Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » Penolakan Meningkat, Warga Padati Eks Corner52 Saat PN Manado Jadwalkan Eksekusi

Penolakan Meningkat, Warga Padati Eks Corner52 Saat PN Manado Jadwalkan Eksekusi

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

MANADO, reputasiplus.com – Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kota Manado memadati area eks Corner52, Jumat (28/11/2025), untuk menyatakan penolakan terhadap rencana sita eksekusi lahan yang dijadwalkan Pengadilan Negeri (PN) Manado. Massa menyebut eksekusi tersebut tidak tepat sasaran karena tanah yang menjadi objek memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) sah, yakni SHM 462 atas nama Junike Kabimbang, yang menurut mereka tidak berkaitan dengan perkara yang diputus pengadilan.

Sejak pagi, warga berdatangan dan membentuk barisan di sepanjang akses menuju lokasi. Baliho dan spanduk berbagai ukuran terpasang di pinggir jalan, menampilkan tulisan seperti “SHM 462 Milik Junike Kabimbang”, “Jangan Sentuh Tanah Ini!”, hingga “Eksekusi Ini Kekeliruan Hukum”. Atribut tersebut menjadi simbol penolakan terhadap eksekusi yang dinilai warga berpotensi merampas hak mereka sebagai pemilik sah.

Aksi spontan masyarakat juga dipicu kekhawatiran atas klaim kepemilikan lahan yang lebih luas, yang disebut warga mencapai sekitar 13 hektare. Mereka menilai eksekusi di eks Corner52 dapat menjadi langkah awal sebelum wilayah lain mengalami hal serupa.

PN Manado Tegaskan Eksekusi Sesuai Putusan

Ketua PN Manado, Achmad Peten SH, MH, menyatakan bahwa rencana eksekusi tetap berjalan sesuai ketetapan lembaga peradilan. Ia menegaskan bahwa pengadilan hanya menjalankan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Hari dan tanggal pelaksanaan eksekusi telah kami tetapkan, yakni Jumat, 28 November 2025. PN Manado hanya melaksanakan putusan negara berdasarkan undang-undang terkait hak milik ahli waris Novie Poluan,” ujar Peten.

Peten menambahkan bahwa pengamanan melibatkan aparat Kepolisian dan TNI karena potensi kerawanan di lapangan dinilai cukup tinggi. Menurutnya, pelibatan aparat keamanan merupakan prosedur standar untuk memastikan proses eksekusi berlangsung tertib.

“Kami masih menunggu laporan kesiapan dari Polres Manado, sementara pihak TNI telah menyatakan siap membantu. Namun kesiapan pengamanan tidak akan mengubah jadwal eksekusi,” jelasnya.

Warga Pertanyakan Transparansi Proses

Di sisi lain, warga menilai proses sengketa dan penetapan eksekusi kurang transparan. Mereka menyampaikan bahwa sejumlah tahapan perkara terkait eks Corner52 tidak disosialisasikan secara jelas kepada pihak-pihak yang merasa memiliki hubungan hukum dengan tanah tersebut.

Salah satu orator aksi menyatakan bahwa keputusan pengadilan dinilai tidak mencerminkan keseluruhan fakta kepemilikan di lapangan. “Proses ini berjalan terlalu cepat dan tidak melibatkan pemilik sah. Ini menimbulkan pertanyaan besar bagi kami,” ujarnya.

Perwakilan warga juga mempertanyakan dasar hukum yang digunakan dalam menetapkan objek eksekusi. Mereka menilai terdapat perbedaan antara dokumen putusan dan objek tanah yang akan dilaksanakan eksekusinya.

“Pertanyaan kami sederhana: apakah objek yang hendak dieksekusi benar-benar sesuai dengan putusan? Itu yang perlu dibuktikan secara terbuka,” kata seorang tokoh masyarakat yang hadir.

Masyarakat Tetap Bertahan di Lokasi

Hingga menjelang siang, ribuan warga masih bertahan di lokasi. Mereka memilih menunggu perkembangan langsung dari PN Manado, termasuk kejelasan mengenai waktu pelaksanaan eksekusi serta keputusan akhir dari aparat pengamanan.

Meski situasi berlangsung tegang, massa tetap berada dalam koridor aksi damai. Beberapa warga terlihat duduk di sekitar kawasan sengketa sambil terus memantau situasi. Kehadiran aparat Kepolisian dan TNI tampak bersiaga di titik-titik tertentu untuk mencegah potensi kericuhan.

Warga berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi mereka dan membuka ruang mediasi agar kejelasan status lahan dapat diputuskan dengan adil dan tidak merugikan pihak mana pun.

Menunggu Langkah Resmi Berikutnya

Hingga berita ini diterbitkan, PN Manado belum mengubah jadwal eksekusi, sementara warga menyatakan akan tetap bertahan sampai kejelasan hukum disampaikan secara terbuka. Ketegangan diperkirakan masih akan berlangsung, mengingat kedua pihak tetap bertahan pada posisi masing-masing.

Masyarakat berharap proses ini tidak menjadi preseden buruk bagi penanganan sengketa lahan di Manado. Mereka meminta agar eksekusi hanya dilakukan terhadap objek yang benar-benar telah diputuskan pengadilan.

Redaksi ReputasiPlus

 

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

    LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat 168 barang tertinggal selama libur Lebaran 2026, dengan petugas melakukan pengamanan dan verifikasi kepemilikan untuk mengembalikan barang kepada pemiliknya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 168 barang tertinggal di layanan LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, 47 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam […]

  • Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, SUCOFINDO Ekspansi ke Jepang

    Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, SUCOFINDO Ekspansi ke Jepang

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jepang, (10/04) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan memperluas ekspansi layanan ke pasar internasional, khususnya Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan. Ekspansi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis […]

  • Letjen TNI Gabriel Lema Tegaskan Semangat Bela Negara di Sulut: Generasi Muda Harus Jadi Garda Terdepan!”

    Letjen TNI Gabriel Lema Tegaskan Semangat Bela Negara di Sulut: Generasi Muda Harus Jadi Garda Terdepan!”

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Semangat nasionalisme menggema di Graha Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, saat digelar Workshop Bela Negara yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter kebangsaan, menumbuhkan semangat persatuan, dan membangun kesadaran bela negara di tengah tantangan global. ‎ ‎Hadir dalam kegiatan tersebut Letjen TNI Gabriel Lema, Kepala Badan Cadangan […]

  • Broadcast Lebih Aman dengan Tools WA Blast Resmi Barantum

    Broadcast Lebih Aman dengan Tools WA Blast Resmi Barantum

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Broadcast Manual atau Tools Tidak Resmi Bikin Nomor Rawan Blokir Anda mungkin pernah tergoda menggunakan tools broadcast tidak resmi demi hasil cepat. […]

  • Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program PU Peduli menyalurkan donasi senilai lebih dari Rp600 juta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PU yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan pembangunan tidak hanya diukur dari kekuatan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kehadiran negara dalam […]

  • Di Balik Ramainya Angkutan Lebaran 2026, Ratusan Porter Hadir Berikan Kenyamanan di wilayah Daop 2 Bandung

    Di Balik Ramainya Angkutan Lebaran 2026, Ratusan Porter Hadir Berikan Kenyamanan di wilayah Daop 2 Bandung

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 29 Maret 2026 – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada masa angkutan libur Lebaran 2026, terdapat sosok-sosok yang turut menghadirkan kenyamanan bagi pelanggan kereta api. Mereka adalah para petugas porter di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung yang setia melayani di stasiun, bahkan di saat banyak orang lainnya […]

expand_less