Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » Penyaluran Tali Kasih Natal Menjadi Wujud Kepedulian Presiden bagi Warga Langowan

Penyaluran Tali Kasih Natal Menjadi Wujud Kepedulian Presiden bagi Warga Langowan

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Langowan, www.reputasiplus.com — Kepedulian Presiden Republik Indonesia terhadap masyarakat kembali dirasakan warga Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, melalui penyaluran ribuan paket tali kasih Natal dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025, Sabtu (20/12/2025).

Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Aula Patmos, Sekolah Alkitab Langowan, berlangsung tertib dan disambut antusias oleh masyarakat. Program ini bertujuan membantu meringankan beban warga sekaligus menghadirkan sukacita dan semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Natal.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Humanitas Insani Indonesia (HATI), Michael Umbas, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kemanusiaan untuk berbagi dengan sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui penyaluran tali kasih ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan perhatian dan kepedulian negara, serta menyambut Natal dengan penuh sukacita dan pengharapan,” ujar Michael Umbas.

Ia menambahkan, Kecamatan Langowan memiliki nilai historis tersendiri karena merupakan tanah leluhur ibunda Presiden Republik Indonesia, almarhumah Dora Sigar, sehingga penyaluran bantuan di wilayah ini memiliki makna khusus.

Sementara itu, perwakilan Resolution Network 98, Supriyanto, menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan gotong royong harus terus dijaga, terutama dalam momen keagamaan seperti Natal,” katanya.

Selain di Langowan, program penyaluran tali kasih Natal juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain di Sulawesi Utara, antara lain Amurang, Kota Manado, dan Kota Bitung. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama Kementerian Sekretariat Negara, Yayasan HATI, serta berbagai pihak terkait.

Melalui program ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat Natal sebagai momentum berbagi dan mempererat persaudaraan.

Redaksi ReputasiPlus

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis (6/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek kenaikan logam mulia tersebut semakin menguat setelah muncul sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi buyer masih sangat solid. Meski demikian, arah pergerakan harga diperkirakan tetap diwarnai volatilitas karena pelaku pasar terus […]

  • Momentum Baru Setelah Idul Fitri, BRI Finance Ajak Talenta Profesional Bergabung

    Momentum Baru Setelah Idul Fitri, BRI Finance Ajak Talenta Profesional Bergabung

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari ekosistem Bank Rakyat Indonesia, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus mempertegas posisinya sebagai perusahaan pembiayaan yang adaptif, inovatif, dan kredibel di Indonesia. Memanfaatkan momentum pasca Idul Fitri 2026, BRI Finance membuka peluang karier bagi talenta profesional melalui posisi Relationship Manager (RM) Konsumer dan Relationship Manager (RM) Komersial, sejalan dengan upaya ekspansi […]

  • Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

    Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama pendidikan Indonesia India semakin diperkuat melalui kolaborasi di bidang bisnis dan ekonomi, sebagai bagian dari strategi kedua negara dalam menghadapi transformasi ekonomi global yang kian cepat. Langkah ini menandai pergeseran dari kerja sama akademik konvensional menuju kemitraan strategis yang menghubungkan pendidikan, riset, dan kebutuhan industri masa depan. Kolaborasi Riset dan Program […]

  • KAI Logistik Siapkan Langkah Optimalisasi Operasional Hadapi Potensi Lonjakan Pengiriman Motor di Yogyakarta

    KAI Logistik Siapkan Langkah Optimalisasi Operasional Hadapi Potensi Lonjakan Pengiriman Motor di Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Memasuki periode libur panjang perguruan tinggi dan tahun ajaran baru yang umumnya berlangsung pada Juni hingga Juli, KAI Logistik melalui layanan pengiriman retail melakukan berbagai langkah antisipatif guna menghadapi potensi peningkatan volume pengiriman sepeda motor di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dikenal sebagai salah satu kota pendidikan terbesar di Indonesia. Manajer Wilayah Tengah KAI Logistik, Yudhi […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

    Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Memberikan susu kucing yang tepat merupakan salah satu aspek penting dalam merawat anak kucing atau kitten. Selain makanan padat, susu kucing menjadi sumber nutrisi utama di fase awal kehidupan. Oleh karena itu, Pawfriends perlu memahami jenis susu kucing, manfaatnya, serta cara pemberian yang benar agar kitten tumbuh sehat dan optimal. Pentingnya Susu Kucing untuk Anak […]

expand_less