Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Surabaya, Mei 2026 – FKS Group bersama PT Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pangan agar semakin berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Mengangkat semangat Empowering Potential, Building Expertise, dan Creating Impact, kolaborasi ini berfokus pada penguatan keterampilan praktis sekaligus peningkatan kapasitas usaha masyarakat. Pada tahap kedua program diperluas ke Kelurahan Tenggulunan di kawasan Teluk Lamong dan wilayah Surabaya dengan target lebih dari 100 peserta ibu-ibu rumah tangga penerima manfaat. Kegiatan kick-off sendiri diikuti oleh lebih dari 150 peserta.

Program ini hadir di tengah pertumbuhan ekonomi Surabaya yang terus menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya mencatat ekonomi Surabaya tumbuh 5,87% pada 2025 dengan sektor perdagangan dan industri pengolahan sebagai kontributor terbesar terhadap perekonomian kota. Di sisi lain, geliat UMKM juga terus berkembang. Pemerintah Kota Surabaya mencatat jumlah UMKM di kota tersebut telah mencapai lebih dari 106 ribu unit usaha dan terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui program kolaborasi ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tempe fresh yang higienis sesuai dengan standart Halal dan berbagai produk inovasi berbasis kedelai, pelatihan pembukuan sederhana, desain kemasan produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi Halal hingga memasuki pasar modern. Peserta tahap pertama juga dilibatkan sebagai trainer melalui skema Training of Trainers (ToT), sehingga proses pembelajaran dapat terus berlanjut di masyarakat.

VP of ESG FKS Group, Beatrice Susanto, menyampaikan bahwa FKS Empower Tahap 2 dirancang sebagai langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM.

“Melalui FKS Empower, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan. Program ini kami rancang sebagai ruang bertumbuh bagi para peserta untuk memperkuat keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan peluang, mereka dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitarnya,” ujar Beatrice.

Senada itu VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri menyampaikan harapan agar program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat hingga pada akhirnya dapat berkembang secara mandiri dan memberi dampak positif ke sekitarnya.

“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai insan BUMN Pelindo Group terhadap pengembangan UMKM di Surabaya sebagai bagian dari wilayah kerja kami, sekaligus menjalankan prinsip berkelanjutan, sehingga komunitas yang telah mendapat manfaat dapat turut serta memberi inovasi dan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya masing-masing,” ujar Zulhendri.

Kolaborasi FKS Group dan Pelindo Multi Terminal telah berjalan sejak 2024. Pada tahap pertama di tahun 2024, objektif program ditujukan untuk mendampingi masyarakat di empat kelurahan sekitar Teluk Lamong, Gresik, yaitu Kel. Romokalisari, Kel. Tambak Osowilangun, Kel. Tambak Sarioso, dan Kel. Karangkiring.

Selama program berlangsung, sebanyak 60 ibu rumah tangga mendapatkan pendampingan selama satu tahun. Dari program tersebut, total pendapatan kelompok tercatat mencapai lebih dari Rp100 juta. Beragam produk inovatif juga berhasil dikembangkan, mulai dari tempe fresh, keripik tempe sagu, susu kacang kedelai, brownies tempe, hingga berbagai produk turunan kedelai lainnya.

Selain mendorong peningkatan pendapatan, program ini juga diarahkan untuk membangun ekonomi berbasis komunitas melalui pemanfaatan bahan pangan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan tren pertumbuhan UMKM di Surabaya yang semakin terdorong oleh inovasi produk dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut baik kehadiran program yang sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat kapasitas UMKM agar semakin naik kelas dan berdaya saing. “Kolaborasi antara pemerintah dengan BUMN dan sektor swasta seperti ini menjadi sangat penting untuk mendorong pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi dan jejaring pasar yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Surabaya dan membuka lebih banyak peluang usaha yang berkelanjutan,” ujar Eri Cahyadi.

Salah satu peserta UMKM, Dessy Intan Normalasari, mengaku program ini memberikan banyak manfaat dalam pengembangan usahanya. “Dari program ini saya jadi belajar banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya pahami, mulai dari cara mengelola usaha, membuat kemasan produk yang lebih menarik, sampai pentingnya legalitas usaha. Pendampingannya juga terasa dekat dan mudah dipahami, jadi kami lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ke depannya,” kata Dessy.

Selain memperluas jangkauan penerima manfaat, pada tahap kedua ini FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal juga memperkuat pendampingan bagi peserta tahap pertama agar produk UMKM binaan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern lokal di Surabaya. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya UMKM lokal yang lebih mandiri, inovatif, dan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Metropolitan Terbesar Dunia Membuka Pintu bagi Para Pemimpin Global untuk Menghadirkan Solusi Mendesak bagi SDGs

    Kota Metropolitan Terbesar Dunia Membuka Pintu bagi Para Pemimpin Global untuk Menghadirkan Solusi Mendesak bagi SDGs

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

      JANGAN DIBOCORKAN SAMPAI 22 JUNI JAKARTA — Jakarta, kota metropolitan terbesar di dunia, hari ini menyambut ribuan pemimpin global dalam pembukaan Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Pertemuan penting ini diyakini menjadi perhelatan simultan terbesar yang mempertemukan empat sektor esensial dalam satu forum, yang digelar khusus untuk menghadirkan solusi mendesak bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan […]

  • Lebih Leluasa Wujudkan Rencana Finansial, BRI Finance Siapkan Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    Lebih Leluasa Wujudkan Rencana Finansial, BRI Finance Siapkan Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan […]

  • Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

    Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 September 2026 – Bitcoin (BTC) kembali bergerak ke area US$80.000–US$81.000 setelah sempat terkoreksi hingga di bawah US$76.000 pada pertengahan pekan. Pemulihan ini terjadi setelah pasar menghadapi dua sentimen besar dari Amerika Serikat, yakni kenaikan suku bunga The Fed dan kegagalan proses legislasi CLARITY Act di Senat AS. The Fed pada 16 September menaikkan […]

  • TINGGALKAN GYM KOMERSIAL YANG RAMAI: Believe Fitness Pacific Garden Rilis Ruang Privat Eksklusif untuk Optimasi Otak & Postur Mahasiswa Elit Alam Sutera

    TINGGALKAN GYM KOMERSIAL YANG RAMAI: Believe Fitness Pacific Garden Rilis Ruang Privat Eksklusif untuk Optimasi Otak & Postur Mahasiswa Elit Alam Sutera

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Mencari gym dekat BINUS Alam Sutera atau fasilitas fitness SGU UMN yang tidak membuang waktu Anda? Berlokasi strategis di Pacific Garden, Believe Fitness hadir sebagai ruang privat eksklusif bagi mahasiswa elit untuk mengatasi stres akademik, brain fog, dan postur tubuh yang buruk. Sebagai gym eksklusif tanpa antre dengan sistem capped membership, top 1% expert coaches […]

  • LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Pascagempa 5,9 SR

    LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Pascagempa 5,9 SR

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan prasarana dan operasional LRT Jabodebek tetap aman dan berjalan normal setelah gempa bumi 5,9 SR yang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu pada Sabtu (12/9). Setelah menerima informasi gempa, petugas OCC segera melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap jalur, persinyalan, stasiun, serta prasarana pendukung dengan dukungan Seismic Detection Alarm System (SDAS). […]

  • Kepercayaan Pelanggan Jadi Kekuatan Prodia Raih Predikat Excellent di Indonesia Original Brand 2026

    Kepercayaan Pelanggan Jadi Kekuatan Prodia Raih Predikat Excellent di Indonesia Original Brand 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan industri yang semakin dinamis, kekuatan sebuah merek tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa lama merek tersebut hadir di tengah masyarakat. Lebih dari itu, kemampuan untuk memahami kebutuhan pelanggan, menjaga kualitas layanan, serta terus berinovasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan yang bertahan dalam jangka panjang. Bagi masyarakat, memilih layanan kesehatan bukan sekadar […]

expand_less