Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia.

22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban belajar. Keduanya keliru. Dia kesusahan melihat tulisan di papan tulis. Dan tidak ada yang pernah memeriksanya.

Kisahnya bukan satu-satunya, ini adalah cerminan dari sebuah tantangan yang jauh lebih luas. Diperkirakan 37 juta warga Indonesia hidup dengan gangguan penglihatan. Namun survei komunitas yang dilakukan dalam inisiatif ini menemukan bahwa 45,8% responden belum pernah sekalipun menjalani pemeriksaan mata secara profesional. Bukan karena mereka tidak peduli, 94,8% menyebut kesehatan mata sebagai prioritas pribadi, tetapi karena akses dan sumber daya belum selalu menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

#MelihatMasaDepan hadir untuk menjawab celah itu. Melihat Bersama Initiative didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Ishk Tolaram Foundation sebagai mitra strategis, dengan Campaign for Good sebagai mitra keterlibatan komunitas serta mitra riset bersama Universitas Negeri Malang dan PKBI Lampung, inisiatif ini menggabungkan penyaluran hibah, partisipasi publik, dan riset menjadi kesatuan gerakan yang menyeluruh.

Model Pendanaan yang Digerakkan oleh Komunitas

Tujuh organisasi kesehatan mata dari berbagai daerah di Indonesia dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan rekam jejak, dampak dan kemampuan menjangkau komunitas dampingan. Kemudian, masyarakat luas bisa mendukung di platform Campaign for Good.

Caranya sederhana: dengan menonton video edukasi tentang kesehatan mata dan mengisi survei komunitas, kemudian aksi yang terverifikasi akan membuka dana Rp50.000 dari untuk organisasi yang didukung. Tidak perlu berdonasi uang, tidak perlu mengisi survei panjang. Cukup waktumu, perhatianmu, dan keyakinanmu bahwa perubahan akan terjadi.

1.720 masyarakat, bagian dari komunitas berpartisipasi dan bersama-sama membuka Rp71.500.000,- dana donasi di platform Campaign for Good. Tiga organisasi melampaui target mereka: Yayasan Pelayanan Anak dan Keluarga (LAYAK) mencapai 142% dari targetnya, sementara Yayasan Tanpa Batas dan Yayasan Para Mitra Indonesia masing-masing mencapai 127% yang kemudian terpilih untuk mendapatkan dana hibah lebih besar lagi, yakni Rp95.000.000,- untuk masing-masing Organisasi. Publik berkontribusi. Dananya mengikuti.

Hibah tersebut mendukung berbagai program kesehatan mata di seluruh Indonesia, di antaranya:

1. Skrining kesehatan mata ke lebih dari 700 siswa di Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah Jabodetabek

2. Distribusi 225 pasang kacamata di Sidoarjo, Trenggalek, Purworejo, dan Kupang

3. Edukasi kesehatan mata untuk lebih dari 300 anak di sekolah-sekolah terpencil di Nusa Tenggara Timur

4. Pemeriksaan mata gratis dan pemberian kacamata bagi keluarga di Jawa Tengah

5. Sesi pelatihan “AI untuk Tunanetra” bagi lebih dari 300 peserta untuk membantu penyandang disabilitas netra di Indonesia menggunakan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari, difasilitasi oleh pelatih tunanetra untuk peserta tunanetra

“Bergabung dengan #MelihatMasaDepan bukan hanya membuka akses terhadap dukungan pendanaan, tetapi juga memperluas jaringan berbagi pengalaman untuk lebih memperdalam pemahaman kami mengenai berbagai isu kesehatan mata di Indonesia. Melalui program ini, kami merasa yakin bahwa ada komunitas yang benar-benar peduli terhadap pekerjaan yang kami lakukan. Dukungan serta responsivitas tim Melihat Bersama Initiative sepanjang program juga membuat seluruh proses berjalan dengan lancar dan kolaboratif.”

Evie Tarigan, Ketua Umum, Yayasan Pelayanan Anak dan Keluarga (LAYAK)

Apa yang Ditemukan di Riset Kami?

Proses partisipasi ini juga menghasilkan salah satu kumpulan data komunitas terbesar yang pernah dikumpulkan untuk studi ekosistem kesehatan mata di Indonesia, mencakup 35 organisasi dan lebih dari 1.700 responden dari 29 provinsi dilakukan bersama Universitas Negeri Malang dan PKBI Lampung sebagai partner riset.

Empat temuan yang kami dapatkan:

1. Organisasi yang paling aktif dalam isu ini adalah yang paling tidak terjangkau oleh pemberi dana. 65,7% organisasi kesehatan mata yang aktif tidak terdaftar dalam sistem formal, sehingga tidak memenuhi syarat untuk pendanaan institusional atau kemitraan pemerintah.

2. Ketika Data Berbeda dengan Kenyataan. 91,4%  organisasi merasa infrastruktur mereka sudah cukup, sampai kami bertanya lebih dalam. Di balik angka itu ada sistem yang belum menyeluruh, teknologi yang hanya dipahami satu orang, dan hampir tidak ada pengelolaan data sama sekali.

3. Minat terhadap AI nyata. Aksesnya belum. 60% menyebut AI penting bagi masa depan layanan mata. Namun 80% belum menggunakan fitur AI apapun. Hambatannya adalah biaya dan pelatihan, bukan kemauan.

4. Komunitas dengan kebutuhan terbesar paling sedikit terwakili. 40% responden studi berasal dari Jawa Timur. Kalimantan dan Papua tidak terwakili sama sekali, padahal keduanya termasuk wilayah dengan tingkat kebutuhan layanan mata yang tidak terpenuhi tertinggi di Indonesia.

Temuan-temuan ini kini menjadi bahan diskusi lanjutan tentang masa depan investasi kesehatan mata dan pengembangan ekosistem di Indonesia.

Program #MelihatMasaDepan mengundang para pemberi dana, pembuat kebijakan, dan organisasi masyarakat sipil untuk melihat laporan lengkap beserta rekomendasinya di melihatmasadepan.campaign.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Student Leaders Conference 2026: Empat Bekal untuk Menjadi Student Leader yang Siap Memimpin dan Berdampak

    Student Leaders Conference 2026: Empat Bekal untuk Menjadi Student Leader yang Siap Memimpin dan Berdampak

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Student Leaders Conference (SLC) 2026 diselenggarakan Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 10 September 2026, di Auditorium D-501 di Kampus UPH Lippo Village, Karawaci, Tangerang. Diikuti oleh lebih dari 300 student leaders secara daring dan luring, SLC 2026 menjadi ruang bagi para pengurus organisasi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka. Menjadi pemimpin organisasi mahasiswa bukan sekadar […]

  • AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

    AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat – 29 Mei 2026 Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, Azerbaijan International Development Agency (AIDA) dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Azerbaijan bekerja sama dengan OIC Youth Indonesia melaksanakan program penyembelihan dan penyaluran daging kurban bagi masyarakat yang membutuhkan di Jawa Barat, Indonesia. Program ini mencakup penyembelihan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

    Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor perkebunan negara. Langkah ini sejalan dengan dorongan Komisi VI DPR RI untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah tuntutan global terhadap praktik usaha yang berkelanjutan. Penegasan tersebut mengemuka dalam […]

  • Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026

    Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Apa yang tidak boleh dilepaskan semasa menonton acara besar Piala Dunia 2026? Sudah pasti, ia akan menjadi rakan Piala Dunia, pilihan premium produk Eropah dari Greece dan Latvia! Menyempurnakan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 Jika anda seorang peminat bola sepak, anda pasti tahu tiada apa yang dapat mengalahkan snek rangup yang lazat, terutamanya snek premium […]

  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal Tahun 2026

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta,  4 Juni 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) mencatatkan kinerja operasional yang positif di awal Tahun 2026. Capaian ini mempertegas peran PT PSL sebagai entitas yang mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland/kawasan pendukung dalam menghadirkan solusi layanan yang efektif dan efisien bagi ekosistem kepelabuhanan. Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT PSL, […]

  • Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

    Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah telah menyiapkan skema subsidi kendaraan listrik berbasis nikel yang rencananya mulai bergulir pada Juni 2026 dengan alokasi 200 ribu unit untuk motor dan mobil listrik. Kebijakan ini menjadi instrumen krusial untuk mengarahkan pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, pemerintah akan memberikan insentif berupa PPN DTP sebesar 100% untuk […]

expand_less