Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Kamis (16/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan, meskipun volatilitas berpotensi meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren utama logam mulia masih bergerak dalam fase bearish pada time frame harian. Selama harga belum mampu menembus level resistance yang menjadi batas penting, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan. Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya koreksi naik apabila data ekonomi AS memberikan sinyal perlambatan yang dapat menekan penguatan dolar Amerika Serikat.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan Gold pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tekanan jual. Hingga saat ini, harga belum mampu menembus area resistance di kisaran 4.079, sehingga struktur tren turun masih tetap terjaga. Kegagalan bertahan di atas level tersebut menunjukkan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengubah arah pergerakan pasar. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures memandang bahwa skenario bearish masih menjadi acuan utama bagi pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa selama resistance tersebut belum berhasil ditembus, target pelemahan berikutnya masih mengarah ke area support Daily di level 3.938. Area tersebut menjadi level teknikal yang cukup penting karena berpotensi menjadi titik uji bagi pergerakan harga berikutnya. Apabila tekanan jual tetap mendominasi, bukan tidak mungkin harga akan kembali menguji level tersebut dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa sinyal pelemahan masih cukup kuat. Indikator Moving Average masih berada di atas pergerakan candlestick, yang mengindikasikan bahwa tren utama masih bergerak turun. Selama harga tetap berada di bawah garis Moving Average tersebut, setiap kenaikan yang terjadi diperkirakan hanya bersifat sementara dan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan arah menjadi bullish.

Sementara itu, indikator Stochastic juga masih bergerak menuju area oversold. Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih mendominasi pasar, meskipun pasar mulai memasuki wilayah jenuh jual. Situasi seperti ini memang dapat membuka peluang terjadinya technical rebound, tetapi peluang tersebut baru akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus resistance di level 4.079. Sebelum ada konfirmasi tersebut, arah pergerakan emas masih cenderung mengikuti tren turun yang telah terbentuk.

Selain mempertimbangkan aspek teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental akan menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan malam ini. Investor akan memusatkan perhatian pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, antara lain Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m, Philly Fed Manufacturing Index, serta Unemployment Claims. Rangkaian data tersebut diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus memberikan dampak langsung terhadap harga emas.

Menurut Dupoin Futures, perhatian pasar terutama tertuju pada data Retail Sales yang diproyeksikan tumbuh 0,2%, lebih rendah dibandingkan capaian sebelumnya sebesar 0,9%. Sementara itu, Core Retail Sales diperkirakan stagnan di 0,0%, setelah sebelumnya tumbuh 0,8%. Jika realisasi kedua data tersebut lebih rendah dari perkiraan, pasar dapat menilai bahwa konsumsi masyarakat Amerika Serikat mulai melambat. Kondisi tersebut berpotensi menekan dolar AS dan memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan penguatan atau setidaknya koreksi naik menuju area resistance yang telah diidentifikasi oleh Dupoin Futures.

Sebaliknya, apabila data penjualan ritel menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, sentimen terhadap dolar AS diperkirakan kembali menguat. Kinerja konsumsi yang solid akan memperkuat keyakinan pasar bahwa ekonomi Amerika Serikat masih berada dalam kondisi yang sehat. Hal tersebut juga dapat meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga dolar AS memperoleh dukungan tambahan. Dalam kondisi demikian, Dupoin Futures memperkirakan harga emas akan kembali menghadapi tekanan dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 3.938, sesuai dengan proyeksi teknikal yang telah disusun.

Selain itu, Dupoin Futures turut menyoroti potensi pengaruh dari Philly Fed Manufacturing Index yang diperkirakan naik menjadi 12,7 dari sebelumnya 10,3. Jika angka tersebut melampaui ekspektasi, kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan aktivitas manufaktur di Amerika Serikat dan berpotensi memperkuat dolar AS. Sebaliknya, data Unemployment Claims diproyeksikan meningkat tipis menjadi 216 ribu dari sebelumnya 215 ribu. Apabila jumlah klaim pengangguran meningkat lebih besar dari perkiraan, sentimen terhadap dolar AS dapat melemah karena mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja. Situasi tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih didominasi tren bearish, baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.079, peluang penurunan menuju area support 3.938 masih menjadi skenario utama. Namun, tingginya potensi volatilitas akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat membuat pelaku pasar perlu lebih cermat dalam mengelola risiko. Dupoin Futures merekomendasikan agar investor terus memantau perkembangan indikator ekonomi AS karena hasil yang berbeda dari ekspektasi berpotensi mengubah arah pergerakan emas dalam waktu singkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf, Perjalanan KA Siliwangi Tertahan Akibat Genangan Air di Petak Jalan Cianjur–Cibeber

    KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf, Perjalanan KA Siliwangi Tertahan Akibat Genangan Air di Petak Jalan Cianjur–Cibeber

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Cianjur (Jawa Barat), 5 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi pada hari ini, Minggu 5 April 2026. Gangguan tersebut disebabkan oleh adanya genangan air di petak jalan antara Cianjur – Cibeber pada KM […]

  • Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional

    Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sistem POS F&B membantu kedai kopi mengelola transaksi, stok, dan pesanan dalam satu aplikasi, sehingga operasional lebih efisien dan pemilik dapat fokus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Pertumbuhan bisnis kedai kopi di Indonesia membuat persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas kopi, tetapi juga kecepatan layanan dan efisiensi operasional. Mulai dari antrean saat jam sibuk, […]

  • Gubernur YSK dan GM FKPPI Jalin Sinergi Strategis untuk Sulut, Usung Konsep Inovatif “Wisata Bela Negara

    Gubernur YSK dan GM FKPPI Jalin Sinergi Strategis untuk Sulut, Usung Konsep Inovatif “Wisata Bela Negara

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com – Awal pekan ini menjadi momentum penting bagi Provinsi Sulawesi Utara. Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) menerima kunjungan kehormatan Ketua Umum Generasi Muda FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri), Dwi Rianta Soerbakti, MBA, di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Senin (4/8/2025). Pertemuan tersebut bukan hanya silaturahmi biasa, tetapi menandai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah […]

  • Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

    Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juni 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama PT Reska Multi Usaha (KAI Services) mengembangkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Stasiun Gambir, Jakarta, sebagai upaya mendukung penguatan tata kelola lingkungan berkelanjutan dan pengurangan timbulnya sampah di kawasan transportasi publik (21/5). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara SUCOFINDO, KAI Services, dan mitra pengelola […]

  • BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) RS PGI Cikini terus memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi berbagai pihak yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit. Kehadiran kantor kas ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang dekat, mudah dijangkau, dan mampu mendukung kebutuhan transaksi pengelola rumah sakit, karyawan, pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum di […]

  • Deposito atau Tabungan, Mana yang Kamu Gunakan?

    Deposito atau Tabungan, Mana yang Kamu Gunakan?

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Deposito atau tabungan sering menjadi pilihan utama ketika seseorang ingin menyimpan uang dengan lebih aman. Namun, mana yang lebih cocok? Jawabannya bergantung pada tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan jangka waktu penyimpanan dana yang dimiliki masing-masing orang. Sebagian orang memilih tabungan karena fleksibel dan mudah diakses kapan saja. Di sisi lain, ada juga yang memilih deposito […]

expand_less