Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000

Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dengan kecenderungan positif, meskipun tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda. Logam mulia emas (XAU/USD) tercatat mengalami pembalikan arah ke zona negatif pada sesi perdagangan Selasa, seiring reaksi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang hasilnya berada di bawah ekspektasi. Data tersebut mendorong investor untuk mengurangi posisi jual terhadap dolar AS, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan harga emas. Namun demikian, koreksi yang terjadi terbilang terbatas, karena harga emas masih mampu bertahan di atas level psikologis utama $5.000 per troy ounce, dengan posisi terakhir berada di sekitar $5.022 atau turun sekitar 0,72 persen.

Berdasarkan kajian teknikal yang disampaikan oleh analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, struktur pergerakan harga emas saat ini masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan indikator Moving Average, mengindikasikan bahwa tren bullish pada XAU/USD justru tetap terjaga dan cenderung menguat. Hal ini mencerminkan bahwa minat beli investor terhadap emas masih cukup solid, terutama setelah terjadinya koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir. Andy menilai bahwa tekanan turun yang muncul lebih bersifat sebagai fase konsolidasi atau koreksi teknikal dalam tren naik jangka menengah hingga panjang, bukan sebagai sinyal perubahan arah tren secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Andy Nugraha menjelaskan bahwa selama harga emas mampu bertahan di atas area support penting, peluang terjadinya penguatan lanjutan masih sangat terbuka. Jika dorongan bullish kembali mendominasi pasar dan didukung oleh sentimen global yang kondusif, maka XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance berikutnya di sekitar level 5.232. Di sisi lain, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan. Apabila harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan dan kembali berada di bawah tekanan jual, maka penurunan berpotensi mengarah ke area support terdekat di kisaran 4.841, yang menjadi batas penting untuk menjaga kesinambungan tren naik.

Dari sisi fundamental, pergerakan harga emas saat ini masih dipengaruhi oleh stabilnya nilai tukar dolar AS serta meningkatnya selera risiko di pasar keuangan global. Pada sesi awal perdagangan Asia hari Rabu, harga emas tercatat melemah mendekati level $5.045, seiring pelaku pasar mencoba mengevaluasi apakah harga telah membentuk titik terendah setelah aksi jual besar-besaran yang terjadi sebelumnya. Indeks Dolar AS (DXY) yang bergerak relatif datar di area 96,78 turut menjadi faktor yang menahan laju penguatan emas dalam jangka pendek, mengingat hubungan terbalik antara dolar AS dan harga logam mulia.

Meski demikian, faktor geopolitik masih memberikan dukungan signifikan terhadap harga emas. Ketegangan yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran membuat investor cenderung tetap mempertahankan eksposur terhadap aset lindung nilai seperti emas. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali melontarkan ancaman terkait kemungkinan aksi militer terhadap Iran, serta dinamika diplomatik di kawasan Timur Tengah, menambah ketidakpastian global yang berpotensi membatasi ruang penurunan harga emas lebih dalam.

Selain faktor geopolitik, perhatian pasar saat ini juga tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Pelaku pasar cenderung mengambil sikap menunggu dan mengamati menjelang publikasi laporan ketenagakerjaan dan inflasi. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda diperkirakan menunjukkan penambahan tenaga kerja sekitar 70.000 pada Januari, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di level 4,4 persen. Di sisi lain, data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dirilis pada akhir pekan ini juga akan menjadi acuan penting bagi arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Secara keseluruhan, Andy Nugraha menilai bahwa pergerakan harga emas masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bullish. Selama ketidakpastian geopolitik masih tinggi dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter tetap mendukung, harga emas berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan. Namun, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan mewarnai pergerakan pasar, sehingga investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global secara cermat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • POST Percepat Digitalisasi Bisnis dengan Sistem POS Terintegrasi

    POST Percepat Digitalisasi Bisnis dengan Sistem POS Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Seiring digitalisasi bisnis, aplikasi kasir tidak lagi sekadar alat transaksi, tetapi menjadi sistem yang membantu mengelola operasional, pembayaran, dan data bisnis secara lebih efisien. Digitalisasi mendorong pelaku usaha mengubah cara mengelola operasional sehari-hari. Jika sebelumnya kasir hanya digunakan untuk mencatat transaksi, kini aplikasi kasir berkembang menjadi sistem yang membantu bisnis mengelola penjualan, stok, pembayaran digital, […]

  • KAI Daop 2 Bandung, Percantik Stasiun dan KA dengan Ornamen Kemerdekaan

    KAI Daop 2 Bandung, Percantik Stasiun dan KA dengan Ornamen Kemerdekaan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 12 Agustus 2026 KAI Daop 2 Bandung, Percantik Stasiun dan KA dengan Ornamen Kemerdekaan Bandung (Jawa Barat), 12 Agustus 2026 – Menyambut hari kemerdekaan RI ke 81, KAI Daop 2 Bandung menghadirkan berbagai pernak pernik, ornamen dan hiasan bertema kemerdekaan yang dipasang di seluruh stasiun yang ada di Daop 2 […]

  • Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

    Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Selain persiapan mudik, belanja kebutuhan rumah tangga, hingga berbagi dengan keluarga di kampung halaman, tradisi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga maupun kerabat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Tradisi THR sendiri telah berlangsung […]

  • Tingkatkan Pemahaman Ibadah, BRI Region 6 Bahas Sholat Qashar dalam Pengajian Jumat Rutin

    Tingkatkan Pemahaman Ibadah, BRI Region 6 Bahas Sholat Qashar dalam Pengajian Jumat Rutin

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BRI Region 6 kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian Jumat rutin yang diikuti oleh para pekerja BRI Region 6 di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi pekerja untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai spiritual di tengah aktivitas pekerjaan. Pada kesempatan kali ini, pengajian mengangkat tema “Tata Cara Sholat bagi […]

  • Kualitas Portofolio Terjaga,  BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian industri pembiayaan terhadap risiko kredit, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,23%, berada dalam kisaran yang sehat dan sesuai dengan ketentuan regulator. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, […]

  • Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki

    Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Senior Manager Corporate & Customer Communication, Gatra Vaganza menyampaikan bahwa penataan ini tidak hanya berfokus pada aspek aturan, tetapi juga pada solusi yang berimbang. Jakarta, 6 Mei 2026 — PAM JAYA terus berupaya menghadirkan layanan air minum perpipaan yang merata bagi seluruh warga Jakarta. Target cakupan 100% pada tahun 2029 menjadi komitmen bersama yang dijalankan […]

expand_less