Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet

Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Karet, sebagai salah satu entitas PTPN Group menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) “Relaksasi Regulasi Penyediaan Benih Karet” di Gedung Aula Hevea 1 PT RPN, Bogor, Kamis (13/8). Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, peneliti, akademisi, pelaku usaha, produsen benih, serta pemangku kepentingan perbenihan dalam membahas tantangan penyediaan benih karet unggul di Indonesia.

Forum ini mempertemukan unsur pemerintah, lembaga riset, perusahaan perkebunan, produsen benih, asosiasi petani, akademisi, peneliti, dan para ahli karet untuk membahas persoalan ketersediaan benih unggul serta kebutuhan penyesuaian regulasi perbenihan tanaman karet.

Dalam sambutannya, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap menekankan pentingnya forum lintas pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas persoalan penyediaan bahan tanam karet.“Kita perlu memastikan regulasi perbenihan tetap menjadi instrumen untuk menjaga kualitas bahan tanam, namun pada saat yang sama mampu menjawab dinamika dan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.”

Ia juga menambahkan bahwa relaksasi regulasi perlu dilakukan secara terukur dan berbasis kajian sehingga tidak mengurangi standar mutu bahan tanam. “Relaksasi bukan berarti menurunkan standar. Yang kita dorong adalah regulasi yang lebih adaptif, tetap berbasis kajian ilmiah, dan memberikan kepastian bagi penyediaan benih karet unggul.”

Salah satu tantangan yang disoroti dalam forum adalah semakin terbatasnya keberadaan blok penghasil biji yang telah ditetapkan. Sebagian sumber biji mengalami penurunan produktivitas, perubahan kondisi tanaman, bahkan perubahan fungsi menjadi kebun komoditas lain. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pasokan biji batang bawah tidak mampu mengimbangi kebutuhan bahan tanam, terutama ketika permintaan benih meningkat.

Hingga saat ini, penyediaan bahan tanam karet unggul masih banyak dilakukan melalui perbanyakan vegetatif menggunakan metode okulasi. Metode tersebut membutuhkan batang bawah yang berasal dari biji. Sejumlah metode alternatif, seperti sambung, cangkok stek, dan microcutting, juga telah dicoba untuk dikembangkan. Namun, penerapannya masih memerlukan penguatan agar dapat memberikan hasil yang optimal.

Melalui forum ini, para pemangku kepentingan didorong untuk mendiskusikan kembali persyaratan yang masih relevan, persyaratan yang perlu disesuaikan, serta mekanisme pengawasan yang tetap harus dipertahankan apabila dilakukan relaksasi terhadap sumber biji batang bawah. Diskusi juga menegaskan bahwa perubahan regulasi harus tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian. Setiap bentuk relaksasi perlu memiliki dasar teknis, mekanisme pengawasan, serta parameter mutu yang jelas.

Bagi PT RPN, forum ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem perbenihan karet nasional yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil FGD diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan regulasi yang mampu menjaga kualitas bahan tanam sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi pemenuhan kebutuhan benih karet nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

    Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 yang diselenggarakan secara online pada 4–5 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Scaling Global Value: […]

  • KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

    KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Jumat, 22 Mei 2026 KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung Bandung (Jawa Barat), 22 Mei 2026 — PT KAI (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan pada tanggal 23 Mei 2026 […]

  • International Undergraduate Program untuk Konten Kreator Digital Masa Kini

    International Undergraduate Program untuk Konten Kreator Digital Masa Kini

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, cara orang mendapatkan informasi telah bergeser dari koran, majalah, dan televisi ke media sosial serta berbagai platform online. Namun, di tengah perubahan tersebut, ilmu komunikasi justru semakin relevan karena dibutuhkan untuk menciptakan pesan yang efektif dan menarik bagi audiens digital.   Melalui international undergraduate program seperti Creative Digital Communication di BINUS International, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan […]

  • KAI Bandara Catat 2,83 Juta Penumpang KA Srilelawangsa di Sumatera Utara hingga Agustus 2026

    KAI Bandara Catat 2,83 Juta Penumpang KA Srilelawangsa di Sumatera Utara hingga Agustus 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat pertumbuhan positif pada jumlah pengguna layanan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa telah melayani sebanyak 2,83 juta penumpang, meningkat sekitar 70 ribu penumpang atau sekitar 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2,7 juta penumpang. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya […]

  • MoraRepublic melalui Oxygen.id Dukung Konektivitas Internet di Indonesia Women Fest 2026

    MoraRepublic melalui Oxygen.id Dukung Konektivitas Internet di Indonesia Women Fest 2026

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Oxygen.id mendukung konektivitas internet pada Indonesia Women Fest 2026 yang berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di ICE BSD City. MoraRepublic melalui brand layanan internetnya, Oxygen.id, mendukung konektivitas internet pada gelaran Indonesia Women Fest 2026 yang berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Dukungan ini dihadirkan untuk menunjang pengalaman digital yang nyaman dan […]

  • Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda

    Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik terus berkembang, tidak hanya untuk menunjang perjalanan rutin seperti bekerja, namun juga untuk memenuhi kebutuhan akhir pekan bersama keluarga dengan rekreasi maupun kegiatan lainnya. Perubahan pola mobilitas tersebut membuat konektivitas antar kawasan dan kemudahan akses menuju destinasi menjadi bagian penting dalam perjalanan masyarakat. LRT Jabodebek menjadi salah satu bagian dari […]

expand_less