Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z

Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Narasi “cuan dari konten” terlanjur jadi mimpi kolektif Gen Z, followers dikejar, algoritma dipelajari mati-matian, tapi hasilnya kerap jauh dari janji manis yang beredar di media sosial.

Sementara itu, kebutuhan akan penghasilan tambahan tidak menunggu siapa pun jadi viral lebih dulu. Laporan 2026 Gen Z and Millennial Survey yang dirilis Deloitte mencatat hampir 30 persen Gen Z dan sekitar 25 persen milenial di dunia kini memiliki pekerjaan sampingan, baik paruh waktu maupun penuh waktu, di luar pekerjaan utama mereka.

Di celah itulah sebagian Gen Z bergerak diam-diam, menjadi reseller layanan digital seperti SMM Panel, jauh dari sorotan tapi terbukti menghasilkan.

Bisnis yang Bekerja Tanpa Pernah Tampil

Reseller layanan digital menjual kembali layanan peningkatan media sosial, followers, likes, views, dari penyedia besar ke pelanggan akhir, mulai dari UMKM, brand kecil, sampai individu yang ingin akunnya terlihat lebih meyakinkan. Tidak ada wajah yang perlu dikenali, tidak ada konten yang perlu dibuat, cukup selisih harga antara beli grosir dan jual eceran yang jadi mesin uangnya.

“Banyak yang tidak sadar, sebagian bisnis yang mereka lihat aktif dan kredibel di media sosial itu dibantu tangan reseller di belakang layar. Profesinya senyap, tapi perputaran transaksinya nyata dan terus berjalan setiap hari,” ujar Mas Eko, pengamat industri digital dari ProviderSMM.id.

Yang membuat profesi ini menarik, menurutnya, justru karena tidak menuntut personal branding maupun konsistensi produksi konten yang melelahkan. “Modalnya kecil, prosesnya bisa dipelajari cepat, dan hasilnya terasa jauh lebih cepat dibanding menunggu jadi content creator yang viral,” tambahnya.

Dua Sisi Mata Uang yang Sama

Industri ini berjalan lewat dua peran yang saling mengunci. Provider memegang sumber daya dan sistem pengiriman layanan secara langsung, biasanya dengan harga grosir dan akses API untuk mitra bisnis. Reseller membeli dari provider lalu menjualnya kembali ke pelanggan akhir, tanpa perlu memikirkan infrastruktur teknis di baliknya sama sekali.

“Bagi yang baru mulai, jadi reseller jauh lebih realistis dibanding langsung jadi provider, modal dan risikonya kecil, tapi peluang belajar cara kerja industri ini tetap terbuka lebar,” jelas Mas Eko. Ia menegaskan, faktor yang paling menentukan keberhasilan reseller bukan seberapa besar modal awal, melainkan ketepatan memilih smm panel terpercaya untuk diajak bekerja sama, transparansi soal drop rate, kejelasan sumber followers, hingga kebijakan garansi refill yang tertulis jelas jadi pembeda antara reseller yang bertahan lama dengan yang cepat kehilangan kepercayaan klien.

Yang Senyap, Belum Tentu Sepi

Tidak semua jalan menghasilkan uang di dunia digital butuh tepuk tangan atau notifikasi like yang ramai. Selama bisnis kecil masih berlomba membangun kredibilitas instan di media sosial, dan selama Gen Z masih mencari celah penghasilan yang tidak menuntut wajah dikenal publik, profesi reseller kemungkinan akan terus tumbuh, diam-diam, tapi jauh dari kata berhenti.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bali — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penguatan kualitas pelaporan keberlanjutan di seluruh entitas usaha. Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of […]

  • BRI KK RS Carolus Hadir Berikan Kemudahan Layanan Perbankan bagi Civitas Rumah Sakit dan Masyarakat

    BRI KK RS Carolus Hadir Berikan Kemudahan Layanan Perbankan bagi Civitas Rumah Sakit dan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) RS Carolus terus menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses untuk mendukung kebutuhan transaksi keuangan di lingkungan rumah sakit. Kehadiran kantor kas ini menjadi wujud komitmen BRI dalam memberikan layanan yang dekat dan nyaman bagi pengelola rumah sakit, karyawan, pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum di sekitar RS Carolus. Sebagai salah satu […]

  • BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%

    BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah dinamika industri pembiayaan yang menunjukkan peningkatan risiko kredit dalam beberapa waktu terakhir, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, rasio non-performing financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,23%, berada pada level yang sehat dan di bawah ambang batas yang […]

  • Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

    Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, setiap aktivitas yang melibatkan penempatan modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan sering kali dianggap sama oleh masyarakat awam. Banyak orang mencampuradukkan istilah investasi dan spekulasi, padahal kedua konsep ini memiliki landasan filosofis, metodologi analisis, dan profil risiko yang sangat bertolak belakang. Memahami garis tegas yang memisahkan antara investor dan spekulan […]

  • Setelah Rebranding, Mobix Luncurkan Website Baru untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan

    Setelah Rebranding, Mobix Luncurkan Website Baru untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PT Digital Sumber Sejahtera Motor (DSS Motor) memperkuat bisnis mobil bekasnya melalui peluncuran website resmi mobixbydss.id untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan. Website ini hadir dengan tampilan modern, integrasi WhatsApp berbasis AI. Langkah ini mencerminkan komitmen Mobix dalam menghadirkan pengalaman membeli mobil bekas yang lebih transparan, mudah, dan terpercaya, sejalan dengan semangat “Xtra Aman, Xtra Yakin.” […]

  • Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading […]

expand_less