Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prospek Perusahaan Tambang Semester 2, Peluang MIND ID Grup

Prospek Perusahaan Tambang Semester 2, Peluang MIND ID Grup

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Perhatian investor tertuju kepada perusahaan tambang di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dalam menjaga pertumbuhan, arus kas, serta margin keuntungan di tengah kondisi pasar yang lebih menantang pada Semester II/2026. Hal ini sejalan pembukuan kinerja positif emiten tambang di bawah naungan MIND ID Group sepanjang semester I-2026, di tengah dinamika harga komoditas dan transisi ekosistem industri global.

MIND ID menjalankan penguatan operasional terukur, dan terus konsisten memperkuat integrasi ekosistem hilirisasi guna mendukung penciptaan produk bernilai tambah tinggi dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba periode berjalan sebesar US 25,24 juta.

Sementara itu, PT Timah Tbk (TINS) mencatat laba bersih semester I-2026 sebesar Rp2,71 triliun. Angka tersebut telah melampaui target laba bersih sepanjang tahun 2026 yang sebesar Rp1,61 triliun atau setara 169% dari target yang ditetapkan perusahaan.

Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur Purwanto Asset Management Edwin Sebayang menilai sektor pertambangan saat ini tengah memasuki fase normalisasi, bukan penurunan struktural. Menurutnya, laba yang tidak lagi setinggi masa supercycle bukan berarti fundamental perusahaan memburuk, melainkan pasar kembali menilai emiten berdasarkan kualitas operasional, efisiensi, kesehatan neraca, dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Edwin mengatakan emiten tambang BUMN masih memiliki sejumlah katalis yang menarik untuk dicermati investor. INCO dan TINS misalnya, harga sahamnya dinilai akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas global, realisasi volume produksi, serta kemampuan perusahaan menjaga margin keuntungan.

“Prospek INCO dan TINS akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas global, realisasi volume produksi, serta kemampuan menjaga margin di tengah siklus komoditas yang lebih menantang,” ujar Edwin.

Sementara ANTM dinilai memiliki prospek jangka panjang melalui hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sementara PTBA tetap menarik bagi investor yang mencari stabilitas arus kas dan dividen.

“Saya melihat ANTM masih memiliki katalis jangka panjang yang kuat melalui hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. PTBA tetap menarik bagi investor yang mencari stabilitas arus kas dan dividen,” ungkapnya.

Salah satu langkah hilirisasi yang dilakukan ANTM adalah melalui pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia bersama PT Industri Baterai Indonesia (IBI) dan HYD Investment Limited. HYD Investment Limited sendiri merupakan konsorsium yang terdiri atas Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.

Pembangunan fasilitas produksi dalam proyek tersebut berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2026. Total investasi awal keseluruhan proyek baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir tersebut mencapai US$5,9 miliar atau sekitar Rp96,04 triliun dengan asumsi kurs Rp16.278 per dolar AS.

Kapasitas produksi pada fase pertama selanjutnya direncanakan akan ditingkatkan melalui ekspansi hingga mencapai sedikitnya 15 gigawatt hour (GWh). Kapasitas tersebut diperkirakan setara untuk memenuhi kebutuhan sekitar 250.000 unit kendaraan listrik.

Di sisi lain, daya tarik PTBA bagi investor ditopang oleh rekam jejak pembagian dividen yang relatif konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan membagikan dividen dengan rasio pembayaran yang berkisar antara 35% hingga 100% dari laba bersih, meskipun nilai dividen berubah mengikuti kinerja perusahaan pada masing-masing tahun buku.

Untuk laba tahun buku 2024, PTBA membagikan dividen tunai sebesar Rp3,83 triliun atau Rp332,44 per saham dengan rasio pembayaran 75%, yang dibayarkan pada 11 Juli 2025. Sebelumnya, dari laba tahun buku 2023, PTBA membagikan dividen sebesar Rp4,58 triliun atau Rp397,71 per saham dengan rasio pembayaran yang sama, yakni 75%.

Pembagian dividen terbesar dalam periode tersebut berasal dari laba tahun buku 2022, ketika PTBA membagikan dividen tunai Rp12,57 triliun atau Rp1.094,05 per saham dengan rasio pembayaran mencapai 100%. Dari laba tahun buku 2021, perusahaan juga membagikan Rp7,91 triliun atau Rp688,52 per saham, dengan seluruh laba yang menjadi dasar pembagian tersebut dialokasikan sebagai dividen.

Sementara dari laba tahun buku 2020, PTBA membagikan dividen sebesar Rp835,39 miliar atau Rp74,69 per saham dengan rasio pembayaran 35%. Adapun dari laba tahun buku 2019, dividen yang dibagikan mencapai Rp3,65 triliun atau Rp326,46 per saham dengan rasio pembayaran sebesar 90%.

Dengan demikian, Edwin menilai fokus investor pada semester II-2026 kemungkinan akan mulai bergeser dari sekadar mengejar pertumbuhan laba yang tinggi. Investor diperkirakan akan semakin memperhatikan kualitas laba, keberlanjutan arus kas, disiplin belanja modal, serta kemampuan masing-masing emiten menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Juni 2025 – Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan […]

  • Harga Emas (XAUUSD) Terancam Lanjut Turun? Dupoin Futures Ungkap Level Kunci yang Wajib Dipantau

    Harga Emas (XAUUSD) Terancam Lanjut Turun? Dupoin Futures Ungkap Level Kunci yang Wajib Dipantau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam fase yang penuh tekanan pada perdagangan hari Senin (3/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi kenaikan setelah harga kembali gagal mempertahankan momentum bullish di area resistance penting. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih […]

  • CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye  FIFA World Cup 2026™

    CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye FIFA World Cup 2026™

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    ● Melalui kampanye FIFA World Cup 2026™, CLEAR Men Ultra menginspirasi laki-laki untuk tampil percaya diri dengan rambut dan kulit kepala yang sehat serta bebas ketombe ● FIFA World Cup 2026™ menjadi turnamen terbesar dengan sejumlah catatan rekor Keterangan foto: CLEAR bersama Ganindra Bimo, Tio Prasetyo, serta konsumen CLEAR menyaksikan pertandingan quarter final Belgia vs […]

  • Cara Membersihkan Mata Kucing Tanpa Drama

    Cara Membersihkan Mata Kucing Tanpa Drama

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Mengapa Penting untuk Membersihkan Mata Kucing? Sebagai pemilik kucing, Anda pasti sering memperhatikan bahwa beberapa kucing memiliki mata yang tampak kotor atau berair. Mata kucing yang kotor bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi, infeksi, hingga masalah kesehatan lainnya. Namun, meskipun masalah mata kucing cukup umum, banyak cat owner yang merasa kesulitan saat membersihkan […]

  • Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pernah nggak merasa semangat menabung di awal bulan, tapi begitu tanggal tua datang, uang yang tadinya ingin disimpan malah ikut terpakai? Hal seperti ini cukup sering terjadi. Bukan karena niat menabung kurang kuat, tetapi karena cara menyisihkan uang belum sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Ada yang lebih nyaman menabung harian, sementara yang lain memilih langsung menabung […]

  • Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

    Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko. Pencapaian tersebut diraih di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan lanskap pasar yang terus berkembang. […]

expand_less