Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dampak Langsung Kenaikan Biaya Kepemilikan Mobil Listrik, Industri Gadai Ikut Terdorong

Dampak Langsung Kenaikan Biaya Kepemilikan Mobil Listrik, Industri Gadai Ikut Terdorong

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Dengan dinamika biaya kepemilikan yang terus berubah, terutama pada kendaraan listrik yang masih berada dalam fase transisi kebijakan, industri gadai diperkirakan akan terus memainkan peran penting dalam menyediakan alternatif pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan berbasis aset.

Kenaikan komponen biaya kepemilikan mobil listrik di Indonesia mulai menunjukkan dampak langsung terhadap perilaku keuangan masyarakat. Penyesuaian pajak kendaraan, berkurangnya insentif, serta meningkatnya biaya operasional seperti listrik rumah tangga dan asuransi, membuat total cost of ownership (TCO) kendaraan listrik tidak lagi serendah yang dipersepsikan pada awal adopsinya.

Sejumlah pelaku industri pembiayaan alternatif mencatat perubahan pola kebutuhan dana dari pemilik kendaraan, terutama di segmen menengah ke atas. Tekanan terhadap arus kas mendorong pemilik aset untuk mencari sumber likuiditas jangka pendek tanpa harus melepas kepemilikan kendaraan.

Business Development PT deGadai Solusi Digital, David Tatangsurja, menyebutkan bahwa kenaikan biaya kepemilikan aset, termasuk mobil listrik, berdampak langsung terhadap peningkatan minat masyarakat terhadap layanan gadai.

“Ketika biaya tahunan dan operasional naik, pemilik aset cenderung tidak langsung menjual. Mereka mencari solusi likuiditas yang lebih fleksibel. Di situ gadai menjadi relevan karena aset tetap bisa dimiliki, tapi nilainya bisa dimanfaatkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya konsultasi terkait pembiayaan berbasis jaminan dalam beberapa bulan terakhir. Meski tidak seluruhnya berasal dari pemilik mobil listrik, tren kenaikan biaya hidup secara umum, termasuk biaya kendaraan, menjadi faktor pendorong utama.

Dalam konteks kendaraan listrik, biaya kepemilikan tidak hanya mencakup harga beli, tetapi juga komponen lain seperti pajak kendaraan bermotor (PKB), biaya balik nama kendaraan (BBNKB), instalasi home charging, konsumsi listrik, hingga depresiasi nilai kendaraan. Ketika salah satu atau beberapa komponen tersebut meningkat, beban total yang ditanggung pemilik ikut bertambah.

Kondisi ini memicu perubahan cara pandang terhadap aset. Mobil, yang sebelumnya dianggap sebagai simbol konsumsi, mulai diposisikan sebagai instrumen finansial yang dapat dioptimalkan melalui gadai mobil listrik di deGadai.

Industri gadai, khususnya yang menyasar segmen premium seperti deGadai, melihat peluang dari perubahan tersebut. Dengan skema pinjaman berbasis jaminan, nasabah dapat memperoleh dana tunai dalam waktu relatif singkat tanpa melalui proses panjang seperti kredit perbankan.

Model ini dinilai relevan dalam situasi di mana kebutuhan likuiditas bersifat mendesak, namun pemilik aset belum ingin melakukan divestasi. Selain kendaraan, aset lain seperti jam tangan mewah dan tas branded juga menjadi alternatif jaminan yang lebih praktis.

Menurut David, karakteristik nasabah juga mengalami pergeseran. “Sekarang banyak nasabah yang secara finansial sebenarnya kuat, tetapi membutuhkan fleksibilitas cashflow. Gadai digunakan sebagai alat manajemen likuiditas, bukan karena terdesak,” katanya.

Di sisi lain, peningkatan cost of ownership juga berpotensi menahan laju pembelian kendaraan baru, termasuk mobil listrik. Jika tren ini berlanjut, tekanan terhadap likuiditas rumah tangga diperkirakan akan semakin terasa, terutama bagi konsumen yang memiliki lebih dari satu aset bernilai tinggi.

Pengamat ekonomi menilai bahwa kondisi tersebut dapat memperkuat posisi industri gadai sebagai sektor yang bersifat counter-cyclical, yaitu cenderung tumbuh saat tekanan ekonomi meningkat. Dalam situasi biaya hidup yang naik, kebutuhan akan akses dana cepat menjadi semakin tinggi.

Sebagai pelaku di segmen ini, deGadai menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa gadai bukan sekadar opsi terakhir, melainkan salah satu instrumen keuangan yang dapat digunakan secara strategis.

“Selama digunakan dengan perencanaan yang tepat, gadai bisa menjadi solusi untuk menjaga stabilitas keuangan tanpa harus kehilangan aset,” kata David.

Dengan dinamika biaya kepemilikan yang terus berubah, terutama pada kendaraan listrik yang masih berada dalam fase transisi kebijakan, industri gadai diperkirakan akan terus memainkan peran penting dalam menyediakan alternatif pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan berbasis aset.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Yulius Selvanus Komaling Bahas Penguatan Sektor Kelautan Sulut Bersama Menteri KKP RI

    Gubernur Yulius Selvanus Komaling Bahas Penguatan Sektor Kelautan Sulut Bersama Menteri KKP RI

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Langkah serius Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan kembali ditunjukkan melalui pertemuannya dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta, Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh substansi itu turut dihadiri oleh jajaran pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). […]

  • Demo Damai Buruh di Sulut Jadi Teladan Nasional

    Demo Damai Buruh di Sulut Jadi Teladan Nasional

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Manado – Ribuan buruh dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara menggelar aksi demonstrasi damai di Kota Manado. Aksi yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sulut ini berlangsung aman, tertib, serta menghadirkan nuansa persatuan melalui doa lintas agama dan penutupan dengan lagu kebangsaan *Padamu Negeri*.   Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, […]

  • Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital

    Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oxygen.id hadirkan solusi, mulai dari Oxygen Biz Startup, Oxygen Biz, hingga Oxygen Pro, Access Point, serta Managed Service agar perusahaan dapat mengelola jaringan secara lebih praktis dengan dukungan teknis profesional. Denpasar, 3 Juli 2026 — Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga menjadi rumah bagi ribuan pelaku usaha di sektor hospitality, kuliner, ritel, […]

  • Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

    Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri. Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia. “Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat […]

  • Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

    Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Dirancang untuk para urban tastemaker, ASHTA menjadi ruang di mana gaya, wellness, dan self-care berpadu secara harmonis dalam satu destinasi yang dikurasi dengan cermat ASHTA District 8 menghadirkan definisi baru destinasi gaya hidup urban yang melampaui konsep pusat perbelanjaan dan kuliner. Dirancang untuk para urban tastemaker, ASHTA menjadi ruang di mana gaya, wellness, dan self-care […]

  • Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme

    Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Maret 2026 – Pergerakan harga emas di pasar domestik terus menjadi perhatian masyarakat Indonesia sebagai salah satu instrumen “safe haven” dalam menjaga nilai kekayaan. Berdasarkan data platform Bittime, tren ini turut berdampak pada aset kripto berbasis emas, yakni Tether Gold ($XAUT), yang mencatatkan kenaikan harga sebesar 4,23% pada 25 Maret 2026 lalu. Aset […]

expand_less