Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Kamis (16/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan, meskipun volatilitas berpotensi meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren utama logam mulia masih bergerak dalam fase bearish pada time frame harian. Selama harga belum mampu menembus level resistance yang menjadi batas penting, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan. Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya koreksi naik apabila data ekonomi AS memberikan sinyal perlambatan yang dapat menekan penguatan dolar Amerika Serikat.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan Gold pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tekanan jual. Hingga saat ini, harga belum mampu menembus area resistance di kisaran 4.079, sehingga struktur tren turun masih tetap terjaga. Kegagalan bertahan di atas level tersebut menunjukkan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengubah arah pergerakan pasar. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures memandang bahwa skenario bearish masih menjadi acuan utama bagi pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa selama resistance tersebut belum berhasil ditembus, target pelemahan berikutnya masih mengarah ke area support Daily di level 3.938. Area tersebut menjadi level teknikal yang cukup penting karena berpotensi menjadi titik uji bagi pergerakan harga berikutnya. Apabila tekanan jual tetap mendominasi, bukan tidak mungkin harga akan kembali menguji level tersebut dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa sinyal pelemahan masih cukup kuat. Indikator Moving Average masih berada di atas pergerakan candlestick, yang mengindikasikan bahwa tren utama masih bergerak turun. Selama harga tetap berada di bawah garis Moving Average tersebut, setiap kenaikan yang terjadi diperkirakan hanya bersifat sementara dan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan arah menjadi bullish.

Sementara itu, indikator Stochastic juga masih bergerak menuju area oversold. Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih mendominasi pasar, meskipun pasar mulai memasuki wilayah jenuh jual. Situasi seperti ini memang dapat membuka peluang terjadinya technical rebound, tetapi peluang tersebut baru akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus resistance di level 4.079. Sebelum ada konfirmasi tersebut, arah pergerakan emas masih cenderung mengikuti tren turun yang telah terbentuk.

Selain mempertimbangkan aspek teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental akan menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan malam ini. Investor akan memusatkan perhatian pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, antara lain Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m, Philly Fed Manufacturing Index, serta Unemployment Claims. Rangkaian data tersebut diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus memberikan dampak langsung terhadap harga emas.

Menurut Dupoin Futures, perhatian pasar terutama tertuju pada data Retail Sales yang diproyeksikan tumbuh 0,2%, lebih rendah dibandingkan capaian sebelumnya sebesar 0,9%. Sementara itu, Core Retail Sales diperkirakan stagnan di 0,0%, setelah sebelumnya tumbuh 0,8%. Jika realisasi kedua data tersebut lebih rendah dari perkiraan, pasar dapat menilai bahwa konsumsi masyarakat Amerika Serikat mulai melambat. Kondisi tersebut berpotensi menekan dolar AS dan memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan penguatan atau setidaknya koreksi naik menuju area resistance yang telah diidentifikasi oleh Dupoin Futures.

Sebaliknya, apabila data penjualan ritel menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, sentimen terhadap dolar AS diperkirakan kembali menguat. Kinerja konsumsi yang solid akan memperkuat keyakinan pasar bahwa ekonomi Amerika Serikat masih berada dalam kondisi yang sehat. Hal tersebut juga dapat meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga dolar AS memperoleh dukungan tambahan. Dalam kondisi demikian, Dupoin Futures memperkirakan harga emas akan kembali menghadapi tekanan dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 3.938, sesuai dengan proyeksi teknikal yang telah disusun.

Selain itu, Dupoin Futures turut menyoroti potensi pengaruh dari Philly Fed Manufacturing Index yang diperkirakan naik menjadi 12,7 dari sebelumnya 10,3. Jika angka tersebut melampaui ekspektasi, kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan aktivitas manufaktur di Amerika Serikat dan berpotensi memperkuat dolar AS. Sebaliknya, data Unemployment Claims diproyeksikan meningkat tipis menjadi 216 ribu dari sebelumnya 215 ribu. Apabila jumlah klaim pengangguran meningkat lebih besar dari perkiraan, sentimen terhadap dolar AS dapat melemah karena mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja. Situasi tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih didominasi tren bearish, baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.079, peluang penurunan menuju area support 3.938 masih menjadi skenario utama. Namun, tingginya potensi volatilitas akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat membuat pelaku pasar perlu lebih cermat dalam mengelola risiko. Dupoin Futures merekomendasikan agar investor terus memantau perkembangan indikator ekonomi AS karena hasil yang berbeda dari ekspektasi berpotensi mengubah arah pergerakan emas dalam waktu singkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Internship di Hong Kong, Mahasiswa BINUS @Bekasi Asah Pengalaman Global

    Internship di Hong Kong, Mahasiswa BINUS @Bekasi Asah Pengalaman Global

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bekasi, 2 April 2026 – Di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin global, pengalaman internasional menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kesiapan karier generasi muda. Tidak hanya kompetensi akademik, mahasiswa juga dituntut untuk memiliki exposure lintas budaya, kemampuan adaptasi tinggi, serta pengalaman profesional di lingkungan global. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University melalui program enrichment […]

  • Holding Perkebunan Nusantara PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN — PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, kembali mendukung penyelenggaraan Sumatera Utara (Sumut) Rally 2026, Putaran ke-3 FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus Putaran ke-4 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally IMI. Ajang balap mobil tingkat internasional yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di kawasan perkebunan teh PTPN IV Regional II Unit Tobasari dan Sidamanik, […]

  • Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

    Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Maret 2026 – Senyum haru dan semangat pulang kampung mewarnai pelepasan peserta Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Group Tahun 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Group dalam memfasilitasi masyarakat agar dapat kembali ke kampung halaman dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib menjelang […]

  • Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program “Racing BRImo” bagi Pegawai BKN

    Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program “Racing BRImo” bagi Pegawai BKN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Otista terus menunjukkan agresivitasnya dalam mendorong penetrasi perbankan digital. Kali ini, BRI menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui peluncuran program “Racing BRImo” yang ditujukan khusus bagi para pegawai di lingkungan BKN pusat. Program ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas transaksi […]

  • Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

    Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 September 2026 – Sepeda motor masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Kepraktisan, fleksibilitas, serta pilihan model yang semakin beragam membuat sepeda motor tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dalam menunjang aktivitas produktif dan gaya hidup. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor […]

  • Didominasi Pasangan IDR/USDT, Presiden Direktur Bittime Sampaikan Volume Perdagangan di Bittime Naik 21%

    Didominasi Pasangan IDR/USDT, Presiden Direktur Bittime Sampaikan Volume Perdagangan di Bittime Naik 21%

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – Di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan kenaikan volume perdagangan spot sebesar 21% dalam sepekan terakhir. Peningkatan ini terutama didorong oleh aktivitas perdagangan pada pair IDR/USDT, yang menyumbang sekitar 67% dari total transaksi di […]

expand_less