Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Mimin, platform teknologi percakapan regional yang membantu bisnis mengintegrasikan percakapan berbasis AI, transaksi, dukungan agen manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu perjalanan yang terhubung, hari ini mengumumkan ekspansinya ke Filipina melalui kemitraan afiliasi baru dengan TechShake.

Filipina menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan pertumbuhan Mimin di Asia Tenggara, setelah sebelumnya bekerja sama dengan berbagai bisnis di Indonesia dan kawasan regional lainnya. Sebagai bagian dari ekspansi ini, Mimin akan menjalin komunikasi dengan pelaku bisnis, penyedia teknologi, komunitas industri, dan organisasi ekosistem untuk memahami kebutuhan lokal serta mengidentifikasi peluang penerapan conversational AI.

Melalui kolaborasi dengan TechShake, Mimin juga akan memperluas koneksinya dalam ekosistem bisnis dan inovasi di Filipina.

Menghadirkan Conversational AI bagi Lebih Banyak Bisnis di Filipina

Filipina merupakan pasar yang menjanjikan bagi perkembangan teknologi percakapan. Di Filipina, hubungan antara bisnis dan pelanggan banyak dibangun melalui interaksi langsung. Pelanggan terbiasa mengajukan pertanyaan, memperoleh respons dengan cepat, dan membangun kepercayaan melalui dialog. 

Platform Mimin mengintegrasikan interaksi berbasis AI, transaksi, dukungan agen manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu perjalanan yang terhubung. Pendekatan ini membantu bisnis mengurangi fragmentasi dalam komunikasi pelanggan sekaligus menciptakan interaksi yang lebih cepat, terintegrasi, dan mudah ditindaklanjuti. 

Terhubung dengan Ekosistem Bisnis Lokal

Kolaborasi ini mempertemukan pengalaman Mimin dalam teknologi percakapan dengan jaringan dan pemahaman TechShake terhadap ekosistem startup dan inovasi di Filipina.

Melalui kemitraan ini, Mimin dan TechShake akan bersama-sama membuka ruang bagi pertukaran wawasan, koneksi, dan peluang kolaborasi yang relevan bagi bisnis di Filipina.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan TechShake dalam perjalanan Mimin di Filipina. Bagi kami, kolaborasi ini merupakan kesempatan untuk saling belajar, bertukar wawasan, dan membangun hubungan dengan ekosistem setempat. Kami berharap pengalaman Mimin di Asia Tenggara dapat turut memberikan nilai bagi bisnis dan komunitas di Filipina.” 

— Bayu Eka Putra, Chief Operating Officer & Co-Founder, Mimin

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan Mimin. Pengalaman Mimin dalam mengembangkan teknologi percakapan di Asia Tenggara menghadirkan perspektif yang relevan bagi ekosistem Filipina. Kami berharap kemitraan ini dapat membuka ruang bagi pertukaran ide dan peluang kolaborasi.” 

— Kotaro Adachi, Chief Executive Officer & Co-Founder, TechShake

Seiring dengan berkembangnya kehadiran Mimin di Filipina, perusahaan akan terus berinteraksi dengan bisnis, mitra teknologi, komunitas industri, dan berbagai pemangku kepentingan ekosistem lainnya untuk mengidentifikasi penerapan conversational AI yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Tentang Mimin

Mimin adalah platform teknologi percakapan B2B regional yang membantu bisnis menghubungkan percakapan berbasis AI, transaksi, dukungan manusia, dan interaksi lanjutan dengan pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan yang berkelanjutan.

Mimin telah melayani lebih dari 50.000 bisnis di enam negara, membantu mereka mengelola komunikasi pelanggan secara lebih terintegrasi, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasar.

Mimin juga menginisiasi ConverXion, forum regional yang mempertemukan para pemimpin bisnis dan praktisi customer experience untuk membahas penerapan teknologi dan AI.

Tentang TechShake

TechShake merupakan penggerak ekosistem startup berbasis di Filipina yang paling aktif di Asia. Melalui penyelenggaraan berbagai acara, layanan konsultasi, dan inisiatif media, TechShake telah memfasilitasi ribuan koneksi dan peluang bagi para pelaku dalam ekosistem startup.

Didirikan pada 2016 oleh Kotaro Adachi dan Paolo Dominic Rentero, TechShake berkantor pusat di Makati, Metro Manila. TechShake memiliki misi untuk memajukan komunitas inovasi dengan menghubungkan startup, perusahaan, investor, dan pemangku kepentingan pemerintah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan.

TechShake juga menyelenggarakan IGNITE, salah satu konferensi inovasi terkemuka di Filipina.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

    Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bogor, (17/9) – Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan […]

  • Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

    Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata 46.625 per hari. Puncak terjadi Sabtu (2/5) dengan 49.005 pengguna. Dukuh Atas, Cikoko, dan Harjamukti jadi stasiun terpadat berkat integrasi dengan KRL, MRT, KA Bandara, dan TransJakarta. KAI mengoperasikan 270 perjalanan per hari dan memperbolehkan sepeda non-lipat saat akhir pekan […]

  • Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

    Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Metranet turut mengambil bagian dalam agenda pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan Dinsos PPKB Kota Pekalongan. Metranet, anak perusahaan Telkom Group yang bergerak di bidang Business to Business (B2B) IT Solution, turut mendukung pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kota Pekalongan yang dijalankan […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

  • Investasi pada Pendidikan Tinggi, BRI Danareksa Sekuritas Konsisten Dukung Generasi Masa Depan melalui Pemberian Beasiswa Berkelanjutan

    Investasi pada Pendidikan Tinggi, BRI Danareksa Sekuritas Konsisten Dukung Generasi Masa Depan melalui Pemberian Beasiswa Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyalurkan beasiswa Rp120.050.000 kepada 12 mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi negeri melalui Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) pada tahun ini, menandai kolaborasi keempat yang telah membantu 49 mahasiswa dengan total bantuan Rp476.517.920 sejak dimulai. Program TJSL ini bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas melalui pelatihan […]

  • IndCham dan Kedutaan Besar India Dorong Kepemimpinan Perempuan di Indonesia lewat Diskusi Hari Kartini 2026

    IndCham dan Kedutaan Besar India Dorong Kepemimpinan Perempuan di Indonesia lewat Diskusi Hari Kartini 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta — IndCham bekerja sama dengan Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar forum diskusi Hari Kartini 2026 di Wayang Auditorium, Kedutaan Besar India, Jakarta, Senin (20/4/2026). Mengusung tema “Celebrating Women Thought Leaders”, acara ini menghadirkan sejumlah tokoh perempuan lintas sektor untuk membahas kepemimpinan, kesetaraan, dan masa depan perempuan di tengah perubahan global. Forum ini tidak hanya […]

expand_less