Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (4/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang koreksi dinilai masih lebih dominan karena hingga kini harga belum mampu menembus area resistance yang menjadi batas penting untuk mengubah arah tren. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi teknikal saat ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual setiap kali harga mencoba menguat. Selama belum ada konfirmasi penembusan resistance, emas (XAUUSD) diperkirakan masih berpotensi bergerak menuju area support berikutnya.

Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tren bearish. Harga terus bergerak di bawah area resistance 4.075, sekaligus belum mampu melewati Moving Average (MA) 21 yang saat ini berfungsi sebagai dynamic resistance. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa setiap percobaan kenaikan masih menghadapi tekanan jual yang cukup besar sehingga ruang untuk melanjutkan tren bullish masih relatif terbatas.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan harga untuk ditutup di atas resistance 4.075 menjadi salah satu sinyal bahwa buyer belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mengambil alih kendali pasar. Sebaliknya, seller masih memanfaatkan setiap penguatan sebagai momentum untuk kembali melakukan distribusi. Oleh sebab itu, Dupoin Futures memandang bahwa bias pergerakan harga emas (XAUUSD) masih mengarah ke bawah hingga muncul sinyal teknikal yang mampu mengubah struktur tren secara lebih meyakinkan.

Berdasarkan proyeksi yang disusun Dupoin Futures, area 4.018 menjadi target support terdekat yang patut diperhatikan investor. Level tersebut diperkirakan menjadi zona penting yang dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya. Apabila tekanan jual terus berlanjut hingga harga menembus support tersebut, bukan tidak mungkin pelemahan berkembang menjadi koreksi yang lebih dalam. Namun, jika buyer mampu mempertahankan area tersebut dengan munculnya respons beli yang kuat, emas (XAUUSD) masih memiliki peluang untuk melakukan pemantulan atau technical rebound dalam jangka pendek.

Meskipun peluang rebound tetap terbuka, Dupoin Futures menilai bahwa kenaikan tersebut masih berpotensi bersifat sementara selama harga belum mampu kembali bergerak di atas resistance utama. Dengan kata lain, setiap penguatan masih perlu dikonfirmasi melalui breakout yang valid agar dapat mengubah proyeksi dari bearish menjadi bullish.

Selain struktur harga, posisi Moving Average 21 juga menjadi indikator yang terus diperhatikan oleh Dupoin Futures. Selama harga tetap bergerak di bawah garis rata-rata tersebut, tekanan bearish dinilai masih mendominasi pasar. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pelaku pasar sebaiknya tetap mencermati area resistance sebagai acuan utama sebelum mengambil keputusan investasi maupun perdagangan jangka pendek.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa arah harga emas (XAUUSD) masih akan dipengaruhi oleh beberapa faktor global, terutama pergerakan dolar Amerika Serikat, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield), serta ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Ketiga faktor tersebut masih menjadi penentu utama sentimen investor di pasar logam mulia.

Apabila dolar AS tetap menunjukkan penguatan dan US Treasury Yield bertahan pada level tinggi, maka tekanan terhadap emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan berlanjut. Dalam kondisi tersebut, investor cenderung memilih instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia berpotensi melemah sehingga membatasi peluang kenaikan harga.

Sebaliknya, Dupoin Futures menilai bahwa pelemahan dolar AS atau penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dapat menjadi katalis positif bagi harga emas (XAUUSD). Ketika biaya peluang untuk memiliki emas menurun, minat investor terhadap aset safe haven biasanya meningkat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi harga untuk kembali menguat, terutama jika didukung oleh perubahan sentimen pasar yang lebih kondusif.

Pelaku pasar juga diperkirakan akan menaruh perhatian besar pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Data inflasi, pasar tenaga kerja, aktivitas manufaktur, hingga komentar para pejabat Federal Reserve akan menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya. Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga yang tetap tinggi akan semakin menguat. Situasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas (XAUUSD).

Namun di sisi lain, apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan atau pernyataan pejabat The Fed mengarah pada kebijakan moneter yang lebih akomodatif, peluang pelemahan dolar AS dapat kembali terbuka. Kondisi tersebut berpotensi menjadi angin segar bagi emas (XAUUSD) karena meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa prospek harga emas (XAUUSD) hari ini masih cenderung berada dalam tekanan bearish. Selama harga belum mampu menembus resistance 4.075 dan masih bergerak di bawah Moving Average 21, peluang pelemahan menuju support 4.018 dinilai tetap menjadi skenario yang paling berpeluang terjadi. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan fundamental global, khususnya pergerakan dolar AS, US Treasury Yield, data ekonomi Amerika Serikat, serta arah kebijakan Federal Reserve, karena faktor-faktor tersebut dapat memicu perubahan sentimen pasar dan memengaruhi arah harga emas (XAUUSD) dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

    MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berperan sebagai perpanjangan tangan negara dalam pengelolaan sumber daya alam mineral guna mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memperkuat tata kelola sektor pertambangan nasional. Peran tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3), yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara […]

  • Tokenized Stocks Tembus US Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia

    Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Oktober 2026 — Tokenisasi aset mulai mengubah cara investor mengakses pasar keuangan global. Salah satu segmen yang tumbuh paling cepat adalah tokenized stocks, aset digital yang merepresentasikan eksposur terhadap saham maupun produk pasar modal seperti exchange-traded fund (ETF). Laporan terbaru Binance Research bertajuk Rewriting the On-Chain Economy mencatat kapitalisasi pasar tokenized stocks telah menembus US$3 miliar pada […]

  • Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

    Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kampus baru BINUS ASO di Kawasan Ekonomi Khusus D-HUB mengedepankan pembelajaran berbasis praktik, inovasi mahasiswa, dan kolaborasi pendidikan Indonesia–Jepang BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD, Tangerang. Kehadiran kampus ini menjadi langkah BINUS ASO dalam memperkuat pendidikan teknik yang menghubungkan pembelajaran, pengembangan teknologi, dan kebutuhan industri, […]

  • Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

    Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan founder asal Indonesia, merilis episode ketiga dari seri film pendeknya di YouTube. Film ini bercerita tentang Keisha, perantau yang bekerja di Singapura, yang harus mengabari keluarganya di Jakarta bahwa ia belum bisa pulang, dan tentang cara keluarga itu tetap menghabiskan malam bersama. Film ini membuka […]

  • Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

    Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bittime resmi meluncurkan Bittime Futures sebagai alternatif strategi trading di tengah pasar kripto yang masih bergerak sideways. Layanan ini menawarkan fitur trading yang lebih fleksibel dengan tetap mengedepankan edukasi, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen. Pergerakan pasar kripto yang masih cenderung sideways dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun begitu, pasar kripto masih tetap membuka peluang bagi trader […]

  • Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

    Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Oleh Primus Dorimulu* Jakarta — Hubungan Indonesia dan India telah melintasi ribuan tahun sejarah. Kini, saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang agung, tetapi bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, yang membuat kedua negara memiliki pengaruh signifikan di dunia. Kunjungan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026 […]

expand_less