Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bittime Soroti Penguatan Standar Custody Kripto, Keamanan Jadi Bagian Penting Perdagangan Futures

Bittime Soroti Penguatan Standar Custody Kripto, Keamanan Jadi Bagian Penting Perdagangan Futures

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Bittime menyoroti meningkatnya perhatian regulator global terhadap keamanan custody, pemisahan aset konsumen, dan tata kelola aset digital. Proposal SEC di Amerika Serikat serta POJK Nomor 23 Tahun 2025 di Indonesia menunjukkan pentingnya perlindungan aset dan pengelolaan risiko dalam industri kripto. Seiring perkembangan perdagangan Futures, Bittime menekankan perlunya pemahaman terhadap mekanisme kontrak, margin, leverage, dan risiko likuidasi sebagai bagian dari perlindungan konsumen.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat meningkatnya perhatian regulator global terhadap custody dan perlindungan aset sebagai bagian dari perkembangan industri aset digital menuju standar keamanan dan tata kelola yang semakin terstruktur. 

Sebagai platform 3-in-1 yang menyediakan Spot, Staking, dan Futures, Bittime menempatkan pemahaman terhadap mekanisme, keamanan, dan risiko sebagai bagian penting dalam pengembangan produk aset digital.

SEC Modernisasi Kerangka Custody Aset Kripto

Pada 1 Oktober 2026, U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) mengajukan proposal baru yang mengatur custody aset kripto bagi registered investment advisers dan regulated funds. Proposal tersebut bertujuan memodernisasi ketentuan custody yang ada, termasuk ketentuan terkait penyimpanan aset, serta menyesuaikan persyaratan pelaporan dan pencatatan dengan karakteristik aset kripto.

Proposal SEC tersebut masih berada dalam tahap pengajuan aturan dan belum menjadi ketentuan final. Namun, perkembangan ini menunjukkan bahwa aspek custody, pemisahan aset, serta kontrol atas aset konsumen semakin menjadi bagian penting dalam pembentukan kerangka regulasi aset digital di berbagai yurisdiksi.

“Penguatan standar custody menunjukkan bahwa perkembangan industri aset digital tidak hanya berbicara mengenai inovasi produk, tetapi juga bagaimana aset konsumen dilindungi melalui tata kelola dan infrastruktur yang memadai. Seiring dengan semakin luasnya adopsi aset digital, aspek keamanan akan menjadi bagian yang semakin penting dalam membangun kepercayaan terhadap ekosistem,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime.

Pemisahan Aset Konsumen dalam Regulasi Indonesia

Prinsip pemisahan aset konsumen juga telah menjadi bagian dari regulasi aset keuangan digital di Indonesia. Berdasarkan Pasal 50 ayat (1) huruf n, POJK Nomor 23 Tahun 2025 tentang Perubahan atas POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto mewajibkan Pedagang untuk memastikan pemisahan antara Aset Keuangan Digital milik Konsumen dan milik Pedagang, termasuk dalam pencatatan dan pembukuan Pedagang.

Aturan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan aset konsumen dalam perdagangan aset keuangan digital tidak hanya berkaitan dengan penyimpanan, tetapi juga mencakup pemisahan pencatatan, kesesuaian saldo, dan pertukaran informasi mengenai kepemilikan aset.

“Di Indonesia, prinsip pemisahan aset konsumen dari aset Pedagang telah menjadi bagian dari kerangka regulasi. Ini menunjukkan bahwa keamanan aset dan tata kelola bukan hanya menjadi perhatian pasar global, tetapi juga merupakan bagian penting dari perkembangan industri aset digital di dalam negeri,” kata Ryan.

Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Derivatif

Perkembangan regulasi di Indonesia juga mencakup perdagangan derivatif aset keuangan digital. Melalui POJK Nomor 23 Tahun 2025, OJK memperluas kerangka pengaturan perdagangan aset keuangan digital dengan memasukkan derivatif aset keuangan digital serta melakukan penyesuaian terhadap mekanisme penyelenggaraan perdagangan, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen.

Penguatan kerangka tersebut menjadi semakin relevan seiring berkembangnya perdagangan Futures di pasar aset digital. Produk derivatif memiliki karakteristik yang berbeda dari perdagangan Spot, sehingga pemahaman terhadap mekanisme kontrak, margin, leverage, serta potensi likuidasi menjadi bagian penting sebelum konsumen melakukan transaksi.

Futures sebagai Bagian dari Ekosistem Bittime

Dalam konteks perkembangan perdagangan derivatif di Indonesia, Bittime Futures diluncurkan pada Juli 2026 setelah memperoleh izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX) dalam kerangka pengawasan OJK.

Bittime Futures menjadi bagian dari ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures. Layanan ini menyediakan perdagangan kontrak perpetual berbasis USDT dengan pilihan posisi Long dan Short serta mekanisme Cross Margin dan Isolated Margin.

“Dalam perdagangan Futures, fleksibilitas perlu berjalan seiring dengan pemahaman terhadap karakteristik produk dan risikonya. Karena itu, edukasi, manajemen risiko, dan penerapan standar keamanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan Bittime Futures dan perdagangan derivatif di Indonesia,” ujar Ryan.

Keamanan dan Tata Kelola Semakin Penting

Perkembangan regulasi di Amerika Serikat dan Indonesia memperlihatkan bahwa aspek custody, pemisahan aset, pencatatan kepemilikan, serta pengelolaan risiko semakin menjadi bagian penting dalam perkembangan industri aset digital. Bagi pelaku industri, penguatan aspek tersebut perlu berjalan seiring dengan inovasi produk dan perluasan akses terhadap aset digital.

Bittime menilai perkembangan tersebut menjadi bagian dari proses membangun ekosistem aset digital yang memiliki pondasi tata kelola, keamanan, dan pelindungan konsumen yang semakin terstruktur.

Perdagangan aset kripto, termasuk Futures, memiliki risiko kerugian. Penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian dan dapat menyebabkan likuidasi posisi. Pengguna perlu memahami karakteristik produk, mekanisme margin, leverage, dan risiko perdagangan sebelum melakukan transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

    Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kebocoran pada pipa schedule di sistem tekanan tinggi bukan masalah kecil. Dalam instalasi industri seperti air bertekanan, steam, oli, maupun chemical, kegagalan pipa bisa menyebabkan downtime produksi, kerusakan peralatan, hingga risiko keselamatan kerja. Jika mulai muncul rembesan, penurunan tekanan, atau suara desis pada jalur perpipaan, segera lakukan pengecekan. Berikut tiga hal utama yang harus diperiksa […]

  • Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

    Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berakhir pada Minggu (9/8) membawa angin segar bagi industri otomotif nasional. Selain menjadi ajang peluncuran berbagai model baru, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini juga menunjukkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik dan hybrid di pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi industri […]

  • Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api. KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta […]

  • Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

    Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PT Digital Sawit Pro resmi menunjuk Satya Vijay sebagai Online Marketing Manager SawitPRO untuk memperkuat strategi digital marketing perusahaan. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang digital marketing, termasuk di OpenAI dan Home Credit Indonesia, Satya akan fokus pada pengembangan kampanye digital, akuisisi pengguna, serta optimalisasi performa pemasaran. Ia juga dikenal sebagai Founder PT […]

  • Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia membangun sumur bor di Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari program CSR “Sumatra Disaster Relief: Clean Water for Aceh Tamiang”. Program ini ditujukan untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor yang saat ini berada dalam fase rehabilitasi. Inisiatif ini menjangkau sekitar 300 kepala keluarga atau […]

  • Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

    Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research Jakarta, Juni 2026. Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses melalui platform digital membuat banyak investor pemula mulai mempertimbangkan saham AS sebagai bagian dari portofolio mereka. Artikel ini merangkum peluang, cara akses, serta […]

expand_less