obligasi menawarkan tingkat pengembalian yang menarik, sebagian investor cenderung mengalihkan dana mereka ke instrumen tersebut dibandingkan menyimpan aset pada emas yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan kebijakan Federal Reserve. Hingga saat ini, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi masih cukup kuat. Jika data ekonomi Amerika Serikat, terutama inflasi dan pasar tenaga kerja, tetap menunjukkan kinerja yang solid, maka peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat akan semakin kecil.

Situasi tersebut berpotensi menjaga penguatan dolar AS dan mempertahankan tekanan terhadap harga emas. Di sisi lain, sentimen pasar global yang relatif stabil juga membuat minat terhadap aset safe haven belum mengalami peningkatan yang signifikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih cenderung bearish dalam jangka pendek. Kombinasi tekanan teknikal dan fundamental membuat ruang kenaikan masih terbatas, sementara risiko penurunan tetap perlu diwaspadai. Selama harga belum mampu menembus area resistance utama di 4.545 dan masih bergerak di bawah MA 21 serta MA 50, peluang pelemahan menuju area 4.446 hingga 4.365 diperkirakan masih terbuka.

Karena itu, investor dan trader disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan Federal Reserve, serta pergerakan dolar AS yang dapat menjadi faktor penentu arah harga emas dalam beberapa waktu mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Penggunaan transportasi publik di wilayah Jabodebek menunjukkan peningkatan dengan pola perjalanan yang semakin beragam. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengguna LRT Jabodebek periode Januari–Juli 2026 yang mencapai 19.079.347 pengguna, meningkat 21% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 15.772.638 pengguna. Pertumbuhan terjadi pada hari kerja maupun akhir pekan, dengan periode Januari–Juli 2026, rata-rata pengguna LRT […]

  • Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online)  di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin kuliah. Tapi tidak semua bisa menjalaninya dengan cara yang sama. Tidak semua bisa mengikuti sistem kuliah konvensional yang menuntut hadir di kampus setiap hari.. Ada yang harus bekerja, ada yang tinggal jauh dari pusat kota, ada yang sudah memiliki tanggung jawab keluarga, dan ada juga yang membutuhkan sistem belajar yang bisa menyesuaikan […]

  • Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SURABAYA, JAWA TIMUR — Dinamika perencanaan pernikahan pada segmen Generasi Z (Gen Z) saat ini menunjukkan pergeseran tren yang signifikan. Calon pengantin modern cenderung menyukai konsep intimate wedding yang hangat, personal, dan estetik, namun kerap dihadapkan pada tantangan dalam mengkurasi serta memadupadankan vendor yang tepat. Menjawab kebutuhan pasar tersebut, sebuah proyek kolaborasi lintas industri bertajuk “The Wedding Era” resmi diperkenalkan […]

  • Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Premium, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7% per Bulan

    Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Premium, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7% per Bulan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Juni 2026 – Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata didorong oleh fungsi transportasi, tetapi juga kenyamanan, performa, dan gaya hidup. Motor premium kini menjadi pilihan bagi banyak profesional maupun masyarakat aktif yang menginginkan kendaraan dengan teknologi, fitur keselamatan, dan pengalaman berkendara yang lebih baik. […]

  • Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

    Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Juli 2026 – ConnectX resmi merayakan satu tahun perjalanannya melalui ConnectX Founder & Builder Summit 2026, sebuah forum yang mempertemukan founder, pemilik bisnis, investor, profesional, dan pemimpin industri untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang baru, serta mendorong pertumbuhan ekosistem kewirausahaan Indonesia. Diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, Ganara Art, Jakarta, acara ini mendapat dukungan […]

  • Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kisah inspiratif Ghazi Abdullah Muttaqien, pemuda Garut hafiz 30 juz yang sukses mendunia dan mendirikan pesantren internasional berkat bakti kepada orang tuanya Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Berbekal semangat berbakti kepada orang tua, khususnya sang ibu, ia kini dikenal sebagai […]

expand_less