Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » School of Information Systems: Why Information Systems is the Real MVP Behind the AI Hype

School of Information Systems: Why Information Systems is the Real MVP Behind the AI Hype

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Jakarta, 5 Februari 2026 – Talkshow yang dibawakan oleh Dekan School of Information Systems BINUS University, Bapak Dr. Rudy, S.Kom., M.M. menjadi salah satu sesi yang paling menyita perhatian dalam gelaran PPTJ (Pameran Pendidikan Tinggi Jakarta). Acara ini dihadiri oleh ratusan siswa SMA dari berbagai sekolah di Jakarta dan sekitarnya, yang tampak memadati area talkshow sejak awal sesi dimulai. Suasana ramai dan interaktif terasa kuat, menandakan tingginya minat generasi muda terhadap masa depan dunia kerja dan peran teknologi informasi di dalamnya.

Dalam paparannya, Bapak Rudy menyoroti berbagai jenis pekerjaan yang diprediksi akan memiliki peluang sangat tinggi dalam 5–6 tahun ke depan. Beberapa di antaranya berkaitan erat dengan bidang data, sistem informasi, transformasi digital, dan kecerdasan buatan, seperti Big Data Specialist, Software and Applications Developers, Data Warehousing Specialist, UI and UX Designer, hingga Data Analyst and Scientist. Disampaikan bahwa hampir semua sektor industry, mulai dari keuangan, kesehatan, logistik, hingga pemerintahan akan semakin bergantung pada pengelolaan dan pemanfaatan data serta sistem informasi yang terintegrasi.

Tidak hanya membahas peluang karier, talkshow ini juga mengulas pentingnya kesiapan kompetensi sejak bangku kuliah. School of Information Systems BINUS University menawarkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, termasuk pembekalan hard skill dan soft skill yang relevan dengan dunia kerja masa depan. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dibekali kemampuan analisis, problem solving, serta pemahaman bisnis yang menjadi ciri khas lulusan Sistem Informasi.

Selain itu, Pak Rudy juga menjelaskan berbagai sertifikasi profesional yang dapat diperoleh mahasiswa Sistem Informasi BINUS selama masa studi. Sertifikasi ini mencakup bidang Data, Cloud, ERP, dan teknologi digital lainnya yang diakui secara nasional maupun internasional. Sertifikasi tersebut menjadi nilai tambah penting bagi lulusan karena mampu meningkatkan daya saing di pasar kerja serta mempercepat proses adaptasi di dunia profesional.

Antusiasme peserta terlihat dari perhatian dan respons positif siswa SMA yang memenuhi area talkshow sejak awal hingga akhir sesi. Talkshow ini tidak hanya memberikan wawasan mengenai masa depan karier, tetapi juga membuka sudut pandang baru bahwa memilih jurusan adalah langkah strategis untuk mempersiapkan diri menjadi talenta digital yang relevan dan dibutuhkan di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Raya Sponsori Sundown Markette Festival di GBK, Geliatkan Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan

    Bank Raya Sponsori Sundown Markette Festival di GBK, Geliatkan Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Februari 2026 –  Di tengah geliat pertumbuhan digitalisasi perbankan bagi UMKM, Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM. Bank Raya menjadi sponsor utama dalam Sundown Markette Festival yang mengusung tema “Harmony of Togetherness”, yang menjadi ruang kolaborasi antara tenant, brand […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Peduli Perjuangan Lady Ojol Jabodetabek, BRI Finance Bagikan Sembako & THR

    Peduli Perjuangan Lady Ojol Jabodetabek, BRI Finance Bagikan Sembako & THR

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Depok, 10 Maret 2026 – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menggelar kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Berbagi Bingkisan & THR Lady Ojol” bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang BRI Finance Depok ini dihadiri oleh sekitar 100 […]

  • Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Gerak Tumbuh Indonesia meluncurkan Beasiswa Gerak Tumbuh 2026, program bantuan pendidikan hingga Rp20.000.000 per semester yang terbuka untuk semua jenjang, dari SD hingga S2, tanpa syarat IPK, prestasi, domisili, atau usia. Program ini juga mencakup pelatihan karier, sertifikasi internasional, dan kesempatan magang industri. Pendaftaran dibuka mulai 1 April 2026. Menjawab Krisis Akses Pendidikan Gen Z […]

  • Grand Opening N Beauty, Wellness & Aesthetic Center Pertama  dan Terbesar di Karawang

    Grand Opening N Beauty, Wellness & Aesthetic Center Pertama dan Terbesar di Karawang

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    N Beauty secara resmi membuka Beauty, Aesthetic & Wellness Center pertama dan terbesar di Karawang pada Sabtu (14/2) di Jivantika Hall, Karawang. Mengusung konsep one-stop beauty & wellness destination, N Beauty menghadirkan ekosistem 360° yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu lokasi, mulai dari Klinik Kecantikan Medis, Bedah Plastik, Salon & Spa, Nutrisionis, Wellness Treatment, Pain […]

  • Michaela Elsiana Paruntu Ikuti Bimtek Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota  se-Indonesia di Jakarta

    Michaela Elsiana Paruntu Ikuti Bimtek Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Golkar, Michaela Elsiana Paruntu, turut hadir dan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada 15 September 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh DPP Partai Golkar ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas, peran, serta […]

expand_less