Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

MoraRepublic membagikan visinya dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, andal, dan relevan untuk mendukung pertumbuhan digital masyarakat dan bisnis di Indonesia.

MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam program CNN Business di CNN Indonesia. Pembahasan tersebut menyoroti pentingnya konektivitas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan pengembangan infrastruktur masa depan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Timotius Max Sulaiman, CEO MoraRepublic – PT Ekamas Mora Republik Tbk., menjelaskan bahwa integrasi ini memungkinkan perusahaan menggabungkan kekuatan infrastruktur dan kapabilitas layanan digital untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di Indonesia.

“Seiring meningkatnya adopsi digital, konektivitas menjadi semakin penting bagi masyarakat, bisnis, maupun layanan publik. MoraRepublic berkomitmen membangun ekosistem digital yang lebih kuat dan adaptif untuk mendukung pertumbuhan Indonesia ke depan,” ujar Timotius.

Saat ini, MoraRepublic didukung oleh jaringan backbone dan layanan broadband yang melayani lebih dari 2,6 juta pelanggan ritel dengan cakupan lebih dari 12,7 juta homepass di seluruh Indonesia per April 2026. Perusahaan juga terus mengembangkan solusi konektivitas untuk berbagai segmen melalui berbagai lini bisnisnya.

Untuk segmen retail, MoraRepublic menghadirkan layanan FTTH (Fiber To The Home) melalui MyRepublic Fiber dan Oxygen.id yang menyediakan internet fiber berkecepatan tinggi dan pengalaman digital yang dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat modern. Sementara itu, pada layanan FWA (Fixed Wireless Access), MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas yang lebih fleksibel untuk memperluas akses internet di berbagai wilayah. Di segmen corporate dan wholesale, Moratelindo memperkuat ekosistem digital melalui jaringan backbone nasional, fiber optic, data center, serta berbagai solusi infrastruktur digital yang mendukung kebutuhan operator dan enterprise di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, MoraRepublic juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk memastikan akses digital dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjaga kualitas layanan dan keandalan jaringan di tengah pertumbuhan aktivitas digital yang terus meningkat.

Melalui kehadirannya di CNN Business, MoraRepublic kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital Indonesia dengan terus memperkuat infrastruktur, memperluas konektivitas, dan menghadirkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart  Hospital Berteknologi Tinggi

    RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, bersama mitra kerja sama operasi berhasil mencapai milestone penting melalui pelaksanaan topping off ceremony pembangunan RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Building. Pencapaian ini menandai penyelesaian struktur utama gedung sebagai bagian dari pengembangan fasilitas layanan kesehatan […]

  • Kebijakan DP 0% Berlaku, BRI Finance Sambut Positif  Dengan Terapkan Strategi Selektif

    Kebijakan DP 0% Berlaku, BRI Finance Sambut Positif Dengan Terapkan Strategi Selektif

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA, 21 Januari 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2025 berupa izin relaksasi uang muka (Down Payment/DP) 0% bagi perusahaan pembiayaan yang memenuhi kriteria tertentu. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), sebagai bagian dari BRI Group, menyambut positif diterbitkannya peraturan tersebut. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menstimulasi permintaan di pasar otomotif, terutama bagi konsumen yang memiliki […]

  • Telkom AI Center Padang Dorong Pelaku Usaha Jadikan AI sebagai Partner Strategis dalam Pengembangan Bisnis

    Telkom AI Center Padang Dorong Pelaku Usaha Jadikan AI sebagai Partner Strategis dalam Pengembangan Bisnis

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Telkom AI Center of Excellence Padang melalui AI Connect Offline Series menghadirkan diskusi bersama Doni Satria untuk mendorong pelaku UMKM dan talenta muda memanfaatkan AI sebagai partner berpikir dalam proses bisnis. Kegiatan ini menekankan pentingnya perubahan perspektif bahwa AI bukan sekadar alat, melainkan bagian dari proses kerja yang dapat meningkatkan efisiensi, ketepatan keputusan, dan daya […]

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

  • Dipercaya Kemendikdasmen, WSBP Tandatangani Kontrak Pembangunan Gedung Kantor Cipete

    Dipercaya Kemendikdasmen, WSBP Tandatangani Kontrak Pembangunan Gedung Kantor Cipete

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) memperoleh kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penandatanganan kontrak pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Cipete MYC. Dalam proyek ini, WSBP bertindak sebagai kontraktor pelaksana yang bertanggung jawab atas keseluruhan pekerjaan konstruksi, mulai dari pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), […]

  • Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

    Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Lari kini bukan lagi sekadar aktivitas olahraga biasa. Di Indonesia, running telah menjelma menjadi gaya hidup, tren sosial, hingga ajang eksistensi. Mulai dari pelari pemula hingga ultra-runner berpengalaman, masyarakat dari berbagai kalangan kini ikut ambil bagian dalam tren ini. Tapi apa yang membuat lari begitu digemari? Apa saja jenis-jenisnya? Dan seperti apa outfit […]

expand_less